...

Pengenalan Psikologi Islam - al

by user

on
Category: Documents
0

views

Report

Comments

Transcript

Pengenalan Psikologi Islam - al
Pengenalan Psikologi Islam
(minggu 1)
Pensyarah
Ustazah Nek Mah Bte Batri
Master in Islamic Education
Calon Doktor Fiqh Sains & Teknologi
Calon Doktor Pendidikan Agama Islam
Pengenalan Psikologi Islam
Definisi Psikologi
Dalam buku “Psikologi dan
Beberapa Aspek Kehidupan
Rohaniah Manusia”
H.M.Arifin
Ilmu pengetahuan yang mempelajari atau menyelidiki
pengalaman yang timbul dalam diri manusia seperti
pengalaman pancaindra, merasakan sesuatu, berfikir,
berkehendak dan bukan mempelajari pengalaman yang di
luar diri manusia.
Nek Mah Batri -MA
Pengenalan Psikologi Islam
Sejarah Psikologi
• Psikologi dipercayai lahir daripada gabungan falsafah yang
mengkaji asas pengetahuan serta pemikiran manusia dan
bidang biologi yang mengkaji kefungsian hidup individu serta
saintifik.
• Bidang ini telah lama berkembang sejak zaman kegemilangan
tamadun purba Mesir, Greek, China dan India (Lowenthal) .
• Perkataan psikologi berasal daripada gabungan dua perkataan
Greek psyche yang bermakna jiwa atau semangat dan
perkattan logy yang berasal daripada logos yang membawa
makna “pengkajian mengenai sesuatu”.
Nek Mah Batri -MA
Pengenalan Psikologi Islam
Buku Psikologi
Pendidikan
(Atan,1978)
Buku Psikologi Sosial
(Maarof Redzwan,
2001)
• Pengkajian
berkenaan jiwa
atau semangat
• Sains yang mengkaji
proses mental dan
tingkahlaku manusia
Nek Mah Batri -MA
Pengenalan Psikologi Islam
Fuad Nashori
(2004:146)
Hana Djumhana
Bastaman
(2005:10)
Perspektif Islam terhadap psikologi modern
dengan membuang konsep-konsep yang tidak
sesuai dan bertentangan dengan Islam
Psikologi berdasarkan citra manusia menurut
ajaran Islam, yang mempelajari keunikan
dan pola perilaku manusia sebagai ungkapan
pengalaman interaksi dengan diri sendiri,
lingkungan sekitar dan alam kerohanian
dengan tujuan meningkatkan kesehatan
mental dan kualitas beragamaan.
Pengenalan Psikologi Islam
Psikologi Islam adalah satu pendekatan studi dalam memahami
kejiwaan dan perilaku manusia yang berdasarkan konsep
tauhid, dengan cara integrasi antara ilmu dan iman.
Psikologi Islam juga berdasarkan kepada kitab suci al-Qur’an
dan kajian sunnah nabi s.a.w. Dengan demikian, Psikologi
Islam tak hanya berdimensi ilmu jiwa secara psikologis,
tetapi juga ilmu jiwa dalam hubungannya dengan Tuhan,
Allah swt.
Pengenalan Psikologi Islam
Perbezaan Psikologi Islam & Barat
PSIKOLOGI
ISLAM
PSIKOLOGI BARAT
Bersumber al-Quran. Allah pencipta
manusia mengetahui
kejiwaan manusia.Penelitian empiric
membantu menafsirkan
kitab suci.
Produk pemikiran dan penelitian
emprik.
Tujuan: menghuraikan, meramalkan,
mengendalikan tingkah laku,
membangun perilaku yang baik dan
mendorong orang hingga merasa
dekat dengan Allah s.w.t.
Tujuan Psikologi Barat menguraikan,
meramalkan & mengendalikan tingkah
laku.
Kaunseling Psikologi Islam
Kaunseling dalam Psikologi Barat
menembus hingga bagaimana orang
hanya di sekitar masalah
merasa hidupnya bermakna, benar dan sehat dan tidak sehat secara psikologis
merasa dekat dengan Allah s.w.t.
Pengenalan Psikologi Islam
Konsep Psikologi Islam tentang Manusia
(Tasawuf)
Aspek Jismiyah (Dimensi jasad)
