...

Kebijakan Perlindungan Anak Tanggal Berlaku Oktober 2013

by user

on
Category: Documents
0

views

Report

Comments

Transcript

Kebijakan Perlindungan Anak Tanggal Berlaku Oktober 2013
Kebijakan Perlindungan Anak
Tanggal Berlaku
Oktober 2013
Tanggal Tinjauan
Berikutnya
Oktober 2015
Sponsor: Manajer Eksekutif,
International Services
Tingkatan/Kelas:
Perusahaan/ Organisasi
Persetujuan/Pengesahan:
Dewan
1. Tujuan
AVI memiliki komitmen yang kuat terhadap keselamatan, kesejahteraan dan perlindungan
akan anak-anak dan remaja1. Kami bertujuan untuk ikut melindungi anak-anak dan remaja
pada bidang pekerjaan kami dengan mendukung keadaan yang konsisten dengan
keselamatan dan perawatan yang efektif. Hal ini memungkinkan kaum muda untuk
berkembang dengan kesempatan yang optimal dalam hidup.
AVI mendukung hak-hak berdasarkan kepada pendekatan terhadap perlindungan anak-anak
dan remaja dan memiliki tolak ukur yang diharapkan dalam perilaku seluruh pegawai,
peserta dan orang-orang yang terkait dengan AVI. AVI mendorong budaya diskusi terbuka
atas permasalahan mengenai pengamanan dan perlindungan anak-anak dan remaja.
Langkah-langkah ini memperdayakan pegawai dan peserta AVI untuk meningkatkan
kepedulian mengenai kesejahteraan anak-anak dan remaja dan mencari bimbingan.
AVI menilai dan mengatur resiko yang terjadi terhadap anak-anak dan remaja di seluruh
bidang usaha kami.
Kebijakan ini menguraikan secara singkat kerangka kerja yang digunakan AVI untuk
memastikan kami telah sesuai dengan tanggung jawab bersama untuk memberi masukan
dan menjaga lingkungan yang aman bagi anak-anak dan remaja.
Panduan Perlindungan untuk Anak AVI menguraikan secara singkat sistem-sistem yang
digunakan ketika sebuah masalah/kekhawatiran dikemukakan
2. Ruang Lingkup
Kebijakan ini memiliki kepentingan untuk seluruh orang atau organisasi yang terkait dengan
AVI atau kegiatannya, termasuk:
1
Anggota dewan AVI
AVI mengartikan ‘anak-anak dan remaja’ sebagai individu yang berusia di bawah 18 tahun.
-
Pegawai AVI di Australia dan di negara lain (termasuk pegawai kontrak)
Peserta program AVI dan anak-anak pada semua program-program yang dikelola
oleh AVI.
Sukarelawan dan pegawai magang AVI.
Mitra organisasi luar negeri (dimana peserta program AVI saat ini ditempatkan).
Kontraktor dan penyedia jasa (yang tidak secara langsung diawasi oleh pegawai AVI).
Siapa saja yang mewakili sebuah organsisasi atas permintaan AVI.
Kebijakan ini meliputi masalah-masalah tentang bahaya terhadap anak-anak dan remaja
yang disebabkan oleh karyawan AVI, para peserta program atau orang-orang yang
terkait. Peristiwa yang akan membahayakan anak-anak dan remaja yang disebabkan
oleh tindakan host organisasiyang berada di luar lingkup dari kebijakan ini. Akan tetapi,
AVI akan berusaha keras untuk menanggapi kasus-kasus tersebut dengan memberikan
dukungan, saran dan memberi pengarahan dan melapor kepada pihak yang berwenang
bila diperlukan dan dirasa sesuai.
Kebijakan ini berlaku untuk pegawai dan orang-orang yang terkait dalam bidang kerja
mereka dan saat mewakili AVI, berlaku untuk peserta-peserta program dalam berbagai
tingkatan ketika mereka sedang bertugas.
3. Prinsip-prinsip Panduan
Kepentingan dari Anak-anak adalah yang Utama
Pertimbangan dari hal-hal yang terbaik untuk anak adalah kunci dari keputusan apa pun
dalam tugas kami . Kami akan dibimbing oleh pihak ahli yang sesuai tapi kebijakan kami
bisa saja melampaui hal-hal yang sudah ada tersebut (yaitu AVI tidak akan perlu dibatasi
dalam merespon untuk mematuhi dengan pihak berwenang yang bersangkutan).
