...

this PDF file - Electronic Journal of Indonesia University

by user

on
Category: Documents
0

views

Report

Comments

Transcript

this PDF file - Electronic Journal of Indonesia University
PENGARUH PROMOTION MIX TERHADAP KEPUTUSAN BERKUNJUNG DI ALAM IMAJINASI TAMAN BUNGA
NUSANTARA (Survei terhadap Pengambil Keputusan Rombongan Wisatawan Nusantara Untuk Berkunjung Ke Alam
Imajinasi Taman Bunga Nusantara Kabupaten Cianjur)
PENGARUH PROMOTION MIX TERHADAP KEPUTUSAN BERKUNJUNG DI ALAM
IMAJINASI TAMAN BUNGA NUSANTARA
(Survei terhadap Pengambil Keputusan Rombongan Wisatawan Nusantara Untuk
Berkunjung Ke Alam Imajinasi Taman Bunga Nusantara Kabupaten Cianjur)
Ayunda Purwanti Putri
Dewi Pancawati Novalita
Manajemen Pemasaran Pariwisata FPIPS UPI
Abstract
Kabupaten Cianjur is one of regencies in West java has tourism potential can be relied,
and the one of destination is Alam Imajinasi Taman Bunga Nusantara. Alam Imajinasi Taman
Bunga Nusantara is a recreation area that offers a variety of tourist attraction with the unique feel
for the tourist. The number of tourist visits on Alam Imajiansi Taman Bunga Nusantara has
decreased from 2005 to 2009. The most drastic decrease of tourist visit happened in 2009 till 65%.
Promotion mix is one of marketing strategy that can be used to increase the number of visit. In
connection with these to research studies conducted on the influence promotion mix toward visiting
decision Alam Imajinasi Taman Bunga Nusantara. The purpose of this research is to find promotion
mix influence visiting decisions to Alam Imajinasi Taman Bunga Nusantara. Promotion mix consists
of direct marketing, sales promotion, advertising, interactive/internet marketing, and public
relations. Technique of sampling is systematic random sampling. The method in that used in this
research is explanatory survey by using ordinal scale. Analyze from this research use Path Analysis
with a computer software tools SPSS 18.0. The result of this research is promotion mix influence
significantly 86,3% and the rest influence other factors. Based on the result of statistical test results
were obtained, there were four variables of promotion mix which had an influence on visiting
decisions of direct marketing, sales promotion, interactive/internet marketing, and public relations
and there was one variables that had no effect on visiting decisions was advertising.That it can be
concluded that direct marketing, sales promotion, interactive/internet marketing, and public
relations strong influence the visiting decision on Alam Imajinasi Taman Bunga Nusantara.
Key word: Promotion Mix, Visiting Decision
I. PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Pariwisata merupakan salah satu
industri yang dapat memberikan dorongan
dan sumbangan terhadap pelaksanaan
pembangunan proyek-proyek berbagai sektor
bagi Negara yang telah berkembang atau
perekonomiannya maju. United Nations
World Tourism Organization (UNWTO)
memprediksi bahwa pariwisata internasional
akan mengalami pertumbuhan di masa
mendatang. UNWTO memprediksi bahwa
pada tahun 2020 pariwisata akan menajdi
industry terbesar di dunia dengan perkiraan
1.602 miliyar wisatawan interasional, dan
merupakan penggerak pertumbuhan ekonomi
dan kesempatan kerja yang mampu
menciptakan pendapatan dunia sebesar USD
2 triliun. Indonesia merupakan negara dengan
urutan ke delapan yang dikunjungi oleh 5,064
juta wisatawan (http://kolom.pacific.net.id, 5
April 2010).
Kepariwisataan di Indonesia pun saat
ini memberikan dorongan dan sumbangan
terhadap perkembangan perekonomian. Jawa
Barat merupakan salah satu provinsi di
Indonesia yang memiliki potensi pariwisata
yang cukup baik. Jawa Barat dikenal sebagai
provinsi yang memiliki kekayaan budaya dan
pariwisata yang beraneka ragam. Wilayah
Provinsi Jawa Barat, dikenal karena memiliki
kekayaan dan keragaman sumber daya
pariwisata yang tinggi, meliputi: wisata alam,
wisata budaya, dan wisata minat khusus.
Kabupaten Cianjur merupakan salah
satu kabupaten yang berada di Provinsi Jawa
Barat. Kabupaten Cianjur memiliki atraksi
wisata yang dapat dikunjungi oleh wisatawan
dan memiliki potensi wisata yang cukup baik.
Salah satu objek wisata andalan yang berada
di Kabupaten Cianjur yang mampu menarik
wisatwan untuk datang berkunjung adalah
Taman Bunga Nusantara. Alam Imajinasi
Taman Bunga Nusantara berada di area objek
wisata Taman Bunga Nusantara. Alam
Imajinasi
Taman
Bunga
Nusantara
merupakan area rekreasi yang menampilkan
berbagai wahana bermain dengan keunikan
Tourism and Hospitality Essentials (THE) Journal, Vol. I, No. 2, 2011 - 87
Ayunda Purwanti Putri, Dewi Pancawati Novalita
dan nuansa tersendiri bagi para pengunjung
dibandingkan dengan wahana bermain di
tempat lain.
Pembangunan
Tol
Cipularang
memiliki dampak yang cukup besar bagi
objek wisata yang berada di kawasan
Cipanas-Puncak. Umumnya wisatawan yang
datang mengunjungi Alam Imajinasi Taman
Bunga Nusantara berasal dari Jakarta. Akibat
dari dibukanya jalan Tol Cipularang,
wisatawan yang berasal dari Jakarta banyak
mengunjungi Kota Bandung karena waktu
tempuh yang singkat. Berikut ini adalah data
statistic mengenai jumlah kunjungan
wisatawan ke Alam Imajiansi Taman Bunga
Nusantara tahun 2005-2009:
TABEL 1
JUMLAH WISATAWAN ALAM
IMAJINASI TAMAN BUNGA
NUSANTARA TAHUN 2005-2009
No.
Tahun
Jumlah
Wisatawan
2005
512.747
1
2006
472.666
2
2007
472.082
3
2008
464.085
4
2009
375.229
5
Sumber: Marketing Alam Imajinasi Taman
Bunga Nusantara, 2010
Jumlah wisatawan yang berkunjung ke
Alam Imajinasi Taman Bunga Nusantara
tahun 2005-2009 mengalami penurunan.
Penurunan jumlah wisatawan yang cukup
signifikan terjadi pada tahun 2009 yaitu
sebanyak 88.856 orang atau sebesar 65%.
Untuk
meningkatkan
jumlah
kunjungan maka Alam Imajinasi Taman
Bunga Nusantara melaksanakan strategi
promosi yang terdiri dari direct marketing,
sales
promotion,
advertising,
interactive/internet marketing, dan public
relations. Promosi yang dilakukan oleh Alam
Imajinasi Taman Bunga Nusantara dapat
menjadi suatu pengaruh kepada wisatawan
untuk datang berkunjung ke Alam Imajiansi
Taman Bunga Nusantara karena berbeda
dengan promosi yang dilaksanakan di temapt
wisata lainnya.
