...

DownloadAS dan Uni Eropa Pikirkan Relokasi Industri Tekstil ke

by user

on
Category: Documents
0

views

Report

Comments

Transcript

DownloadAS dan Uni Eropa Pikirkan Relokasi Industri Tekstil ke
SIARAN PERS
Pusat Hubungan Masyarakat
Gd. I Lt. 2, Jl. M.I Ridwan Rais No. 5, Jakarta 10110
Telp: 021-3860371/Fax: 021-3508711
www.kemendag.go.id
AS dan Uni Eropa Pikirkan Relokasi Industri Tekstil ke Jateng
Jakarta, 13 Agustus 2014 - Kementerian Perdagangan melalui Direktorat Jenderal Pengembangan
Ekspor Nasional (PEN) menyatakan negara-negara Uni Eropa sedang memikirkan untuk merelokasi
industri tekstilnya ke Jawa Tengah.
"Setidaknya negara-negara seperti Amerika Serikat, Uni Eropa, RRT, Korea Selatan, dan Vietnam
sedang melihat kemungkinan untuk merelokasi produksinya ke Jawa Tengah," demikian ditegaskan
Direktur Jenderal PEN, Nus Nuzulia Ishak, di Jakarta, hari ini (13/8).
Menurutnya, berdasarkan Sourcing Journal Online, daerah Jawa Tengah sangat menarik sebagai
tujuan investasi di sektor tekstil dan garmen. Alasannya karena wilayah ini memiliki iklim investasi
yang kondusif dan infrastrukturnya sudah terbangun baik sehingga dapat diakses dengan mudah oleh
sarana angkutan darat, udara, dan laut. "Selain itu, tenaga kerja di sektor ini juga terkonsentrasi di
Jawa Tengah," ujarnya.
Dirjen PEN melihat dunia fesyen kini merupakan salah satu komoditas penting dunia. Tekstil dan
garmen menjadi perhatian Kemendag dan mendorong investasi serius di sektor ini. Bersama
Kementerian Perindustrian, Kemendag akan hadir di pameran Sourcing at Magic 2014, pada 17-20
Agustus 2014 di Las Vegas Convention Center (LVCC), Las Vegas, Amerika Serikat (AS).
“Sourcing at Magic adalah salah satu sumber fesyen paling komprehensif di dunia dan terbesar di
Amerika Utara. Pameran ini dapat dimanfaatkan untuk mengakses sumber daya dari seluruh dunia
yang mencakup keseluruhan rantai pasok industri fesyen,” ujar Nus. Partisipasi Indonesia ini juga
didukung Atase Perdagangan Indonesia di Washington D.C. dan Indonesian Trade Promotion Center
(ITPC) di Los Angeles dan Chicago.
Sebelumnya, pada Sourcing at Magic 2012, delegasi Indonesia berhasil melakukan pertemuan one-onone dengan beberapa buyers merek ternama dunia seperti Target, JC Penney, Perry Ellis, dan Jones
New York. Pada pertemuan tersebut, JC Penney menyatakan bahwa Indonesia menjadi tujuan
sourcing favorit mereka.
Pada 2010, JC Penney sudah melakukan sourcing sekitar USD 264 juta dan ingin meningkatkannya
hingga USD 345 juta sebelum 2015. Dibandingkan Vietnam dan RRT, produk Indonesia memang bukan
yang paling murah, tetapi dinilai paling baik dalam kualitas. Hal inilah yang menyebabkan produkproduk Indonesia banyak mendapatkan perhatian dari pengunjung dan pembeli potensial.
Selama ini, Indonesia sudah dikenal sebagai eksportir utama tekstil dan pakaian. Pameran ini
merupakan kesempatan bagi eksportir Indonesia untuk memperkuat kemitraan dengan perusahaanperusahaan lain dari seluruh dunia. "Indonesia memiliki kualitas dan variasi produk yang baik, serta
rantai pasok yang lengkap. Hal ini membuat Indonesia menjadi salah satu produsen tekstil dan produk