Mengamankan dan Melindungi Anak-anak adalah Tanggung Jawab Bersama
Adalah tanggung jawab setiap orang untuk mempertahankan kewaspadaan,
mempraktekkan manajemen resiko, dan untuk mendukung kesempatan hidup yang
optimal untuk anak-anak dan remaja.
Mengambil Pendekatan Manajemen Resiko
AVI menyadari bahwa pekerjaan yang kami lakukan berhubungan dengan resiko
perlindungan anak. Kami berkomitmen untuk mengidentifikasi dan meminimalisasi
resiko yang dapa dihindari, dan mengurangi dampak serta resiko yang tak dapat
dihindari ketika mereka muncul.
Mengenali Hak-hak Anak-anak
Convention on the Rights of the Child Dewan PBB2 mendukung pendekatan AVI dalam
membuat keputusan akan pengamanan dan perlindungan anak-anak dan remaja. AVI
akan mendukung hak-hak anak-anak untuk hidup, pertahanan dan perkembangan
2
Persatuan Bangsa-bangsa, 1989, Convention on the Rights of the Child..
hidup; partisipasi, tidak membeda-bedakan mereka untuk dipertimbangkan dalam
pengambilan keputusan.
4. Peran-peran dan Tanggung Jawab-tanggung jawab
AVI mempertimbangkan bahwa perlindungan dan pengamanan anak-anak dan remaja
adalah tanggung jawab bersama.
AVI, melalui petugas perlindungan anak yang telah ditunjuk, akan mendukung kesadaran
dan perilaku yang diharapkan untuk semua pegawai dan peserta-peserta program
melalui pelatihan yang teratur, prosedur yang jelas dan mendorong budaya diskusi
terbuka dan manajemen resiko yang proaktif tentang perlindungan dan pengamanan
anak-anak.
AVI akan mengambil semua tindakan pencegahan yang masuk akal untuk memastikan
bahwa pegawai AVI dan peserta-peserta program telah lulus penyaringan dan tidak
menimbulkan resiko yang tidak dapat diterima untuk anak-anak. Dimana AVI
bertanggung jawab secara langsung dalam penarikan tenaga kerja, kami akan secara
konsisten menerapkan prosedur perekrutan yang kuat. Pegawai dan peserta-peserta
program yang bekerja dengan anak-anak harus sesuai dengan kriteria perlindungan anak
yang dinilai melalui pemeriksaan catatan kriminal (bila sesuai), pemeriksaan dari
peninjau secara lisan dan wawancara-wawancara berdasarkan perilaku.
Catatan: Tidak semua pegawai memiliki catatan kriminal yang telah diperiksa.
Semua orang yang terkait diharuskan untuk mematuhi ‘Perilaku yang Diharapkan dalam
Bekerja dengan Anak-anak’ (lampiran 1) sebagai syarat dalam keterlibatan bersama AVI.
Hal ini meliputi persetujuan untuk melapor kepada AVI kapan saja mereka memiliki
alasan yang masuk akal bahwa seorang anak atau remaja telah disakiti atau memiliki
potensi beresiko untuk disakiti oleh pegawai, peserta-peserta program atau rekan AVI
atau rekan organisasi di luar negeri.
Pihak Eksekutif bertanggung jawab untuk mengatur dan merespon kekhawatiran apa
pun akan perlindungan anak. Petugas perlindungan anak akan memberikan dukungan
tambahan kepada pihak Eksekutif selama proses mengatur dan merespon kekhawatirankekhawatiran.
Jika, setelah pemeriksaan resmi, seseorang atau organisasi-organisasi tercakup dalam
kebijakan ini dinilai menimbulkan resiko yang tak dapat diterima kepada anak-anak; AVI
akan mengambil tindakan yang sesuai seperti yang telah ditentukan oleh pihak
Eksekutif. Hal ini bisa melibatkan pemindahan ke pekerjaan-pekerjaan yang tidak
melibatkan resiko terhadap anak-anak dan remaja atau penghentian dari pekerjaan atau
penugasan.