Berdasarkan latar belakang di atas,
maka perlu diadakan penelitian dengan judul
“Pengaruh
Promotion
Mix
terhadap
Keputusan Berkunjung Di Alam Imajinasi
Taman Bunga Nusantara (Survei terhadap
Pengambil
Keputusan
Rombongan
Wisatawan Nusantara Untuk Berkunjung Ke
Alam Imajinasi Taman Bunga Nusantara
Kabupaten Cianjur).
1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas,
dapat dirumuskan masalah penelitian sebagai
berikut:
1. Bagaimana promotion mix di Alam
Imajiansi Taman Bunga Nusantara
2. Bagaimana keputusan berkunjung di
Alam
Imajinasi
Taman
Bunga
Nusantara.
3. Bagaimana
pengaruh
keputusan
berkunjung melalui promotion mix di
Alam
Imajinasi
Taman
Bunga
Nusantara.
1.3 Tujuan Penelitian
Berdasarkan dari rumusan penelitian
di atas maka tujuan penelitian ini untuk
memperoleh hasil temuan mengenai:
1. Promotion mix di Alam Imajinasi Taman
Bunga Nusantara.
2. Keputusan berkunjung di Alam
Imajinasi Taman Bunga Nusantara.
3. Pengaruh keputusan berkunjung melalui
promotion mix di Alam Imajinasi Taman
Bunga Nusantara.
1.4 Kegunaan Penelitian
Hasil penelitian yang diperoleh
diharapkan dapat berguna dalam hal berikut.
1. Secara teoritis hasil penelitian ini akan
bermanfaat dalam pengembangan ilmu,
khususnya promotion mix terhadap
keputusan berkunjung di suatu objek
wisata yaitu untuk melihat promotion
mix sebagai akibat adanya faktor-faktor
yang
mempengaruhi
keputusan
berkunjung.
2. Secara praktis penelitian ini dapat
menjadi bahan masukan bagi manajemen
Alam
Imajinasi
Taman
Bunga
Nusantara, agar mengetahui promotion
mix terhadap keputusan berkunjung di
Alam
Imajinasi
Taman
Bunga
Nusantara.
3. Penelitian ini bisa dijadikan suatu bahan
penelaahan
lebih
lanjut
tentang
promotion mix di sautu objek wisata
khususnya Alam Imajiansi Taman
Bunga Nusantara.
II. KAJIAN PUSTAKA
2.1 Kerangka Pemikiran
Saat ini pasar sedang mengalami
perkembangan yang jauh melebihi aktivitas
pemasaran
yang
dilakukan
untuk
mendapatkan
dan
mempertahankan
konsumen. Perusahaan memerlukan strategi
Tourism and Hospitality Essentials (THE) Journal, Vol. I, No. 2, 2011 - 88
PENGARUH PROMOTION MIX TERHADAP KEPUTUSAN BERKUNJUNG DI ALAM IMAJINASI TAMAN BUNGA
NUSANTARA (Survei terhadap Pengambil Keputusan Rombongan Wisatawan Nusantara Untuk Berkunjung Ke Alam
Imajinasi Taman Bunga Nusantara Kabupaten Cianjur)
pemasaran yang tepat untuk mendapatkan
dan mempertahankan konsumen. Strategi
pemasaran yang tepat akan menghasilkan
penjualan dan laba yang besar, bahkan di
pasar yang sedang menurun.
Perusahaan yang bergerak di bidang
pariwisata dapat melakukan berbagai
penawaran produknya melalui bauran
pemasaran
jasa.
Perusahaan
yang
menyediakan produk/jasa wisata perlu
mempertimbangkan
keputusan-keputusan
pemasaran yang berkaitan dengan bauran
pemasaran (marketing mix).
Bauran
pemasaran
jasa
juga
merupakan kiat pemasaran yang digunakan
perusahaan untuk
mencapai
sasaran
pemasarannya dalam pasar sasaran. Rambat
Lupiyoadi dan A. Hamdani (2008:63)
menyatakan bahwa bauran pemasaran jasa
terdiri dari tujuh faktor sebagai berikut: (1)
Products, (2) Price, (3) Place, (4) Promotion,
(5) People, (6) Process, (7) Customer service.
Perusahaan yang bergerak di industri
wisata berkembang dengan dinamis,
sehingga kebutuhan masyarakat untuk
memanfaatkan
atraksi-atraksi
wisata
meningkat. Kehadiran beberapa atraksi
wisata yang memiliki produk yang baik dan
harga relatif terjangkau menyebabkan
konsumen memiliki berbagai alternatif dalam
memilih tempat wisata. Salah satu upaya
yang dilakukan oleh perusahaan adalah
dengan menggunakan strategi pemasaran.
Promosi merupakan salah satu unsur bauran
pemasaran yang paling penting, sebab
promosi merupakan salah satu faktor penentu
keberhasilan suatu program pemasaran.
Promotion
mix
merupakan
sekumpulan alat-alat promosi yang dapat
digunakan oleh perusahaan untuk menarik
pelanggan
baru,
mempengaruhi
pelanggannya untuk mencoba produk baru,
mendorong pelanggan membeli lebih banyak
menyerang aktivitas promosi pesaing.
Kegiatan promotion mix yang dilaksanakan
Alam Imajinasi Taman Bunga Nusantara
dilakukan untuk menarik perhatian agar
wisatawan datang berkunjung ke Alam
Imajinasi
Taman
Bunga
Nusantara.
Pelaksanaan promotion mix yang dilakukan
Alam Imajinasi Taman Bunga Nusantara
diharapkan
mampu
mempengaruhi
wisatawan untuk datang berkunjung,
sehingga
pada
akhirnya
mampu
meningkatkan jumlah tingkat kunjungan.
Cravens
dan
Piercy
(2009:372)
mengemukakan bahwa “The purpose of
promotion strategy is to manage the
organization’s communications initiatives,
coordinating, and integrating advertising,
personal
selling,
sales
promotion,
interactive/internet
marketing,
direct
marketing, and public relations to
communicate with buyers and other who
influence purchasing decisions.”
Strategi promosi merupakan cara
untuk mengelola komunikasi organisasi
inisiatif,
mengkoordinasikan
dan
mengintegrasikan periklanan, penjualan
pribadi,
promosi
penjualan,
interaktif/pemasaran internet, dan hubungan
masyarakat untuk berkomunikasi dengan
pembeli
dan
pihak
lainnya
yang
mempengaruhi keputusan pembelian. Sebuah
perusahaan yang bergerak di bidang
pariwisata dapat melaksanakan promotion
mix dengan cara menawarkan programprogram promosi yang menarik yang tidak
disediakan oleh pesaingnya. Promotion mix
yang dilaksanakan oleh Alam Imajinasi
Taman Bunga Nusantara antara lain direct
marketing, sales promotion, advertising,
interactive/internet marketing, dan public
relations.
Perilaku konsumen berkaitan dengan
proses pengambilan keputusan dalam usaha
memperoleh dan menggunakan jasa untuk
memenuhi kebutuhannya. Buchari Alma
(2008:63)
mengemukakan
“Keputusan
pembelian adalah suatu keputusan yang
dilakukan oleh konsumen yang dipengaruhi
oleh kebudayaan, kelas sosial, keluarga, dan
referensi grup yang akan membentuk suatu
sikap pada diri individu kemudian melakukan
pembelian”.
Taiwo Alimi, et.al dalam Journal of
The Influence of Advertising on Consumer
Brand Preference (2005:10) menyatakan
bahwa dengan menganalisis perilaku
konsumen akan membantu perusahaan untuk
menentukan arah perilaku konsumen
sehingga perusahaan dapat membuat dan
memberikan tren dalam pengembangan
produk dan atribut metode komunikasi.
Adapun korelasi mengenai promotion
mix dengan keputusan berkunjung, juga
dikemukakan secara tegas oleh Chonlada
Sangkaworn dalam Journal of Marketing
Practices of Hotels and Resorts In
ChiangMai: A Study of Products, Pricing,
and
Promotional
Practices(2008:4)
mengemukakan bahwa:
Promotion is a way of informing
people about the services and products
of an organization. It is an important
tool in business to persuade more and
Tourism and Hospitality Essentials (THE) Journal, Vol. I, No. 2, 2011 - 89
Ayunda Purwanti Putri, Dewi Pancawati Novalita
more prospective customers in order
to be successful in the industry.
Promotion is a technique that is
designed and utilized by companies as
a way of enhancing their brand
perception as well as to encourage
customers to use their products and
services
Keterangan:
: Tidak diteliti
: Diteliti
: Proses
: Feed Back
Berdasarkan pernyataan di atas dapat
disimpulkan
bahwa
dengan
adanya
promotion mix maka akan menyebabkan
meningkatnya keputusan berkunjung suatu
objek wisata. Kerangka pemikiran di atas
diuraikan penulis dalam gambar kerangka
pemikiran mengenai pengaruh promotion mix
terhadap keputusan berkunjung yang
disajikan dalam Gambar 2.1 berikut:
PROMOTION MIX
BERKUNJUNG
Product
Direct Marketing
Price
Sales Promotion
Promotion
Bauran Pemasaran Jasa
People
Process
Place
Customer
Service
KEPUTUSAN
Pilihan
Produk/Jasa
Pilihan Brand
(merek)
Advertising
Waktu Kunjungan
Interactive/intern
et marketing
JumlahKunjungan
Public Relations
Metode Pembayaran
Sumber: Cravens
dan Piercy
(2009:372)
Sumber: Kotler dan
Amstrong (2009: 240)
Sumber: Rambat Lupiyoadi dan A.Hamdani (2008:63)
GAMBAR 1
KERANGKA PEMIKIRAN PENGARUH PROMOTION MIX TERHADAP KEPUTUSAN
BERKUNJUNG DI ALAM IMAJINASI TAMAN BUNGA NUSANTARA
2.2 Hipotesis Penelitian
Hipotesis memegang peranan yang
penting dalam suatu penelilitian maka
peneliti dalam menyusun hipotesis ini di
dukung oleh premis-premis sebagai berikut :
1. Cravens dan Piercy (2009)
The purpose of promotion strategy is to
manage
the
organization’s
communications
initiatives,
coordinating,
and
integrating
advertising, personal selling, sales
promotion,
interactive/internet
marketing, direct marketing, and public
relations to communicate with buyers
and other who influence purchasing
decisions. (Strategi promosi adalah
untuk mengelola komunikasi organisasi
inisiatif,
mengkoordinasikan
dan
mengintegrasikan periklanan, penjualan
2.
pribadi,
promosi
penjualan,
interaktif/pemasaran
internet,
dan
hubungan
masyarakat
untuk
berkomunikasi dengan pembeli dan
pihak lainnya yang mempengaruhi
keputusan pembelian)
Cholanda Sangkaworn (2008)
Promotion is a way of informing people
about the services and products of an
organization. It is an important tool in
business to persuade more and more
prospective customers in order to be
successful in the industry. Promotion is
a technique that is designed and utilized
by companies as a way of enhancing
their brand perception as well as to
encourage customers to use their
products and services. (Promosi adalah
suatu cara untuk menginformasikan
Tourism and Hospitality Essentials (THE) Journal, Vol. I, No. 2, 2011 - 90
PENGARUH PROMOTION MIX TERHADAP KEPUTUSAN BERKUNJUNG DI ALAM IMAJINASI TAMAN BUNGA
NUSANTARA (Survei terhadap Pengambil Keputusan Rombongan Wisatawan Nusantara Untuk Berkunjung Ke Alam
Imajinasi Taman Bunga Nusantara Kabupaten Cianjur)
masyarakat tentang layanan dan produk
organisasi. Ini merupakan perangkat
yang penting dalam bisnis membujuk
pelanggan lebih banyak dan lebih
prospektif untuk berhasil dalam industri.
Promosi adalah teknik yang dirancang
dan digunakan oleh perusahaan sebagai
cara untuk meningkatkan persepsi merek
mereka
serta
untuk
mendorong
pelanggan untuk menggunakan produk
dan layanan mereka)
3. Lamb, et.al (2001)
Promosi adalah komunikasi dari para
penjual
yang
menginformasikan,
membujuk, dan mengingatkan para
calon pembeli suatu produk dalam
rangka mempengaruhi pendapat mereka
atau memperoleh suatu respon.
4. Promotion mix merupakan suatu
gabungan atau kombinasi terpadu dari
alat-alat promosi yang ada, yang
dirancang untuk dapat mencapai sasaran
marketing,
serta
untuk
menginformasikan dan
membujuk
konsumen agar melakukan pembelian.
Berdasarkan uraian premis beberapa
ahli di atas peneliti mengemukakan hipotesis
sebagai berikut:
1. Terdapat pengaruh antara promotion mix
terhadap
keputusan
berkunjung.
(Didukung oleh premis no. 1, 2, 3, dan 4)
III. METODE PENELITIAN
3.1 Objek Penelitian
Dalam penelitian ini, penulis akan
meneliti tentang pengaruh promotion mix di
Alam Imajinasi Taman Bunga Nusantara
terhadap Keputusan Berkunjung. Penelitian
ini terdiri dari satu variabel bebas
(independent variable) dan satu variabel
terikat (dependent variable). Variabel
independen
adalah
variabel
yang
mempengaruhi baik secara positif maupun
negatif terhadap
variabel dependen,
sedangkan variabel dependen adalah variabel
yang dipengaruhi oleh variabel lain. Adapun
yang menjadi objek penelitian sebagai
variabel bebas adalah promotion mix (X)
yang terdiri dari beberapa sub variabel yaitu
direct
marketing,
sales
promotion,
advertising, interactive/internet marketing,
dan public relations. Objek penelitian
sebagai variabel terikat adalah keputusan
berkunjung (Y) yang terdiri dari sub variabel
diantaranya
pemilihan
produk/jasa,
pemilihan brand (merek), penentuan waktu
kunjungan, metode pembayaran, dan jumlah
kunjungan. Responden yang menjadi unit
analisis dari penelitian ini adalah pengambil
keputusan rombongan wisatawan nusantara
untuk berkunjung ke Alam Imajinasi Taman
Bunga Nusantara.
