...

Pemerintah Kembangkan 435 Ribu Ha Hutan Energi

by user

on
Category: Documents
0

views

Report

Comments

Transcript

Pemerintah Kembangkan 435 Ribu Ha Hutan Energi
Pemerintah Kembangkan 435 Ribu Ha Hutan
Energi
Oleh Alina Musta’idah | Kamis, 18 September 2014 | 7:02
JAKARTA – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) mendorong pengembangan energi
berbasis kehutanan atau hutan energi. Pada 2019, pengembangan hutan energi ditargetkan
mencapai 435 ribu hektare (ha), yang diharapkan menyediakan bahan bakar untuk
pembangkit listrik hingga 40 ribu megawatt (mw).
Menurut Dirjen Bina Usaha Kehutanan Kemenhut Bambang Hendroyono, hutan berpotensi
besar menghasilkan energi alternatif bahan bakar minyak (BBM). Hingga 2019,
pengembangan hutan energi ditargetkan 400 ribu ha dan akan terus diperluas menjadi 800
ribu ha pada 2025. Saat ini, pengembangan hutan energi mencapai 200 ribu ha yang
dilakukan oleh enam perusahaan hutan tanaman industri (HTI). "Luas areal hutan energi
akan terus dikembangkan,” kata dia saat diskusi Hutan Sebagai Penyangga Ketahanan
Nasional di Jakarta, Rabu (17/9).
Dia menjelaskan, pengembangan HTI tidak lagi hanya berorientasi pada kayu, namun juga
menjadi penyangga energi melalui pengembangan HTI energi (hutan energi). HTI,
termasuk hutan energi, harus dijadikan sebagai ikon Indonesia, mengingat selama ini
Indonesia dituding sebagai penyumbang deforestasi terbesar. “Luas hutan open access saat
ini mencapai 70 juta ha dan hampir setengahnya belum ada pengelolanya, baru 10,83 juta
ha yang sudah ada pengelolanya. Pengembangan hutan energi masih sangat
memungkinkan,” kata dia.
Berdasarkan kajian Badan Litbang Kehutanan Kemenhut, terdapat empat jenis tanaman
cepat tumbuh yang potensial untuk dikembangkan pada HTI energi, yakni nyamplung,
bintaro, gmelina, dan kaliandra. Nyamplung dan bintaro dimanfatkan buahnya untuk
menghasilkan minyak nabati penghasil biosolar, sedangkan gmelina dan kaliandra bisa
dimanfaatkan kayunya sebagai energi biomassa. “Agar pengembangan hutan energi
optimal, perlu dibangun sistem pengelompokan (kluster). Yakni, hutan energi berbasis
biosolar akan dibangun di dekat kilang-kilang minyak milik Pertamina, sedangkan hutan
energi berbasis biomasa akan dibangun di dekat pembangkit listrik,” ungkap Bambang
Hendroyono.
Sumber: http://investor.co.id/agribusiness/pemerintah-kembangkan-435-ribu-ha-hutanenergi/94858
Fly UP