5. Prosedur-prosedur Pelaporan
Ketika bekerja di luar negeri, pegawai dan peserta-peserta program atau orang dan
organisasi-organisasi yang terkait dapat memantau kejadian-kejadian dimana anak-anak
dan remaja disakiti atau beresiko untuk disakiti oleh orang tua mereka, penjaga-penjaga
atau dalam lembaga seperti sekolah, rumah yatim-piatu atau rumah sakit. Melaporkan
dengan segera peristiwa-peristiwa tersebut kepada pihak berwenang setempat tidak
selalu menjadi kepentingan-kepentingan yang utama bagi anak yang terlibat
sebagaimana banyak negara-negara tidak memiliki sumber daya-sumber daya, agensiagensi atau jasa-jasa pendukung yang tersedia untuk mengatasi situasi semacam ini
dengan efektif.
Pegawai, peserta-peserta program dan orang-orang yang terkait harus melapor kepada
AVI ketika mereka memiliki keyakinan yang masuk akal bahwa seorang anak atau
remaja telah disakiti atau berpotensi untuk disakiti:
- Saat hal tersebut disebabkan oleh tindakan oleh seorang pegawai, peserta program
atau rekan AVI
- Saat hal tersebut disebabkan oleh tindakan oleh pegawai atau mitra dari organisasi
rekan AVI di luar negeri.
Rekan organisasi-organisasi luar negeri dimana peserta-peserta program AVI pada saat
itu ditempatkan juga disarankan untuk memberitahu AVI bila mereka memiliki
keyakinan yang masuk akal bahwa seorang anak atau remaja telah disakiti atau
berpotensi untuk disakiti.
Laporan harus dibuat untuk salah satu:
- AVI Country Manager/Program Coordinator yang sesuai
- Manajer Senior yang sesuai (Operasi Daerah/Proyek-proyek Internasional)
- Petugas perlindungan anak AVI
- Pihak Eksektuif (hal ini bisa dilakukan melalui surat elektronik
[email protected])
ke
Kekhawatiran yang dilaporkan meliputi:
- Pengamatan atau berkas (dari orang dewasa atau anak) akan penyiksaan yang
sesungguhnya terhadap seorang anak
- Pengamatan atau berkas dari resiko yang berpotensi akan penyiksaan kepada
seorang anak
- Pelanggaran dari kebijakan perlindungan anak AVI atau ‘Perilaku yang Diharapkan’
- Keadaan atau lingkungan dimana bekerja menentang atau memberi ancaman
kepada hak-hak anak-anak
- Pengamatan atau berkas akan perilaku yang dapat dianggap perawatan
- Materi-materi eksploitasi anak yang diterima melalui peralatan elektronik AVI (hal ini
bisa termasuk, tapi tidak terbatas akan, pesan SPAM (sampah internet), pesan-pesan
pop up, pesan singkat, surat-surat elektronik, komunikasi melalui media sosial)
6. Pelaksanaan dalam AVI
Semua kekhawatiran yang dilaporkan akan dikaji (menurut proses pengkajian resiko
dalam Panduan Perlindungan Anak AVI), didokumentasikan dalam Catatan Resiko
Perlindungan Anak oleh petugas perlindungan anak, dan ditetapkan peringkat
resikonya). Peringkat resiko akan menentukan bagaimana sebuah kasus ditanggapi
(seperti yang diuraikan dalam Panduan Perlindungan Anak AVI). Catatan Resiko
Perlindungan Anak tidak mengidentifikasi perorangan. Rincian identifikasi hanya akan
digunakan dalam berkas rahasia.
7. Kerahasiaan
AVI akan memastikan bahwa setiap kekhawatiran yang muncul akan ditangani sesuai
prinsip dari kerahasiaan, keamanan, ketidakberpihakan, prosedur yang adil, ketepatan
waktu dan akurasi.
Semua kekhawatiran, dan semua nama orang-orang yang terlibat, akan ditangani
dengan keyakinan yang ketat. Rincian-rincian hanya akan diungkapan pada landasan
“harus tahu”, jika diperlukan oleh pihak hukum Australia atau lokal yang sesuai, atau
ketika pemberitahuan kepada polisi atau pihak berwenang yang sesuai telah
disampaikan. Dimohon untuk mengacu pada Kebijakan Privasi AVI.
8. Konsekuensi
AVI berkomitmen untuk menghindari seseorang bekerja dengan anak-anak dan remaja
jika mereka menimbulkan resiko yang tidak dapat diterima. Setelah melakukan
penyelidikan resmi, pelanggaran yang telah dipastikan dari Perilaku yang Diharapkan
Untuk Bekerja bersama Anak-anak dapat merujuk pada penyuluhan prosedur-prosedur
kinerja dan kedisiplinan untuk pegawai, atau pemberhentian dari sebuah tugas untuk
peserta-peserta.