Jasad adalah salah satu aspek dalam diri manusia yang bersifat
material. Bentuk dan keberadaannya dapat diindera oleh
manusia, seperti tubuh dan anggota-anggotanya seperti tangan,
kaki, mata, telinga dan lain-lain. Di dalam Al-Quran banyak
disebutkan bahwa manusia telah dikaruniai raga dengan sebaikbaiknya bentuk.
Nek Mah Batri -MA
Pengenalan Psikologi Islam
Ia menciptakan langit dan bumi dengan cara yang sungguh
layak dan berhikmat, dan Ia menentukan bentuk rupa
kamu serta memperelokkan rupa kamu; dan kepadaNyalah
tempat kembali.
At-Taghaabun, 64:3)
Nek Mah Batri -MA
Pengenalan Psikologi Islam
Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam
bentuk yang sebaik-baiknya (dan berkelengkapan sesuai
dengan keadaannya).
At-Tiin, 95:4
Nek Mah Batri -MA
Pengenalan Psikologi Islam
Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibu kamu dengan
keadaan tidak mengetahui sesuatupun; dan dia mengurniakan
kepada kamu pendengaran dan penglihatan serta hati akal
fikiran); supaya kamu bersyukur.
An-Nahl, 16:78
Nek Mah Batri -MA
Pengenalan Psikologi Islam
Aql -1
•Secara etimologi, akal bererti al-imsak (menahan), al-ribath
(ikatan), al-hajr (menahan), al-nahy (melarang), dan man’u
(mencegah).
•Berdasarkan makna bahasa ini maka yang disebut orang
yang berakal adalah orang yang mampu menahan dan
mengikat hawa nafsunya.
•Jika hawa nafsunya terikat maka jiwa rasional yang mampu
bereksistensi.
Nek Mah Batri -MA
Pengenalan Psikologi Islam
Aql -2
•Dalam dimensi jasad akal merupakan hasil dari kerja otak,
dimana akal memiliki cahaya nurani yang dipersiapkan untuk
mampu memperoleh pengetahuan serta kognisi (daya cipta).
•Akal merupakan daya berfikir manusia untuk memperoleh
pengetahuan yang bersifat rasional dan dapat menentukan
eksistensi manusia.
• Akal mampu memperoleh pengetahuan melalui daya
argumentatif dan juga menunjukkan substansi berfikir, mampu
berpendapat, mampu memahami, menggambarkan, menghafal,
menemukan dan mengucapkan sesuatu. Karena itulah maka sifat
akal adalah kemanusiaan (insaniyah), sehingga ia disebut juga
fithrah insaniyah. Secara psikologis akal memiliki fungsi kognisi
(daya cipta).
Nek Mah Batri -MA
Pengenalan Psikologi Islam
Aql -3
•Menurut Ibnu Sina (dalam Abul Mujib dan Jusuf Mudzakir,
2001), manusia memiliki tiga jiwa, yaitu jiwa tumbuh-tumbuhan,
jiwa binatang dan jiwa berfikir.
•Jiwa berpikir (akal) pada puncaknya mampu mencapai
pemahaman abstrak dan mampu menerima limpahan
pengetahuan dari Allah s.w.t.
Nek Mah Batri -MA
Pengenalan Psikologi Islam
Aql -4
Oleh itu, bukankah ada baiknya mereka mengembara di muka bumi
supaya - dengan melihat kesan-kesan yang tersebut - mereka menjadi
orang-orang yang ada hati yang dengannya mereka dapat memahami,
atau ada telinga yang dengannya mereka dapat mendengar? (Tetapi
kalaulah mereka mengembara pun tidak juga berguna) kerana keadaan
yang sebenarnya bukanlah mata kepala yang buta, tetapi yang buta itu
ialah mata hati yang ada di dalam dada.
Al-Hajj, 15:46
Nek Mah Batri -MA
Pengenalan Psikologi Islam
Aql -5
•Adapun yang dimaksud kalbu di dalam ayat tersebut adalah akal
itu sendiri.
•Pendapat ini senada dengan pendapat Plato. Bagi Plato, jiwa
rasional itu bertempat di kepala (otak) manusia, sehingga yang
berfikir adalah akal dan bukan kalbu.
Nek Mah Batri -MA
Fly UP