...

Ciptakan Prestasi Tanpa Batas

by user

on
Category: Documents
0

views

Report

Comments

Transcript

Ciptakan Prestasi Tanpa Batas
Ciptakan Prestasi Tanpa Batas
(creating unlimited achievement)
BE POSITIVE – BE POSSIBLE
To The Max
Andreas Hartono
Achievement Motivator
Buku ini diperuntukkan bagi setiap orang
yang ingin melihat dan merasakan
kehidupan lebih baik dengan berpikirberkata-bertindak positif terhadap diri
sendiri, keluarga, perusahaan dan
masyarakat sehingga pada akhirnya
mampu menciptakan prestasi-prestasi
yang nyaris tanpa batas dalam
kehidupan ini.
Buku ini hanya untuk kalangan internal
dan tidak untuk diperjual belikan
1
Perhatikan gambar di samping
ini.
Gambar ini tidaklah bermaksud
menyampaikan pesan pornografi atau hal negatif lainnya.
Dari gambar inilah kita akan
belajar sesuatu yang dapat
merubah hidup kita.
Ketika gambar ini pertama kali
anda lihat, apa yang terdapat
dalam pikiran anda ? Hampir
semua orang dewasa akan
mengatakan bahwa itu adalah
gambar seorang laki-laki dan perempuan yang sedang berpelukan.
Yakin bahwa itu gambar laki-laki dan perempuan ? Akan berbeda
apabila kita menanyakan hal ini kepada seorang anak yang masih
polos dimana dia akan mengatakan bahwa ini adalah gambar
lumba-lumba. Nah semakin bingung kita, koq bisa berbeda
pendapatnya ?
Rekan, apa yang anda lihat dan anak kecil itu lihat adalah benar
adanya. Gambar sederhana di atas bisa dilihat dari 2 sudut yang
berbeda yaitu gambar laki-laki dengan perempuan dan gambar
lumba-lumba. Masih ada yang belum bisa melihat lumba-lumbanya
? Coba tenangkan pikiran anda dan jauhkan dari pikiran yang
negatif dan buat diri anda seperti seorang anak-anak yang baru
pulang dari Taman Impian Jaya Ancol. Nah ketemu khan lumbalumbanya ? Coba perhatikan bagian hitam pada gambar tersebut
maka anda akan menemukan ada 10 ekor lumba-lumba di
dalamnya. Masih belum ketemu lumba-lumbanya ? Jangan
khawatir di bagian akhir dari buku ini disertakan gambar lumbalumbanya dan sekarang silakan lihat kalau anda merasa penasaran
kemudian setelah itu kembali lagi ke halaman ini Apa yang dapat
2
kita ambil makna dari gambar tersebut ? Ya dalam 1 gambar yang
sama bisa dilihat dari 2 sudut pandang yang berbeda, sebenarnya
masih banyak gambar-gambar lain yang bisa digunakan tetapi saya
sengaja menggunakan gambar ini supaya menjadi lebih gampang
pemaknaannya. Dari gambar tersebut intinya bisa dilihat sebagai
seorang laki-laki dengan perempuan dan juga bisa dilihat sebagai
10 ekor ikan lumba-lumba. Sekali lagi tidak bermaksud
menyampaikan pornografi tetapi gambar seorang laki-laki dengan
perempuan biasanya muncul terlebih dahulu dalam pikiran kita.
Mengapa hal itu bisa terjadi ? Karena otak kita menyimpan memori
dalam pikiran bawah sadarnya dan pada orang dewasa umumnya
memori seksualnya lebih besar dan
dominan
dibandingkan
dengan
manusia diberikan
gambar ikannya sehingga itulah yang
kebebasan untuk
muncul pertama kali. Sehingga apa
memilih dan dalam
yang dominan dalam pikiran manusia
hal ini kita bisa
itulah yang akan keluar melalui
memilih berpikir
perkataan dan tindakannya seperti
secara positif atau
seorang filsuf pernah berkata bahwa
berpikir secara
anda akan menjadi seperti apa yang
negatif
anda pikirkan atau lebih tepatnya
anda akan menjadi seperti apa yang
terus-menerus anda pikirkan.
Rekan yang terkasih, dalam gambar tersebut juga bisa kita ambil
kesimpulan bahwa dalam memandang 1 hal kita dapat
memandangnya dari 2 sisi yang berbeda yaitu sisi positif (lumbalumba) atau sisi negatif (laki-laki dengan perempuan). Dan
menurut Stephen R. Covey manusia diberikan kebebasan untuk
memilih dan dalam hal ini kita bisa memilih berpikir secara positif
atau berpikir secara negatif. Dan pilihan tersebut sangat ditentukan
program apa yang ada atau masuk dalam pikiran bawah sadar
seseorang. Apabila program yang masuk lebih dominan positif
maka terciptalah program positif dalam pikiran bawah sadar dan
3
akhirnya termanifestasikan dalam perkataan dan tindakan yang
positif, demikian juga sebaliknya apabila yang masuk dominan
negatif saja maka akan termanifestasikan dalam perkataan dan
tindakan negatif.
Program positif atau negatif inilah yang akhirnya juga akan
menentukan seseorang menjadi sukses atau tidak. Lantas apakah
dalam diri kita ini lebih banyak program positif atau negatif ? Anda
yang tahu tentang diri anda sendiri
tetapi dalam
sebuah
penelitian
Program positif atau dikatakan bahwa manusia berbicara
negatif inilah yang