3.2 Metode Penelitian
3.2.1 Jenis Penelitian dan Metode yang
Digunakan
Sugiyono (2008:11) mendefinisikan
bahwa penelitian deskriptif adalah penelitian
yang dilakukan untuk mengetahui nilai
variabel mandiri, baik satu variabel atau lebih
tanpa
membuat
perbandingan
atau
menghubungkan dengan variabel lain.
Penelitian deskriptif disini bertujuan untuk
memperoleh deskripsi tentang permasalahan
yang diteliti. Penelitian deskriptif disini
bertujuan untuk memperoleh deskripsi atau
gambaran mengenai promosi dan bagaimana
promosi tersebut dapat berpengaruh pada
keputusan berkunjung.
Penelitian
verifikatif
menurut
Suharsimi Arikunto (2009:8) merupakan
”Penelitian yang pada dasarnya ingin
menguji kebenaran melalui pengumpulan
data di dalam lapangan”. Dalam penelitian ini
akan diuji mengenai kebenaran hipotesis
melalui pengumpulan data di lapangan,
dalam penelitian ini di uji promosi dalam
membentuk keputusan berkunjung di Alam
Imajinasi Taman Bunga Nusantara.
Berdasarkan
jenis
penelitian
deskriptif, metode penelitian yang digunakan
adalah metode deskriptif survey dan metode
explanatory survey untuk menjelaskan
hubungan antara variabel-variabel melalui
pengujian hipotesis. Metode tersebut
dipergunakan untuk menjelaskan hubungan
antara variabel-variabel penelitian melalui
pengujian hipotesis. Menurut Sugiyono
(2008:11) yang dimaksud dengan metode
survei yaitu:
Metode survei digunakan untuk
mendapatkan data dari tempat tertentu
yang alamiah (bukan buatan), tetapi
peneliti melakukan perlakuan dalam
pengumpulan data, misalnya dengan
mengedarkan
kuesioner,
test,
wawancara terstruktur dan sebagainya
(perlakuan tidak seperti dalam
eksperimen).
Metode
pengembangan
yang
dipergunakan adalah cross-sectional method.
Menurut Husein Umar (2009:42), cross
sectional method yaitu metode penelitian
dengan cara meneliti suatu fenomena tertentu
dalam satu kurun waktu saja.
Tourism and Hospitality Essentials (THE) Journal, Vol. I, No. 2, 2011 - 91
Ayunda Purwanti Putri, Dewi Pancawati Novalita
3.3 Operasionalisasi Variabel
Penelitian ini meliputi dua variabel
initi, yaitu variabel bebas dan variabel terikat.
Variabel promotion mix disebut sebagai
variabel bebas (X) yang memiliki dimensi
direvt
marketing,
sales
promotion,
advertising, interactive/internet marketing,
dan public relations. Variabel keputusan
berkunjung disebut sebagai variabel terikat
(Y) yang terdiri dari pemilihan produk/jasa,
pemilihan brand (merek), penentuan waktu
kunjungan, dan jumlah kunjungan.
TABEL 2
OPERASIONALISASI VARIABEL PENELITIAN
Variabel/ Sub
Variabel
1
Promotion Mix
(X)
Direct Marketing
(X1.1)
Sales Promotion
(X1.2)
Konsep Variabel
Indikator
Ukuran
Skala
2
Promotion strategy integrates the
organizations’s communications initiatives,
combining advertising, personal selling,
sales promotion, interactive/internet
marketing, direct marketing, and public
relations to communicate with buyers and
others who influence purchasing decision.
(Cravens & Piercy, 2009:372)
Direct marketing includes the various
communications channels that enable
companies to make direct contact with
individual buyers. (Pemasaran langsung
mencakup berbagai saluran komunikasi
yang memungkinkan perusahaan untuk
melakukan kontak langsung dengan
pembeli individual)
3
4
5
Surat
 Ketepatan informasi
program
promosi
kepada
wisatawan
melalui surat
 Daya tarik isi surat
penawaran
 Tingkat ketepatan
informasi program
promosi kepada
wisatawan melalui surat
 Tingkat kemenarikan isi
surat penawaran
Ordinal
 Tingkat
ketepatan
informasi
program
promosi
kepada
wisatawan melalui e-mail
 Tingkat kemenarikan
penawaran melalui email
Ordinal
 Tingkat seringnya diskon
yang diberikan kepda
wisatawan
 Tingkat kemenarikan
program promosi melalui
diskon
 Tingkat ketepatan
program diskon yang
ditawarkan kepada
wisatawan dengan
kenyataan
Ordinal
 Tingkat kemenarikan
program premi yang
diselenggarakan
Ordinal
 Tingkat ketepatan
program premi yang
ditawarkan kepada
wisatawan dengan
kenyataan
Ordinal
 Tingkat kemenarikan
program promosi paket
harga
 Tingkat ketepatan
program paket harga
yang ditawarkan kepada
wisatawan dengan
kenyataan
Ordinal
Sales promotion consists of various
promotional activities including trade
shows, discount, premium, contests,
samples, point-of-purchase displays,
product placement in films and other
media, trade incentives, and coupons.
(Promosi penjualan terdiri dari berbagai
kegiatan promosi termasuk pameran
dagang, diskon, premi, kontes, sampel,
menampilkan point-of-purchase,
penempatan produk dalam film dan media
lain, insentif perdagangan, dan kupon)
E-Mail
 Ketepatan informasi
program
promosi
kepada
wisatawan
melalui e-mail
 Daya tarik penawaran
melalui e-mail
Diskon
 Seringnya
diskon
yang
diberikan
kepada wisatawan
 Daya tarik program
promosi diskon
 Ketepatan program
diskon
yang
ditawarkan kepada
wisatawan
dengan
kenyataan
Pemberian Hadiah
 Daya tarik program
pemberian
hadiah
yang diselenggarakan
 Ketepatan program
pemberian
hadiah
yang
ditawarkan
kepada
wisatawan
dengan kenyataan
Paket Harga
 Daya tarik program
promosi paket harga
 Ketepatan program
paket harga yang
ditawarkan kepada
wisatawan dengan
kenyataan
Ordinal
Ordinal
Ordinal
Ordinal
Ordinal
Tourism and Hospitality Essentials (THE) Journal, Vol. I, No. 2, 2011 - 92
PENGARUH PROMOTION MIX TERHADAP KEPUTUSAN BERKUNJUNG DI ALAM IMAJINASI TAMAN BUNGA
NUSANTARA (Survei terhadap Pengambil Keputusan Rombongan Wisatawan Nusantara Untuk Berkunjung Ke Alam
Imajinasi Taman Bunga Nusantara Kabupaten Cianjur)
Variabel/ Sub
Variabel
1
Advertising
(X1.3)
Interactive/Intern
et
Marketing
(X1.4)
Konsep Variabel
Indikator
Ukuran
Skala
2
Advertising consists of any form of nonpersonal communication concerning an
organization, product, or idea that is paid
for by a specific sponsor. (Periklanan terdiri
dari segala bentuk komunikasi non personal
tentang sebuah organisasi, produk, atau ide
yang dibayar oleh sponsor tertentu)
3
4
5
Interactive/internet marketing, included in
this promotion component are internet,
kiosks, and interactive television.
