...

- eSkripsi Universitas Andalas

by user

on
Category: Documents
0

views

Report

Comments

Transcript

- eSkripsi Universitas Andalas
TINJAUAN YURIDIS PUTUSAN KOMISI PENGAWAS PERSAINGAN
USAHA TERHADAP KASUS PERJANJIAN TERTUTUP DAN
PENGUASAAN PASAR
(STUDI KASUS PUTUSAN PERKARA NO. 05/KPPU-I/2014)
(GERRY APRILIO, 1110113065, Fakultas Hukum, Universitas Andalas, 2015, 67 Halaman)
ABSTRAK
Praktik monopoli dan persaingan usaha tidak sehat di Indonesia telah diatur
dalam Undang-Undang No. 5 Tahun 1999 dengan tujuan menciptakan suatu kondisi
pasar yang berasaskan pada demokrasi ekonomi. KPPU sebagai lembaga independen
yang dibentuk untuk mengawasi pelaku usaha dalam menjalankan kegiatan usahanya,
menemukan pelanggaran-pelanggaran yang mengakibatkan praktik monopoli dan
persaingan usaha tidak sehat. Pelanggaran-pelanggaran terhadap Undang-Undang
Monopoli dapat berupa: perjanjian yang dilarang, kegiatan yang dilarang, dan
penyalahgunaan posisi dominan. Putusan Perkara No. 05/KPPU-I/2014 dikeluarkan
oleh KPPU terhadap kasus perjanjian tertutup dan penguasaan pasar yang dilakukan
oleh Bank BRI dengan Asuransi Bringin dan Asuransi Heksa. Rumusan masalah
dalam skripsi ini adalah: 1. Bagaimanakah jenis perjanjian tertutup dan penguasaan
pasar yang dilakukan oleh Bank BRI dengan Asuransi Bringin dan Asuransi Heksa
dalam Putusan Perkara No. 05/KPPU-I/2014. 2. Bagaimanakah pertimbangan KPPU
terhadap Putusan Perkara No. 05/KPPU-I/2014 tentang perjanjian tertutup dan
penguasan pasar yang dilakukan oleh Bank BRI dengan Asuransi Bringin dan
Asuransi Heksa. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif. Data
penelitian ini meliputi data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data
adalah wawancara dengan pihak KPPU Jakarta. Studi dokumen Putusan Perkara No.
05/KPPU-I/2014 dan analisis data secara kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian
dapat disimpulkan bahwa Bank BRI bersama-sama Asuransi Bringin dan Asuransi
Heksa terbukti telah melakukan perjanjian tertutup berupa pembelian berikat (tying
aggrement) dan penguasaan pasar berupa menolak dan/atau menghalangi pelaku
usaha lain untuk melakukan kegiatan yang sama pada pasar bersangkutan. Dalam
menjatuhkan putusan, majelis komisi melakukan beberapa pertimbangan yaitu
mengenai pemenuhan unsur-unsur Pasal 15 ayat (2) dan Pasal 19 huruf (a) UndangUndang No. 5 Tahun 1999.
Kata Kunci: Persaingan Usaha, Perjanjian Tertutup.
i
Fly UP