...

Nasdem: Ahok-Djarot Punya Basis Dukungan Lebih Kuat

by user

on
Category: Documents
0

views

Report

Comments

Transcript

Nasdem: Ahok-Djarot Punya Basis Dukungan Lebih Kuat
Nasdem: Ahok-Djarot Punya Basis Dukungan Lebih Kuat
Selasa, 7 Juni 2016 | 21:07 WIB
Kompas.com/Kurnia Sari Aziza Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dan Wakil Gubernur DKI
Jakarta Djarot Saiful Hidayat saat melayani wawancara wartawan, di Balai Kota, Minggu (16/8/2015).
Terkait

Beri Sinyal PDI-P Buka Peluang untuk Ahok, Aria Bima dan Charles Dianggap "Gatal"

DPD PDI-P DKI Jakarta Tegaskan Usung Cagub Lewat Parpol

Djarot: PDI-P Leluasa Hadapi Pilkada DKI 2017

"Kalau PDI-P Meminang Ahok, Saya Katakan Pasti Tidak"

Aria Bima dan Charles Honoris Ditertawai karena Komentari Ahok Tanpa Koordinasi PDI-P

Politisi PDI-P: We Did More Than Enough untuk Ahok...
JAKARTA, KOMPAS.com – Anggota Dewan Pakar Partai Nasdem Taufiqulhadi
menegaskan, partainya tak mempersoalkan siapa pun yang nantinya akan menjadi
pasangan Basuki Tjahaja Purnama saat Pilkada DKI mendatang.
Kendati demikian, jika Ahok ingin berpasangan dengan politisi PDI Perjuangan, Djarot
Saiful Hidayat, hal itu dinilai lebih baik.
“Kalau misalnya dengan Pak Djarot, maka kami dengan happy akan mengusung pasangan ini.
Pasangan ini mempunyai basis yang lebih kuat dan itu lebih bagus,” kata Taufiq di
Kompleks Parlemen, Selasa (7/6/2016).
(Baca: Kata Wasekjen PDI-P, Kalau Mau Bertobat, Ahok Bisa Diusung)
Nasdem, kata dia, tidak akan mencampuri urusan Ahok apabila mantan Bupati Belitung
Timur itu membangun komunikasi dengan PDI Perjuangan.
1
Hanya saja, ia mengatakan, jika Ahok berhasil mendapatkan dukungan PDI Perjuangan
dan berpasangan dengan Djarot, maka jalan untuk mendapatkan kemenangan saat Pilkada
lebih mulus.
“Kami juga lebih memiliki rasa percaya diri untuk mendukung,” tegasnya.
Politisi PDI Perjuangan, Charles Honoris sebelumnya mengaku, partainya saat ini telah
mengantongi beberapa nama hasil survei internal yang akan diusung pada Pilgub DKI
Jakarta 2017. Namun, dia menyatakan, hasil survei tersebut tidak bisa dipublikasikan.
(Baca: PDI-P Sudah Kantongi Hasil Survei, Paling Rasional Dukung Ahok-Djarot)
"Survei internal sudah selesai, tetapi tak bisa dipublikasikan karena itu milik partai, ada
beberapa nama termasuk dari internal," kata Charles saat diwawancarai di Kompleks
Parlemen, Senayan, Selasa (7/6/2016).
Saat ditanya mengenai kemungkinan mengusung calon internal pada Pilgub DKI, Charles
justru menyatakan hal yang sebaliknya.
"Stok calon dari internal pastinya ada, tetapi langkah paling rasional ya tetap mengusung
petahana, yakni Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat. Tingkat kepuasan publik
mereka masih tertinggi, 82,8 persen," kata dia.
"Saya kan juga anggota DPR dari dapil DKI, dan masyarakat di dapil saya juga banyak
yang bilang mereka maunya sama Ahok-Djarot lagi," lanjut dia.
Kompas TV PDI-P Mulai Menyaring Calon Gubernur
2
Fly UP