dengan dirinya sendiri (self talk)
akhirnya menentukan sebanyak 5000 kali dalam sehari dan
seseorang menjadi
ternyata 60-80% dari self talk itu
ternyata bersifat negatif. Coba kita
sukses atau tidak.
ingat pagi hari ketika kita bangun
apakah kita bangun dengan hal yang positif misalkan bersyukur
atau malah mengeluh pada hari ini harus kerja lagi, meeting lagi,
presentasi lagi, training lagi, dll.
60-80% self talk bersifat negatif belum lagi informasi yang
didapatkan dari luar misalkan TV, bioskop, majalah, koran, tabloid,
teman, dll sehingga dapat dibayangkan berapa banyak informasi
negatif yang masuk ke dalam diri seseorang dan apa jadinya kita
bila hal tersebut dibiarkan terus menerus terjadi dalam diri kita ?
Buku ini bukan untuk membatasi TV, bioskop, koran, tabloid atau
media lainnya untuk tidak menyebarkan informasi yang
berdampak negatif tetapi buku ini bertujuan untuk menyuntikkan
sebanyak mungkin informasi, konsep dan terapi positif sehingga
setiap orang yang membacanya memiliki imunitas yang tinggi yang
meskipun dihadapkan pada situasi yang negatif dia masih
mempunyai sebuah kekuatan untuk tetap menjadi positif dan pada
akhirnya kita mampu menciptakan prestasi-prestasi baru yang
nyaris tanpa batas dalam hidup ini.
4
BERTUMBUH atau MEMBUSUK
Seorang Filsuf ternama bernama Heraklitos pernah berkata bahwa
segala sesuatu di dunia ini mengalami perubahan termasuk diri
manusia. Diri kita berubah dari 50cm ketika dilahirkan menjadi
172cm seperti saya saat ini, kulit kita juga berubah menjadi
semakin kasar dan keriput dibandingkan ketika kita masih balita.
Secara fisik kita mengalami perubahan kemudian bagaimana
secara mental ?
Dari 2 contoh perubahan di atas sebenarnya dapat kita simpulkan
bahwa sebenarnya perubahan itu hanya ada 2 kemungkinannya
yaitu berubah menjadi lebih positif atau BERTUMBUH dan
menjadi lebih negatif atau MEMBUSUK. Tidak ada pilihan lain
selain 2 kemungkinan di atas.
Apa yang terjadi dalam hidup ini
apakah kita cenderung memilih
menjadi pribadi yang BERTUMBUH
atau MEMBUSUK ? Seorang yang
berprestasi akan mengatakan dengan
mantap pilihan saya adalah harus
menjadi
pribadi
yang
terus
BERTUMBUH. Kemudian apa yang
menjadi konsekuensinya dari pilihan
tersebut ? Kita harus belajar, seperti
sebuah pepatah dari Mother Teresa
yang
mengatakan
bahwa diri
seseorang ibarat sebuah lampu
minyak yang jika dinyalakan terus menerus maka minyaknya akan
berkurang dan akhirnya lampunya akan mati. Demikian juga hidup
kita apabila kita tidak pernah mengisi diri kita dengan pengetahuan
atau ketrampilan yang baru maka hidup kita akan meredup.
Sehingga konsekuensi dengan saya memilih untuk BERTUMBUH
adalah saya harus memilih untuk terus belajar.
perubahan itu
hanya ada 2
kemungkinannya
yaitu berubah
menjadi lebih
positif atau
BERTUMBUH
dan menjadi lebih
negatif atau
MEMBUSUK
5
BELAJAR DAN BELAJAR
Ketika kita memilih untuk belajar maka kita harus memahami
bagaimana otak manusia belajar. Dalam salah satu iklan susu
disampaikan bahwa otak manusia terdiri dari jutaan sel syaraf dan
sel syaraf itu akan tersambung ketika kita belajar. Gambaran lebih
detail dari fenomena ini dapat dilihat pada film dokumenter yang
berjudul Human Mind dari BBC. Dalam film tersebut dijelaskan
bahwa manusia memiliki 100 miliar sel syaraf aktif dan antara sel
syaraf tersebut terdapat sebuah celah yang disebut dengan sinaps.
Manusia diciptakan dengan otak yang masih kosong atau belum
tersambung sinapsnya dan pada saat kita belajar barulah sinaps
tersebut tersambung. Akibatnya semakin banyak hal yang kita
pelajari semakin banyak sinaps yang tersambung dan akhirnya
semakin bijaksanalah seseorang dengan semakin banyaknya ilmu
yang dia dapatkan.
Dari 100 miliar syaraf tersebut
ternyata
manusia
belum
memanfaatkan
kemampuan
yang diberikan Sang Maha
Pencipta dengan maksimal.
Seorang genius seperti Albert
Einstein
saja
baru
menggunakan sekitar 6% dari
kemampuan otaknya kemudian
orang yang minum tolak angin
(anda pasti tahu maksudnya bukan ? Ya, orang pintar maksudnya)
baru menggunakan sekitar 4% saja. Artinya kita masih punya
peluang sangat besar untuk mampu mengembangkan otak kita.
Sebuah pertanyaan sederhana mengapa kita hanya menggunakan
sangat kecil dari kemampuan otak kita ? Mari kita coba analisa
dengan pertanyaan berikut ini : pada saat anda mau mandi, yang
anda buka terlebih dahulu apakah baju atau celana anda ? Mungkin
6
jawaban anda adalah baju. Kemudian pertanyaan berikutnya sudah
berapa kali anda melakukan hal yang sama tersebut ? