...

PENDAHULUAN Fungsi Jembatan Condet sangat vital sebagai

by user

on
Category: Documents
0

views

Report

Comments

Transcript

PENDAHULUAN Fungsi Jembatan Condet sangat vital sebagai
PENDAHULUAN

Fungsi Jembatan Condet sangat vital sebagai penghubung kawasan Condet Jakarta Timur dengan kawasan Pasar Minggu
Jakarta Selatan

Jembatan Gantung Condet hanyut diterjang banjlr Kali Ciliwung bulan Februari 2007 mengakibatkan terputusnya akses kedua
kawasan tersebut

Ketinggian Jembatan Condet yang dibangun kembali disesuaikan dengan peil banjir, yaitu ± 5,4 meter dari muka lantai
jembatan lama
PERMASALAHAN

Akses ke lokasi sempit, berliku dan terjal, baik dari arah Condet maupun Pasar Minggu

Ukuran material baja per segmen girder relatif besar yaitu H-beam 1,2 m, panjang 12 m, berat 4 ton

Bentang jembatan 80 m terdiri 2 x 15 m di bantaran dan 50 m di atas sungai Ciliwung. Tidak memungkinkan dipasang pier
ditengah sungai.

Alat berat seperti alat pancanq, c r a n e , t o w e r c r a n e dan truk tidak bisa masuk ke lokasi

Ada warga yang mengaku memiliki lahan pada oprit jembatan, sehingqa pembangunan jembatan tidak bisa dimulai sebefum
dilakukan pembayaran ganti rugi

Lahan di sisi Condet sangat terbatas
UPAYA YANG SUDAH DILAKUKAN

Untuk memudahkan mobilisasi material girder ke lokasi, segmental girder dipotong menjadi 6 m sehingga bisa lewat di
tikungan dan berat baja turun menjadi 2 ton per segmen.

Segmen girder digotong/diseret oleh pekerja dan untuk menjaga agar posisi material baja tetap terkendali, digunakan mobil
bak untuk menahan luncuran/ rem.

Karena alat pancang tidak bisa dimobilisasi maka digunakan pondasi sumuran

Karena alat c r a n e / t o w e r c r a n e tidak bisa dimobilisasi serta tidak memungkinkan dipasang perancah/s c a f f o l d i n g
d\tengah sungai maka untuk L a u n c h i n g g i r d e r dilakukan secara manual yaitu dengan menyiapkan alat-alat bantu seperti
portal pipa baja yang berfungsi sebagai gantungan kabel baja { s t e e l w i r e r o p e ) 0 1 inch, untuk selanjutnya girder H-beam
seberat 20 ton diseberangfan dengan cara menggantungkan pada kabel baja dan dibantu alat angkat takal C h a i n b l o c k .

Kegiatan launching g i r d e r d a p a t dilakukan namun berjalan sangat lambat karena serba manual yang sangat berbahaya
terhadap keselamatan pekerja.
KONDISI OPRIT SISI CONDET

Karena keterbatasan lahan, oprit hanya dapat dibuat sepanjang 10 meter dari kepala jembatan (abutment) dengan kemlringan
± 31 % atau 17,5°

Untuk mengantisipasi kemiringan tersebut, selebar 1 meter dari 3 meter lebar oprit akan disediakan tangga (trap) untuk pejalan
kaki

Kondisi ini hampir sama dengan kemiringan jalan akses ke Jembatan Condet dari arah Condet
KONDISI SAAT INI

Realisasi progress sampai tanggal15 Desember 2007 hanya mencapai 85 %

Sejak Januari 2008 tetap dilanjutkan penyelesaiannya, sehingga ± 15% dari nilai kontrak jembatan Condet, diselesaikan di luar
masa kontrak

Untuk pembayaran sisa 15% dari nilai kontrak belum ada kejelasan
USULAN

Pembayaran sisa pekerjaan sebesar 15 % dilakukan dengan mengikuti ketentuan bayar utang atau DPA Lanjutan (DPAL)
yang diatur dalam Permendagri No. 13 Tahun 2006 dengan cara alternatif sbb :

Alternatif 1 :
Penyelesaian melalui bayar utang, namun menqingat penyelesaian melewati tahun anggaran 2007 cfikenakan dencla
maksimum sebesar 5 %

Alternatif 2 :
Melalui proses penunjukan langsung kepada rekanan terdahulu dimana anggarannya diusulkan pada perubahan anggaran
tahun 2008
Fly UP