Pegawai AVI, peserta-peserta program dan orang-orang yang terkait harus bisa
meyakinkan bahwa tidak akan ada tindakan yang diambil untuk menentang mereka yang
telah melaporkan, dengan itikad baik, kekhawatiran-kekhawatiran yang melibatkan
sebuah pelanggaran dari Kebijakan Perlindungan Anak AVI atau Kode Etik yang sesuai
(termasuk Perilaku yang Diharapkan dalam Bekerja dengan Anak-anak). Akan tetapi, jika
pegawai dan peserta-peserta AVI dengan sadar dan sengaja membuat laporan palsu
atau informasi dengan niat yang tidak baik tentang pegawai dan peserta-peserta AVI,
laporan palsu tersebut akan mengarah kepada tindakan pendisiplinan.
9. Kebijakan-kebijakan Terkait
Pedoman Perlindungan Anak
Kesepakatan Perusahaan
Kebijakan Tugas-tugas Internasional
Kebijakan-kebijakan HR Terkait
Perilaku yang Diharapkan dalam Bekerja dengan Anak-anak
Kebijakan Privasi
Kebijakan Perlindungan Anak AusAID
10. Referensi-referensi
Konvesi Dewan PBB dalam Hak-hak Anak-anak
Kode Etik ACFID
11. Riwayat Pembaruan
Februari 2007
Nomor
Pembaru
an
1.0
November 2008
1.3
Januari 2009
1.5
Juni 2009
Juni 2010
1.6
2.0
Oktober 2013
3.0
Tanggal
Perubahan (-perubahan)
Pemenuhan Persyaratan AusAID –
peluncuran kebijakan Maret 2008
Menggabungkan rancangan AVI
dengan Kebijakan CP AusAID Maret
2008; Memasukkan komentarkomentar AVI CPWG & Childwise
Tambahan-tambahan ACFID Child
Rights Working Group & AVI TL
Penyuntingan keseluruhan
Penghapusan dari elemen-elemen
prosedur dan klausul manajemen
resiko.
Prosedur juga mengalami sedikit
perubahan
Penyuntingan keseluruhan
Bagian-bagian
Referensi
Asosiasi Anak-anak
Cacat
Ijin dari
penjaga/orangtua
Bagian 6&7
dirubah. Bagian 8
dihapus.
12. Kosa Kata
Pegawai AVI: Semua pegawai AVI dan pegawai internasional yang saat ini memiliki
kontrak kerja dengan AVI.
Orang-orang terkait: Meliputi anggota-anggota dewan, sukarelawan-sukarelawan
perkantoran dan karyawan-karyawan magang, kontraktor-kontraktor dan penyediapenyedia jasa dan siapa saja yang mewakili sebuah organisasi atas permintaan AVI.
Anak-anak dan remaja: untuk tujuan-tujuan dalam kebijakan ini AVI
mempertimbangkan seorang anak atau remaja sebagai individu yang berusia di bawah
18 tahun.
Penyiksaan anak: baik anak laki-laki dan anak perempuan dapat menjadi korban dari
penyiksaan anak-anak, dan penyiksaan dapat diakibatkan ke seorang anak oleh laki-laki,
perempuan atau anak yang lebih tua usianya. Hal ini termasuk penyiksaan fisik,
penyiksaan seksual, menelantarkan atau kelalaian dalam perawatan, eksploitasi secara
komersial dan lain-lain. Hal yang berakibat kerugian yang potensial terhadap kesehatan,
perkembangan dan martabat anak.
-
-
-
-
Penyiksaan secara fisik: hal yang disengaja menyebabkan kerugian secara fisik
kepada seorang anak. Hal ini bisa dalam bentuk menampar, meninju, mengguncang,
menendang, membakar, mendorong, menggigit, mencekik, meracuni atau hal-hal
fisik lainnya yang menyakiti anak.
Penyiksaan secara emosional: melibatkan pola perilaku oleh orang-orang dewasa
kepada anak-anak, yang termasuk ancama-ancaman, penolakan, mengucilkan,
meremehkan, memberi julukan atau bentuk non-fisik kejam lainnya atau menolak
untuk merawat dimana hal itu mengikis kompetensi sosial dan harga diri seiring
dengan waktu.