tekstil (TPT) paling kompetitif di dunia. Melalui partisipasi dalam acara ini, diharapkan Indonesia
dapat lebih dikenal sebagai sourcing destination di Asia,” ujar Nus. Selain itu, partisipasi ini
merupakan wujud komitmen Kemendag mempromosikan produk TPT, alas kaki, aksesori, dan produk
kulit Indonesia ke pasar global.
Kepala Pusat Humas Ani Mulyati menjelaskan bahwa AS merupakan pasar konsumen yang terbesar
dan yang paling kompetitif di dunia dengan lebih dari 305 juta konsumen. "Amerika menempati
peringkat pertama sebagai negara tujuan ekspor Indonesia untuk TPT dan produk alas kaki," katanya.
Pada periode Januari-Desember 2013, nilai ekspor TPT Indonesia ke AS mencapai lebih dari USD 4
miliar, sedangkan ekspor alas kaki Indonesia ke AS mencapai lebih dari USD 1 miliar.
Sourcing at Magic 2014 akan diselenggarakan di area seluas lebih dari 1,5 juta m2 dan diikuti lebih dari
5.000 merek fesyen. Selain itu, turut berpartisipasi perusahaan ritel dari lebih dari 50 negara bagian di
AS dan lebih dari 80 negara di dunia. Partisipasi para peserta pada pameran ini mampu mencetak
transaksi sebesar USD 200 juta per hari.
Dalam pameran tersebut, Paviliun Indonesia dengan slogan "Trade with Remarkable Indonesia" akan
berada di area seluas 2.000 m2. Dengan nomor booth 91812, Paviliun Indonesia akan menampilkan
berbagai perusahaan yang bergerak di sektor TPT, kulit dan produk kulit, perhiasan, serta produk alas
kaki. Indonesia juga memiliki satu paviliun lagi yang letaknya terpisah dan berisikan tiga perusahaan
alas kaki.
Seleksi 23 Perusahaan
Ajang promosi terbesar di Amerika Utara ini tak mudah diikuti pelaku industri tekstil dan garmen.
Kemendag perlu menyeleksinya secara ketat karena Kemendag ingin menghadirkan kualitas produk
Indonesia sebagai syarat penting untuk berkompetisi di dunia internasional.
Seleksi ini menghasilkan 23 perusahaan yang akan masuk dalam Paviliun Indonesia di Sourcing at
Magic. Perusahaan-perusahaan tersebut yaitu BNV Indonesia, PT. Indosports Jaya, Chevalier
(Chevalier and Cannes), PT. Java Garmindo, PT. Ginza Cipta Indah, Obs! Clothes, PT. Dwiprastama
Paramita, PT. Indo Emerald Implex, Nushock International Clothing Company, PT. Angelina Kartika
Timur Cemerlang, PT. Excellence Qualities Yarn, PT. Ramagloria Sakti Tekstil Industri, PT. Bali Nirwana
Garments, Lenan Pearl of Silk, PT. Purti Ayu Bali (Koi-Koi Silver), Mo En Da, Praja Indogama Sew
(Kalyana), Toraja Melo, PT. Baguda Wear Banyuwangi, PT. Graha Cendana Abadi, Mitra Lukita
Jewellery, Batik Sosro, dan Elhaus.
Bagi penyuka belanja dan ingin berlibur ke AS, pameran ini juga menyediakan Women Wear Daily
(WWD) Magic yang khusus menampilkan fesyen dan aksesori khusus untuk wanita dan FN Platform
yang menampilkan produk sepatu untuk pria, wanita, dan anak-anak.
--selesai-Informasi lebih lanjut hubungi:
Ani Mulyati
Kepala Pusat Humas
Kementerian Perdagangan
Telp/Fax: 021-3860371/021-3508711
Email: [email protected]
Pradnyawati
Direktur Pengembangan Promosi dan Citra
Ditjen Pengembangan Ekspor Nasional
Kementerian Perdagangan
Telp/Fax: 021-23528644/021-23528654
Email: [email protected]
Fly UP