...

Uskup Koptik Menyarankan Para Wanita Mesir

by user

on
Category: Documents
0

views

Report

Comments

Transcript

Uskup Koptik Menyarankan Para Wanita Mesir
Uskup Koptik Menyarankan Para Wanita Mesir Untuk Berpakaian Sederhana Seperti 'Wanita Muslim dan B
Friday, 01 June 2012 08:45
Mediaumat.com, Kairo- Seorang Uskup Koptik Mesir membuat marah para wanita Kristen di
negara itu setelah dia mengatakan pada tanggal 18 Mei bahwa mereka seharusnya berpakaian
lebih sopan, "seperti saudara Muslimah mereka" dan mengikuti teladan mereka, Guardian
melaporkan awal pekan ini.
"Bunda Maria biasa memakai tarha (syal panjang yang menutupi rambut), mengapa anda tidak
mengikuti contohnya dan menutup rambut?" kata uskup, yang merupakan salah seorang calon
bagi kursi kepausan Gereja Ortodoks Koptik, mengatakan baru-baru ini.
Komentar itu tampaknya dibuat mengingat fakta bahwa sebagian besar perempuan Muslim di
Mesir saat ini berkerudung, sementara para wanita Koptik baru-baru ini mengatakan bahwa
mereka semakin sering dihina di masyarakat karena tidak menutupi rambut mereka, sesuai
dengan cara berpakaian yang khas Islam.
"Wanita, Muslim dan Kristen, yang tidak menutupi rambutnya atau memakai pakaian berlengan
setengah panjang menjadi sasaran ejekan, diludahi dan dalam beberapa kasus mendapat
kekerasan fisik," lapor koran itu.
Seorang wanita Koptik mengatakan kepada surat kabar Inggris bahwa dia, bersama dengan
para perempuan Muslim yang tidak menutup rambut mereka, dimarahi oleh orang-orang yang
lewat, dan mengatakan kepada mereka "Anda tunggu saja, orang-orang yang membuat anda
menutupi rambut Anda dan membuat Anda tinggal di rumah akan datang dan tidak akan (ada)
lagi penampilan kotor seperti ini. "
Peristiwa politik terakhir yang terjadi di Mesir setelah revolusi rakyat yang menggulingkan
pemerintah otokrasi tahun lalu, telah menyaksikan peningkatan kehadiran Islam politik.
1/3
Uskup Koptik Menyarankan Para Wanita Mesir Untuk Berpakaian Sederhana Seperti 'Wanita Muslim dan B
Friday, 01 June 2012 08:45
Setelah pemungutan suara pada akhir tahun 2011, para politisi Islam memenangkan kursi
mayoritas di parlemen, sementara calon dari Ikhwanul Muslimin berhasil mencapai pemilihan
presiden putaran kedua bulan depan.
Pemerintah terdahulu, yang dipimpin oleh presiden terguling Hosni Mubarak, dikenal telah
sangat menekan Ikhwanul Muslimin dan melarang mereka masuk dalam urusan politik negara
itu.
Kristen Koptik di Mesir, yang mencapai sekitar 10 persen dari jumlah penduduk yakni
mendekati angka 85 juta, telah menunjukkan kekhawatiran pada prospek pemerintahan Islam di
Mesir.
Kaum wanita Kristen mengungkapkan kemarahan mereka pada komentar Bishoy, uskup
terebut, dengan melakukan protes pada kantor Patriarkat Koptik di Abbassiya pada tanggal 18
Mei yang juga dihadiri oleh 50 pria dan wanita. Para pengunjuk rasa percaya bahwa pernyataan
uskup itu merupakan "instrumentalisasi politik bagi wanita Koptik," lapor koran itu.
Bishoy dituduh oleh para wanita Koptik itu mencoba merayu kelompok Islamis "dengan
menunjukkan bahwa dia bersedia mematuhi cara berpakaian mereka bagi wanita," dalam apa
yang mungkin akan dikenakan terhadap kaum wanita, di bawah hukum Syariah, jika Ikhwanul
Muskimin memenangkan kursi presiden.
Namuun calon kelompok Islam, Mohammed Mursi, menghapus kekhawatiran tersebut pada
minggu ini. Untuk menarik suara dari para wanita muslim yang tidak berkerudung dan wanita
Kristen, Mursi mengatakan bahwa dia tidak akan memaksakan cara berpakaian wanita
Muslimah jika dia memangku jabatan presiden.[] rz
2/3
Uskup Koptik Menyarankan Para Wanita Mesir Untuk Berpakaian Sederhana Seperti 'Wanita Muslim dan B
Friday, 01 June 2012 08:45
3/3
Fly UP