Menelantarkan atau kelalaian dalam perawatan: adalah kelalaian untuk
menciptakan kondisi-kondisi yang penting bagi perkembangan fisik dan emosi dan
kesejahteraan seorang anak – dalam konteks sumber daya-sumber daya yang layak
tersedia di dalam keluarga atau para pengasuh.
Penyiksaan secara seksual: terjadi ketika seseorang menggunakan kekuasaan dan
kekuatannya untuk melibatkan seorang anak dalam aktifitas seksual. Perilaku
penyiksaan secara seksual termasuk memegang alat kelamin, masturbasi, oral seks,
penetrasi melalui vagina atau secara anal oleh penis, jari atau objek lainnya,
pornografi. Baik anak laki-laki maupun anak perempuan dapat menjadi korbankorban dari penyiksaan secara seksual.
Eksploitasi anak: eksploitasi anak secara komersil atau lainnya merujuk kepada
penggunaan anak dalam pekerjaan atau aktifitas-aktifitas lainnya untuk keuntungan
orang lain yang tidak dapat diterima karena hal tersebut mengurangi masa kecil,
perkembangan dan martabat mereka. Hal ini termasuk, tapi tidak terbatas akan,
buruh anak-anak dan prostitusi anak.
Eksploitasi anak secara material (dan/atau pornografi anak): Sesuai dengan
Optional Protocol to the Convention on the Rights of the Child, ‘pornografi anak’
berarti “perwakilan apa pun, dengan arti apa saja, seorang anak terlibat dalam
aktifitas-aktifitas seksual secara eksplisit secara langsung maupun secara simulasi
atau perwakilan apa saja dari bagian-bagian seksual dari seorang anak untuk tujuan
seksual.
Buruh anak: pekerjaan yang tidak sesuai karena anak-anak yang terlibat terlalu
muda, pekerjaan tersebut mengurangi masa kecil dan martabat mereka, karena hal
tersebut mengganggu pendidikan mereka3.
Perlindungan anak: aktifitas-aktifitas yang dirancang untuk mencegah dan merespon
kerugian yang disengaja maupun yang tidak disengaja kepada anak-anak dan remaja.
Tujuan dari perlindungan anak adalah untuk mendukun, melindungi dan memenuhi
hak-hak anak-anak untuk mendapat perlindungan dari penyiksaan, penelantaran,
eksploitasi dan kekerasan.
Pengamanan anak: aktifitas-aktifitas yang dirancang untuk memastikan
keselamatan, kesejahteraan, dan perlindungan dari anak-anak dengan mendukung
kondisi-kondisi yang konsisten dengan perawatan yang aman dan efektif dan yang
dapat membuat anak-anak dan remaja berkembang dengan kesempatan hidup yang
optimal.
Perawatan: perilaku-perilaku yang digunakan untuk memmbentuk hubungan
istimewa atau berdasarkan kekuatan. Prosesnya dirancang untuk membangun
kepercayaan keluarga dan anak dan membuatnya lebih mudah untuk seseorang
untuk melakukan penyiksaan.
Lampiran 1
Perilaku yang Diharapkan dalam Bekerja dengan Anak-anak
Dalam menandatangi (masukkan perjanjian yang sesuai), Anda telah mengetahui dan setuju
untuk mematuhi perilaku-perilaku yang diharapkan:
-
-
-
Saya Akan:
Memperlakukan anak-anak dengan rasa hormat tanpa memandang ras, warna kulitm jenis
kelamin, seksualitas, bahasa, agama, politik atau saran lain, kewarganegaraan, etnik,asal
usul sosial, harta kekayaan, keketerbatasan, kelahiran atau status lainnya.
Kapan pun memungkinkan, memastikan bahwa ada kehadiran orang dewasa lainnya ketika
sedang terlibat dengan anak-anak.
Menggunakan teknologi dan peralatan-peralatan elektronik dengan rasa tanggung jawab
untuk memastikan anak-anak tidak dieksploitasi atau dilecehkan.
Segera melaporkan kekhawatiran dan dugaan apa pun yang menyangkut penyiksaan anak
dan pelanggaran kebijakan kepada Country Manager/Project Coordinator/petugas
perlindungan anak AVI
Mematuhi undang-undang Australia dan daerah lokal yang relevan, termasuk undangundang tenaga kerja, yang berhubungan dengan buruh anak.
Mencari dukungan dari Country Manager/Project Coordinator/petugas perlindungan anak AVI
dalam hal apa pun ketika kewajiban melapor menjadi syarat dari undang-undang Australia
atau undang-undang internasional.
