...

Pada waktu Jayakatwang menyerang Singhasāri, Raden Wijaya

by user

on
Category: Documents
0

views

Report

Comments

Transcript

Pada waktu Jayakatwang menyerang Singhasāri, Raden Wijaya
BATIK KAWUNG SEKAR MOJOPAHIT
SMA NEGERI 1 GONDANG KABUPATEN MOJOKERTO
Jenis
: Batik Tulis (Kawung)
Design
: Mas Cipto (Drs. Hadi Sucipto)
Mas Sawi (Arif Setiawan, S.Pd)
Tahun
: 2010
Narasi
: Putra Wengker / Keling
(Drs. Ahmad Setyawan SHS, M.M.Pd.
Peruntukan : Seragam Khas Siswa
SMA N 1 Gondang (Rabu-Kamis)
ILUSTRASI DASAR PEMIKIRAN:
Asal-usul Kerajaan Besar Mojopahit:
Pada waktu Jayakatwang menyerang Singhasāri, Raden Wijaya
diperintahkan untuk mempertahankan ibukota di arah utara.
Kekalahan yang diderita Singhasāri menyebabkan Raden Wijaya
mencari perlindungan ke sebuah desa bernama Kudadu, lelah
dikejar-kejar musuh. Berkat pertolongan Kepala Desa Kudadu,
Raden Wijaya dapat menyeberang laut ke Madura dan
memperoleh perlindungan dari Arya Wiraraja Bupati Sumenep.
kemudian dapat kembali ke Jawa dan diterima oleh raja
Jayakatwang,
Raden Wijaya diberi sebuah daerah di hutan Těrik untuk dibuka menjadi desa, Hutan Tarik adalah
tanah yang yang tandus yang sukar air dan banyak ilalang. Tahun 1292 M berkat bantuan Arya
Wiraraja ia kemudian mendirikan desa baru yang diberi nama Majapahit (Buah Maja yang rasanya
pahit) disarikan dari peristiwa ketika pasukan Wiraraja dan pengikut setianya lapar setelah
menebang pohon, mereka mencari buah-buahan. Setelah buah itu dimakan rasanya pahit sekali,
mereka yang tidak suka melepehnya (memuntahkannya) dan yang makan terus akhirnya mabuk.
Buah itu bernama Maja yang banyak tumbuh di sekitar sungai Brantas. . Di desa inilah Raden Wijaya
kemudian memimpin dan menghimpun kekuatan, khususnya rakyat yang loyal terhadap almarhum
Kertanegara yang berasal dari daerah Daha dan Tumapel.
Kemudian diproklamasikan berdirinya sebuah kerajaan baru yang dinamakan Majapahit. Pada
tahun 1215 Raden Wijaya dinobatkan sebagai raja pertama dengan gelar Śri Kĕrtarājasa
Jayawardhana. Majapahit adalah kerajaan besar yang sangat disegani seantero dunia pada masanya
dengan wilayahnya meliputi semenanjung Malaka s.d Papua, dan pada akhirnya menjadi cikal bakal
Nusantara, Negera Kesatuan Republik Indonesia.
Di bawah kekuasaan Hayam Wuruk dan Maha Patih Gajahmada kerajaan Majapahit menjadi
sebuah kerajaan besar yang kuat, baik di bidang ekonomi maupun politik. Dengan sasanti PALAPA
nya Mahapatih berhasil menyatukan wilayah Nusantara yang perkasa.
Sebagai wujud pelestarian budaya dan salah satu upaya SMA Negeri 1 Gondang Kabupaten
Mojokerto menanamkan budi pekerti luhur serta nilai-nilai luhur Bangsa Indonesia yang diharapkan
mampu membangkitkan Kebesaran Majapahit era globalisasi di dalam sanubari civitas sekolah
utamanya generasi penerus bangsa Indonesia tercinta (Peserta Didik) secara utuh, madani dan
terjiwai, SMA Negeri 1 Gondang terpanggil untuk mewujudkannya dalam karya Seni Batik yang
merupakan 10 keajaiban dunia, dengan tujuan:
a. Sebagai motto dan puncak motivasi bagi civitas SMA N 1 Gondang guna senantiasa
bersemangat untuk maju dan berkembang seiring kemajuan IPTEK tanpa meninggalkan nilainilai luhur bangsa Indonesia.
b. Sebagai seragam kebesaran dan kebanggaan civitas sekolah sebagai wujud kebanggaan dan
kebesaran hati terhadap warisan budaya leluhur Batik dan Nilai-nilai luhur kejayaan Mojopahit,
serta cinta dan bangga berbangsa Indonesia.
c. Sebagai Tuntunan dan indicator refleksi terhadap proses penyelenggaraan Pendidikan di SMA
N 1 Gondang agar senantiasa melayani, membimbing, membina, mendewasakan dan
membekali Ilmu Pengetahuan-Tehnologi dan karakter budaya bangsa kepada peserta didik
menuju tersedianya generasi muda kesatria penerus cita-cita sasanti PALAPA yang berbudi
pekerti dan memiliki nilai-nilai luhur sebagai mana kejayaan Majapahit.
Design Batik Kawung Sekar Mojopahit.
Dari Bunga Pohon Maja,dimana berasal dari rasa buahnya
yang pahit mengilhami Raden
Wijaya untuk member nama
pada hutan Tarik yang dibabat
nya menjadi MAJAPAHIT.
Kerajaan besar yang menjadi
embrio bagi NKRI.
Bunga merupakan bakal/calon buah yang mengandung sari pati kehidupan akan berkembang
menjadi pohon Maja yang gagah rimbun tempat berteduh dan bercengkerama para rakyat beserta
pemimpinya guna bermusyawarah menyelesaiakan berbagai persoalan hidup demi kemakmuran dan
kemuliaanya negaranya.
Dalam design batik kawung sekar Mojopahit, bunga maja yang dimaksud memiliki makna harafiah
peserta didik (siswa SMA N 1 Gondang) yang merupakan asset Kabupaten Mojokerto, diharapkan
dapat diberdayakan dan difasilitasi ke arah proses pendidikan dan pendewasaan menjadi caloncalon generasi penerus bangsa yang mumpuni-madani-beriman-taqwa berbalut budi pekerti serta
nilai-nilai luhur kebesaran Majapahit, dan diharapkan mampu memberikan kontribusi bagi
ketersediaan pemimpin negeri yang tangguh-handal-amanah dan tawakkal masa depan utamanya
Kabupaten Mojokerto tercinta.
Berdasar rapat dewan pendidik SMA negeri 1 Gondang serta berdasar tinjauan pakar batik, seniman
yang tergabung dalam DKM serta civitas sekolah diputuskan bahwa Batik Kawung Sekar Majapahit
dijadikan Seragam Kebesaran sekaligus motivasi bagi warga SMA negeri 1 Gondang Kabupaten
Mojokerto pada hari Rabu-Kamis dan dilaunching-disosialisaikan mulai Januari 2011 dan akan
diimplementasikan Tahun Pelajaran 2010-2011.
.
Gambar : Alur Pen-Design-an
Karya seni Batik Kawung Sekar Majapahit SMA Negeri 1 Gondang ini mudah-mudahan mampu
memberikan kontribusi dan motivasi baru bagi civitas sekolah untuk senantiasa berkarya-bekerja
dan mengabdi demi kebesaran NKRI khususnya Kabupaten Mojokerto guna aktif berpartisipasi
membimbing-memberdayakan generasi muda (peserta didik) kearah kualitas yang ungul. Dan
mudah-mudahan karya batik ini mampu memberikan warna dan kasanah baru bagi kemuliaan
warisan leluhur bangsa Indonesia.
Terima kasih.
Gondang, 20 April 2011
Kepala SMA N 1 Gondang
Kabupaten Mojokerto,
Dra. Endang Suyanti, MM.
Pembina Tingkat I,
Nip. 19560423 198303 2 004
Fly UP