(Interaktif/pemasaran internet, termasuk
dalam komponen ini adalah internet, kios
dan televisi interaktif)
Media
 Ketepatan periklanan
melalui program
media TV
 Daya tarik iklan
melalui program
media TV
 Kemudahan
memahami isi pesan
yang disampaikan
melalui program
media TV
Brosur/Cd
 Ketepatan
periklanan melalui
brosur/cd
 Daya tarik iklan
melalui brosur/cd
 Ketepatan informasi
yang
diberikan
melalui
media
brosur/cd
dengan
kenyataannya
 Kemudahan
memahami
isi
brosur/cd
 Ketepatan informasi
yang diberikan
kepada wisatawan
melalui website
dengan
kenyataannya
 Kemudahan
mengakses website
 Daya tarik website

Public Relations
(X15)
Public relations for a company and it’s
products consists of communications placed
in the commercial media, exhibition, press
relations at no charge the company
receiving the publicity. (Hubungan
masyarakat bagi perusahaan dan itu terdiri
dari komunikasi yang ditempatkan di media
komersial, pameran, kontak press tanpa
biaya dan perusahaan menerima publisitas)



Ketepatan interaksi
perusahaan melalui
website
Ketepatan informasi
yang diberikan pada
saat pameran
dengan
kenyataannya
Daya tarik pameran
Kemudahan
memahami
informasi yang
disampaikan pada
saat pameran
 Tingkat ketepatan
periklanan melalui
program media TV
Ordinal
 Tingkat kemenarikan
iklan melalui program
media TV
 Tingkat
kemudahan
memahami isi pesan
yang
disampaikan
melalui program media
TV
Ordinal
 Tingkat ketepatan
periklanan melalui
brosur/cd
 Tingkat kemenarikan
iklan melalui brosur/cd
 Tingkat
ketepatan
informasi yang diberikan
melalui media brosur/cd
dengan kenyataannya
 Tingkat
kemudahan
memahami
isi
brosur/cd
 Tingkat ketepatan
informasi yang
diberikan dengan
kenyataannya kepada
wisatawan melalui
website
 Tingkat kemudahan
mengakses website
 Tingkat kemenarikan
website
 Tingkat
ketepatan
interaksi
perusahaan
melalui website
 Tingkat ketepatan
informasi yang diberikan
pada saat pameran dengan
kenyataannya
Ordinal
 Tingkat kemenarikan
pameran
 Tingkat kemudahan
memahami informasi
yang disampaikan pada
saat pameran
Ordinal
Ordinal
Ordinal
Ordinal
Ordinal
Ordinal
Ordinal
Ordinal
Ordinal
Ordinal
Ordinal
Tourism and Hospitality Essentials (THE) Journal, Vol. I, No. 2, 2011 - 93
Ayunda Purwanti Putri, Dewi Pancawati Novalita
Variabel/ Sub
Variabel
1
Keputusan
Berkunjung (Y)
Konsep Variabel
Indikator
2
Keputusan pembelian merupakan proses
keputusan di mana konsumen benar-benar
memutuskan untuk membeli salah satu
produk diantara berbagai macam alternatif
pilihan. (Kotler & Amstrong, 2008:457)
Ukuran
3
Pemilihan produk atau
jasa
5
Ordinal
 Tingkat citra objek
wisata di mata
masyarakat
 Tingkat pengalaman
terhadap merek melalui
jasa yang diberikan oleh
karyawan
 Tingkat pengalaman
terhadap merek
berdasarkan program
promosi yang
dilaksanakan
 Tingkat daya tarik
berkunjung pada saat
week days
 Tingkat daya tarik
berkunjung pada saat
week end/holiday
 Tingkat daya tarik
berkunjung
berdasarkan periode
program promosi yang
ditawarkan
 Tingkat kemudahan
pada saat melakukan
pembayaran
 Tingkat ketepatan
harga yang tercantum
pada brosur dengan
pembayaran yang
harus dilakukan
 Tingkat seringnya
berkunjung ke objek
wisata dalam kurun
waktu 6 bulan
Ordinal








Pemilihan
(Merek)
Brand
Waktu Kunjungan
Metode Pembayaran
Jumlah kunjungan
Skala
4
Tingkat kualitas wahana
permainan yang
ditawarkan
Tingkat kualitas
pelayanan yang
diberikan karyawan
pada wisatawan
Tingkat keunggulan
wahana permainan
dibandingkan dengan
kompetitor
Tingkat keunggulan
pelayanan yang
diberikan karyawan
dibandingkan
kompetitor
Tingkat variasi wahana
permainan yang tersedia
Tingkat variasi wahana
permainan yang tersedia
Tingkat kepuasan dalam
menggunakan wahana
permainan yang
ditawarkan
Tingkat kepuasan dalam
menggunakan pelayanan
yang diberikan
karyawan
Ordinal
Ordinal
Ordinal
Ordinal
Ordinal
Ordinal
Ordinal
Ordinal
Ordinal
Ordinal
Ordinal
Ordinal
Ordinal
Ordinal
Ordinal
Tourism and Hospitality Essentials (THE) Journal, Vol. I, No. 2, 2011 - 94
PENGARUH PROMOTION MIX TERHADAP KEPUTUSAN BERKUNJUNG DI ALAM IMAJINASI TAMAN BUNGA
NUSANTARA (Survei terhadap Pengambil Keputusan Rombongan Wisatawan Nusantara Untuk Berkunjung Ke Alam
Imajinasi Taman Bunga Nusantara Kabupaten Cianjur)
3.2.3 Metode Penarikan Sampel
Sampel dalam penelitian ini yaitu
pengambil keputusan untuk berkunjung ke
Alam
Imajinasi
Taman
Bunga
Nusantara.Jumlah sampel yang diambil
dalam penelitian ini sebesar 100 sampel dari
jumlah populasi kelompok rombongan
wisatawan nusantara 2009 sebanyak 625
dengan menggunakan rumus Slovin.
3.2.4 Prosedur Pengumpulan Data
Pengumpulan data yang dilakukan
penulis menggunakan teknik sebagai berikut.:
1. Wawancara
2. Observasi
3. Studi dokumentasi
4. Studi literatur
5. Angket/kuesioner
3.3 Pengujian Hipotesis
Teknik untuk menguji data yang
digunakan dalam penelitian kuantitatif ini
adalah metode analisis verifikatif. maka
dilakukan analisis jalur (path analysis).
Dalam Hal ini jalur yang digunakan untuk
menentukan besarnya variabel indipenden
(X1. X2. X3. X4. X5) dimana direct marketing
sebagai X1, sales promotion X2, advertising
X3, interactive/internet marketing X4, dan
public relations X5 terhadap Y baik secara
langsung maupun tidak langsung. Pengujian
hipotesis dilakukan dengan menggambar
struktur hipotesis.