-
3
Segera memgungkapkan seluruh tuduhan, keyakinan dan hasil-hasil apa pun dari pelanggaran
yang berkaitan dengan anak, yang telah terjadi atau terjadi saat saya bergabung dengan AVI.
Artikel 32 dari UNCRC mengakui hak anak-anak dapat dilindungi dari eksploitasi ekonomi dan pekerjaan yang
berbahaya. Lihat juga ILO Minimum Age Convention (no. 138) dan Worst Forms of Child Labour Convention
(182) www.ilo.org/ipec/facts/lang--en/index.htm
Saya tidak akan:
- Menggunakan bahasa atau melakukan pelecehan, penyiksaan, provokatif secara seksual,
merendahkan, atau berlaku tidak pantas secara budaya, kepada, atau ketika ada kehadiran
anak-anak
- Terlibat dalam bentuk hubungan atau aktifitas seksual apa pun, termasuk embayar untuk
layanan atau aksi seksual, dengan anak di bawah usia 18 tahun
- menggunakan media sosial untuk mengeksploitasi, atau melecehkan atau berteman dengan
tujuan pelecehan seksual anak-anak.
- Menggunakan teknologi atau peralatan-peralatan komunikasi untuk menciptakan atau
mengakses materi-materi eksploitasi anak
- Mengundang anak-anak tanpa pendamping ke rumah saya kecuali mereka dalam resiko
terluka atau bahaya fisik.
- Melakukan hal-hal yang bersifat pribadi dimana seorang anak bisa melakukannya sendiri,
seperti membantu ke kamar kecil atau mengganti baju. Bila sangat diperlukan, saya akan
melakukannya didampingi orang dewasa lainnya.
- Tidur dekat dengan anak-anak kecuali sangat diperlukan, dalam hal ini saya harus mendapat
ijin yang jelas dari orangtua/pengasuh, memastikan bahwa ada kehadiran orang dewasa
lainnya dan memberitahu AVI.
- Menyediakan transportasi pribadi kepada anak-anak kecuali sangat diperlukan, dalam hal ini
saya harus mendapat ijin yang jelas dari orangtua/pengasuh, memastikan bahwa ada
kehadiran orang dewasa lainnya dimana pun yang memungkinkan dan memberitahu AVI
- Menggunakan hukuman secara fisik kepada anak-anak dalam bidang pekerjaan saya,
terlepas dari norma-norma komunitas
- Bertukar hadiah dengan anak-anak untuk tujuan mendapatkan kepercayaan mereka dengan
niat pelecehan seksual
- Tidak memperkerjakan anak-anak untuk kerja domestik dan lainnya yang tidak sesuai
mengingat usia, tahapan perkembangan mereka, yang mengganggu waktu untuk pendidikan
dan aktifitas-aktifitas rekreasi mereka, atau yang menempatkan mereka dalam resiko terluka
yang besar
Ketika menggunakan fotografi atau memfilmkan anak-anak untuk tujuan-tujuan pekerjaan
-
Saya akan:
Mendapatkan persetujuan tertulis/lisan menggunakan AVI consent to use images forms
(formulir persetujuan AVI untuk menggunakan gambar-gambar/foto-foto)
Memastikan bahwa penggunaan oleh saya foto-foto anak konsisten dengan komitmen AVI
akan keselamatan, kesejahteraan dan keamanan anak-anak dan remaja
-
-
foto-foto tidak akan membahayakan anak-anak dan tidak secara langsung atau tidak
langsung mengungkapkan rincian-rincian pribadi (misalnya status HIV, rincian-rincian lokasi
yang spesifik)
- Memastikan foto-foto tidak mengekspos anak-anak ke arah pembalasan yang negatif
dengan cara menghubungkan mereka ke pendapat-pendapat, peristiwa-peristiwa atau
kondisi-kondisi yang kontroversial dalam komunitas mereka
- Memastikan foto-foto memperlihatkan anak-anak dalam cara yang terhormat dan
bermartabat, berpakaian secara layak dan bukan representasi seksualisasi
Label-label arsip, meta data atau deskripsi teks tidak mengungkapkan informasi yang bersifat
mengidentifikasi tentang seorang anak ketika mengirimkan foto-foto secara elekronik atau
menerbitkan foto-foto dalam bentuk apa pun.
Fly UP