X
Y
GAMBAR 2
STRUKTUR HUBUNGAN KAUSAL
ANTARA X DAN Y
Struktur Hubungan antara X dan Y
diuji melalui analisis jalur dengan hipotesis
yang berbunyi terdapat pengaruh yang
signifikan antara promotion mx yang terdiri
dari direct marketing (X1), sales promotion
(X2), advertising (X3), interactice/internet
marketing (X4) dan public relations (X5) dan
keputusan berkunjung (Y). Selanjutnya
struktur hubungan diatas diterjemahkan
kedalam hipotesis yang menyatakan
pengaruh variabel bebas yang dominan
terhadap variabel terikat. Untuk lebih jelas
dapat dilihat pada Gambar 3 Berikut.
X1

X2
X3
Y
X4
X5
GAMBAR 3
DIAGRAN JALUR STRUKTUR HIPOTESIS UTAMA
Tourism and Hospitality Essentials (THE) Journal, Vol. I, No. 2, 2011 - 95
Ayunda Purwanti Putri, Dewi Pancawati Novalita
HASIL PENELITIAN DAN
PEMBAHASAN
4.1 Tanggapan Responden Terhadap
Promotion Mix
Tanggapan responden dari kelima
promotion mixyaitu direct marketing, sales
promotion, advertising, interactive/internet
marketing, dan public relations yang
tertinggi adalah mengenai public relations
yaitu sebesar 20,75%. Hal tersebut
dikarenakan program public relations yang
dilaksanakan oleh Alam Imajinasi Taman
Bunga Nusantara dengan mengikuti
pameran-pameran
pariwisata
dapat
memberikan informasi kepada wisatawan
yang berkunjung ke acara pameran tersebut.
Menurut Fandy Tjiptono (2008:230)
menyatakan bahwa “Public relations
merupakan upaya komunikasi menyeluruh
dari suatu perusahaan untuk mempengaruhi
persepsi, opini, keyakinan, dan sikap
berbagai kelompok terhadap perusahaan
tersebut”.
Sehingga
kegiatan
public
relationsyang dilaksanakan
mampu
mempengaruhi wisatawan untuk datang
berkunjung ke Alam Imajinasi Taman Bunga
Nusantara. Sedangkan tanggapan responden
terendah yaitu sales promotion yaitu sebesar
19,24%. Hal tersebut dikarenakan wisatawan
yang datang berkunjung ke Alam Imajinasi
Taman Bunga Nusantara bukan dari adanya
program sales promotion yang dilakukan di
Alam Imajinasi Taman Bunga Nusantara.
Imajinasi Taman Bunga Nusantara kurang
beragam, saat ini banyak wisatawan yang
menggunakan kartu kredit/debet sebagai alat
pembayaran. Namun Alam Imajinasi Taman
Bunga Nusantara belum menyediakan
layanan pembayaran menggunakan kartu
kredit/debet.
4.2 Tanggapan Responden Terhadap
Keputusan Berkunjung
Tanggapan responden dari kelima
keputusan berkunjung yaitu pemilihan
produk/jasa, pemilihan brand (merek), waktu
kunjungan, metode pembayaran, dan jumlah
kunjungan yang tertinggi adalah mengenai
pemilihan brand (merek) yaitu sebesar
25,04%. Hal ini dikarenakan pada saat ini
objek wisata yang telah memiliki brand
(merek) yang baik akan dikunjungi oleh
wisatawan. Sedangkan tanggapan responden
yang terendah adalah metode pembayaran
yaitu sebesar 16,44%. Hal tersebut
dikarenakan metode pembayaran di Alam
Sumber: Hasil Pengolahan Data, 2010
IV.
4.3 Pengaruh Promotion Mix Terhadap
Keputusan Berkunjung
Pengujian hipotesis untuk menguji
besarnya pengaruh promotion mix yang
terdiri dari direct marketing (X1.1), sales
promotion (X1.2), advertising (X1.3),
interactive/internet marketing (X1.4), dan
public relations (X1.5) terhadap keputusan
berkunjung (Y). Hasil korelasi antara
promotion mix dengan keputusan berkunjung
dalam Tabel 3 berikut ini:
TABEL 3
MATRIKS KORELASI ANTARA SUB
VARIABEL PROMOTION MIX
DENGAN KEPUTUSAN BERKUNJUNG
Y
X1.1
X1.2
X1.3
X1.4
X1.5
Y
1
0,244
0,918
0,325
0,355
0,285
X1.1
0,244
1
0,192
0,728
0,714
0,935
X1.2
0,918
0,192
1
0,228
0,259
0,235
X1.3
0,325
0,728
0,228
1
0,920
0,631
X1.4
0,355
0,714
0,259
0,920
1
0,544
X1.5
0,285
0,935
0,235
0,631
0,544
1
Berdasarkan matriks korelasi antara
sub variabel promotion mix terhadap
keputusan berkunjung diperoleh hasil
korelasi secara berurutan yaitu, direct
marketing (0,244), sales promotion (0,918),
advertising (0,325), interactive/internet
marketing (0,355), dan public relations
(0,285). Berikut disajikan pengujian
koefisien jalur setiap sub variabel promotion
mix dan kontribusi secara langsung maupun
tidak langsung setiap sub variabel promotion
mix terhadap keputusan berkunjung pada
tabel berikut.
Tourism and Hospitality Essentials (THE) Journal, Vol. I, No. 2, 2011 - 96
PENGARUH PROMOTION MIX TERHADAP KEPUTUSAN BERKUNJUNG DI ALAM IMAJINASI TAMAN BUNGA
NUSANTARA (Survei terhadap Pengambil Keputusan Rombongan Wisatawan Nusantara Untuk Berkunjung Ke Alam
Imajinasi Taman Bunga Nusantara Kabupaten Cianjur)
TABEL 4
HASIL PENGUJIAN KOEFISIEN JALUR SERTA PENGARUH LANGSUNG DAN
TIDAK LANGSUNG VARIABEL PROMOTION MIX TERHADAP KEPUTUSAN
BERKUNJUNG
X
X1.1
X1.2
X1.3
X1.4
X1.5
R2
Pengaruh Tidak Langsung Melalui
Pengaruh
Langsung
terhadap Y
0,012
0,738
0,0003
0,056
0,082
X1.1
X1.2
X1.3
X1.4
X1.5
-0,057
0,0045
0,059
-0,023
-0,057
-0,0035
0,053
0,058
0,0045
-0,004
-0,004
-0,003
-0,059
0,053
-0,0039
0,037
-0,093
0,058
-0,0033
0,037
-
thitung
R2YX1.1,.....YX1.5
-0,192
0,788
-0,0058
0,083
0,154
0,8272
-2,243
20,810
-0,171
1,975
2,110
Sig.
Keputusan
0,027
0,000
0,865
0,051
0,038
Ho ditolak
Ho ditolak
Ho diterima
Ho ditolak
Ho ditolak
Sumber: Hasil Pengolahan Data, 2010
Pengujian hipotesis melalui uji
signifikansi
dan
uji-t
menghasilkan
penolakan terhadap Ho untuk direct
marketing,
sales
promotion,
interactive/internet marketing, dan public
relations, karena nilai signifikansi lebih kecil
dibandingkan dengan 0,1. Hal tersebut berarti
bahwa terdapat pengaruh yang signifikan
antara direct marketing, sales promotion,
interactive/internet marketing, dan public
relations terhadap keputusan berkunjung.
Sedangkan Ho diterima untuk advertising
yang berarti bahwa tidak terdapat pengaruh
yang signifikan antara advertising terhadap
keputusan berkunjung. Berdasarkan hasil
perhitungan di atas dapat diketahui bahwa
pengaruh promotion mix terhadap keputusan
berkunjung adalah sebesar 0,8272 sedangkan
koefisien jalur variabel lain di luar variabel
promotion mix yaitu direct marketing, sales
promotion, advertising, interactive/internet
marketing, dan public relations ditentukan
melalui:
PZ  1  R 2 Y ( X 1.1,.... X 1.5)
 1  0,8272
 0,4156
Hal tersebut berarti bahwa X1.1
sampai X1.5 bersama-sama mempengaruhi
keputusan berkunjung sebesar 82,72% dan
sisanya sebesar (0,4156)2 = 0,1727 x 100% =
17,27% dipengaruhi faktor lain yang tidak
masuk ke dalam penelitian ini seperti
pengembangan produk, strategi penetapan
harga, dan program pemasaran lainnya di
Alam Imajinasi Taman Bunga Nusantara.
Berdasarkan hasil pengujian hipotesis
tersebut, terdapat satu sub variabel promotion
mix yang tidak signifikan yaitu advertising.
Oleh karena itu, sub variabel yang tidak
signifikan tersebut dihilangkan dalam
penghitungan selanjutnya. Metode ini dalam
kajian path analysis disebut dengan model
trimming yaitu ”Deleting one path at a time
until a significant chi-square difference
indicates trimming has gone too far. A nonsignificant chi-square difference means the
researcher should choose the more
parsimonious model” (Garson, 2009). Dalam
hal ini model trimming dilakukan guna
menghindari hasil yang tidak signifikan
terhadap sub variable promotion mix yang
disebabkan oleh satu sub variabel tersebut
sehingga data yang diperoleh diolah kembali.
Pengujian hipotesis selanjutnya hanya terdiri
dari empat sub variabel yaitu direct
marketing,
sales
promotion,
interactive.internet marketing, dan public
relations.
Hasil korelasi antara promotion mix
yang terdiri dari direct marketing (X1.1),
sales promotion (X1.2), interactive.internet
marketing (X1.3), dan public relations (X1.4)
terhadap keputusan berkunjung dengan
menggunakan model trimming disajikan
dalam Tabel 5 berikut ini:
TABEL 5
MATRIKS KORELASI ANTARA SUB
VARIABELPROMOTION MIX
DENGAN KEPUTUSAN
BERKUNJUNGMENGGUNAKAN
MODEL TRIMMING
X1.1
0,244
X1.2
0,918
X1.3
0,355
X1.4
0,285
0,244
1
0,192
0,714
0,935
0,918
0,192
1
0,259
0,235
X1.3
0,355
0,714
0,259
1
0,544
X1.4
0,285
0,935
0,235
0,544
1
Y
X1.1
X1.2
Y
1
Sumber: Hasil
Pengolahan Data, 2010
Berdasarkan hasil matriks korelasi
antara sub variabel promotion mix yaitu
direct
marketing,
sales
promotion,
interactive.internet marketing, dan public
Tourism and Hospitality Essentials (THE) Journal, Vol. I, No. 2, 2011 - 97
Ayunda Purwanti Putri, Dewi Pancawati Novalita
relations terhadap keputusan berkunjung
diperoleh hasil korelasi secara berurutan
yaitu direct marketing (0,244), sales
promotion
(0,918),
interactive/internet
marketing (0,355), dan public relations
(0,285).
Sales promotion tetap memperoleh
korelasi terbesar, dengan nilai korelasi
(0,918). Hal tersebut dikarenakan program
sales promotion yang dilaksanakan di Alam
Imajinasi seperti diskon, premi, dan paket
harga mampu menarik wisatawan untuk
datang berkunjung. Wisatawan akan lebih
tertarik dengan adanya diskon yang diberikan
di objek wisata sehingga wisatawan datang
berkunjung ke Alam Imajinasi Taman Bunga
Nusantara. Berikut disajikan pengujian
koefisien jalur setiap sub variabel promotion
mix dan kontribusi secara langsung maupun
tidak langsung setiap sub variabel promotion
mix
terhadap
keputusan
berkunjung
menggunakan model trimming pada Tabel 6
sebagai berikut:
TABEL 6
HASIL PENGUJIAN KOEFISIEN JALUR SERTA PENGARUH LANGSUNG DAN
TIDAK LANGSUNG VARIABEL PROMOTION MIX TERHADAP KEPUTUSAN
BERKUNJUNG MENGGUNAKAN MODEL TRIMMING
X
X1.1
X1.2
X1.3
X1.4
R2
Pengaruh
Langsung
terhadap Y
0,115
0,741
0,048
0,077
Pengaruh Tidak Langsung Melalui
X1.1
X1.2
X1.3
X1.4
-0,056
-0,053
-0,088
-0,056
0,049
0,056
-0,053
0,049
0,033
-0,088
0,056
0,033
-
R2YX1.1,.....YX1.5
-0,082
0,79
0,077
0,078
0,863
thitung
-2,294
21,174
3,471
2,226
Sig.
Keputusan
0,024
0,000
0,001
0,028
Ho ditolak
Ho ditolak
Ho ditolak
Ho ditolak
Sumber: Hasil Pengolahan Data, 2010
Berdasarkan hasil perhitungan di atas
setalah dilakukan proses trimming dapat
diketahui bahwa pengaruh promotion mix
terhadap keputusan berkunjung adalah
sebesar 0,863 sedangkan koefisien jalur
variabel lain diluar promotion mix yaitu
direct
marketing,
sales
promotion,
interactive/internet marketing, dan public
relations ditentukan melalui:
PZ  1  R 2 Y ( X 1.1,.... X 1.5)
 1  0,863
2.
 0,3701
Hal tersebut berarti bahwa X1.1
sampai X1.4 bersama-sama mempengaruhi
keputusan berkunjung sebesar 86,3% dan
sisanya sebesar (0,3701)2 = 0,1369 x 100% =
13,69% dipengaruhi faktor lain yang tidak
masuk ke dalam penelitian ini.
V. KESIMPULAN
Berdasarkan hasil penelitian secara
deskriptif dan verifikatif dapat disimpulkan
sebagai berikut:
1. Pelaksanaan promotion mix di Alam
Imajinasi Taman Bunga Nusantara
terdiri dari diret marketing, sales
promotion,
advertising,
interactive/internet marketing, dan
3.
public relations memiliki penilaian yang
baik dari wisatawan. Sub variabel yang
mendapat penilaian skor rata-rata
tertinggi adalah public relations melalui
ketepatan informasi yang diberikan pada
saat pameran dengan kenyataannya, dan
kemudahan memahami informasi yang
disampaikan pada saat pameran
sedangkan yang mendapatkan penilaian
terendah adalah sales promotion.
Penilaian
wisatawan
mengenai
keputusan berkunjung yang terdiri dari
pemilihan produk/jasa, pemilihan brand
(merek), waktu kunjungan, metode
pembayaran, dan jumlah kunjungan di
Alam Imajinasi Taman Bunga Nusantara
mendapatkan penilaian yang baik dari
wisatawan. Indikator yang mendapat
penilaian skor rata-rata tertinggi adalah
pemilihan brand (merek) melalui
pengalaman terhadap merek Alam
Imajinasi melalui jasa yang diberikan
oleh karyawan sedangkan yang
mendapatkan penilaian terendah adalah
metode pembayaran.
Terdapat pengaruh yang signifikan
antara
promotion
mix
terhadap
keputusan berkunjung di Alam Imajinasi
Taman Bunga Nusantara.
Tourism and Hospitality Essentials (THE) Journal, Vol. I, No. 2, 2011 - 98
PENGARUH PROMOTION MIX TERHADAP KEPUTUSAN BERKUNJUNG DI ALAM IMAJINASI TAMAN BUNGA
NUSANTARA (Survei terhadap Pengambil Keputusan Rombongan Wisatawan Nusantara Untuk Berkunjung Ke Alam
Imajinasi Taman Bunga Nusantara Kabupaten Cianjur)
DAFTAR PUSTAKA
Ali Hasan. (2009). Edisi Baru Marketing.
Yogyakarta: Media Pressindo
Buchari
Alma.
(2008).
Manajemen
Pemasaran dan Pemasaran Jasa.
Bandung: Alfabeta
Burrow, L. James. (2009). Marketing.
Cengage Learning: USA
Cravens, Davids W. and Nigel F. Piercy.
(2009).
Strategic
Marketing.
Singapore: Mc. Graw Hill
Fandy Tjiptono. (2001). Manajemen Jasa.
Yogyakarta: Andi Offset
____________. (2008). Strategi Pemasaran
Edisi III. Yogyakarta: Andi
Griffin, Ricky W. & Ronald, J. Ebert. (2007)
Business, 8th Edition. Pearson
International Edotion, New Jersey:
Prentice Hall
Garson, David. 2009. Diakses melalui
http://faculty.chass.nscu.edu/garson
/ /PA765/Structur.htm pada tanggal
2 Maret 2010.
Harun Al Rasyid. (1994). Teknik Penarikan
Sampel dan Penyusunan Skala.
Bandung: Program Studi Ilmu
Sosial Bidang Kajian Utama
Sosiologi Antropologi Program
Pasca Sarjana UNPAD
Hoye, Russel, Smith A., Nicholson M.,
Stewart B., Westerbeels H. (2009).
Sport Management Principles And
Application. Slovenia: Elsevier Ltd.
Husein Umar. (2009). Metode Penelitian
Untuk Skripsi dan Tesis Bisnis Edisi
Kedua. Jakarta: Rajawali Pers
Kotler, Philip dan Kevin Lane Keller. (2009).
Marketing
Management
13th
edition. USA: Prentice Hall
Kotler, Philip and Amstrong, Gary. (2008).
Principles of Marketing 12th edition.
New Jersey: Prentice Hall
____________________________. (2009).
Principles of Marketing 13th edition.
New Jersey: Prentice Hall
____________________________. (2009).
Manajemen Pemasaran Edisi 13
Jilid 1. Jakarta: Erlangga
Lamb, Charles W., Hair Jospeh F., McDaniel
C. (2001). Pemasaran Edisi Kedua.
Jakarta: Salemba Empat
____________________________________
___. (2009). The Essential of
Marketing. USA: Cengage Learning
Lovelock, Chirstoper, Wirtz J., and Chew P.
(2009). Essentials of Services
Marketing. Singapore: Prentice Hall
Lupiyoadi, Rambat dan A. Hamdani. (2008).
Manajemen Pemasaran Jasa Edisi
2. Jakarta: Salemba Empat
Moh. Ali. (1995). Penelitian Pendidikan,
Prosedur dan Strategi. Bandung:
Angkasa
Ratih Hurriyati. (2010). Bauran Pemasaran
dan Loyalitas Konsumen. Bandung:
Alfabeta
Reid, D. Robert and David C. Bojanic.
(2009). Hospitality Marketing
Management. New Jersey: John
Wiley Inc.
Schiffman, L.G and Kanuk, L.L. (2007).
Consumer Behavior 9th edition.
Pearson International Edition
Suharsimi Arikunto. (2009). Prosedur
Penelitian: Suatu Pendekatam
Praktek (Edisi Revisi 5). Jakarta:
PT. Rineka Cipta
Sugiyono. (2008). Metodologi Penelitian
Bisnis. Bandung: Alfabeta
Yeshin, Tony. (2006). Sales Promotion.
London: Thomson Learning
Jurnal
Adeolu B. Ayanwale, Taiwo Alimi and
Matthew
A.
Ayanbimipe,
Department
of
Agricultural
Economics, Obafemi Awolowo
University, Ile-ife, Osun State,
Nigeria, 2005. The Influence of
Advertising on Consumer Brand
Preference. Download pada tanggal
4 September 2010 pukul 13.37 wib.
Brierly, John A., Cowton, Journal
Management, 2006. Applications Of
Costs In Make-Or-Buy Decisions An
Analysis.. Download pada tanggal
15 Juni 2010 pukul 19.00 wib
Chonlada Sangkaworn and Bahaudin G.
Mujtaba,
Ramkhamhaeng
University,
2008.
Marketing
Practices of Hotels and Resorts In
ChiangMai: A Study of Products,
Pricing, and Promotional Practices.
Download pada tanggal 31 Agustus
2010 pukul 20.41 wib.
Dotson, Michael J. (2003). Sales Promotion
Preferences:
A
Demographic
Analysis.
Appalachian
State
University. Download pada tanggal
21 Mei 2010 pukul 10.44 wib.
Lynne Dore and Geoffrey I. Crouch, School
of Business, La Trobe University,
Victoria,
2002.
Promoting
Destinations: An Exploratory Study
of Publicity Programmes Used by
Tourism and Hospitality Essentials (THE) Journal, Vol. I, No. 2, 2011 - 99
Ayunda Purwanti Putri, Dewi Pancawati Novalita
National Tourism Organisations.
Download
pada
tanggal
3
September 2010 pukul 15.29 wib.
Rajasekhara Mouly Potluri, Department of
Telecom Management, Graduate
School of Telecommunications and
Information Technology, Ethiopian
Telecommunications Corporation,
2008. Assessment of effectiveness of
Marketing Communication Mix
Elements in Ethiopian Service
Sector. Download pada tanggal 31
Agustus 2010 pukul 20.29 wib.
Situs Website
www.google.com
www.kolom.pacific.net.id
www.cianjurkab.go.id
www.kabarindonesia.com
www.taman-wisata-matahari.blogspot.com
www.mekarsari.com
Tourism and Hospitality Essentials (THE) Journal, Vol. I, No. 2, 2011 - 100
Fly UP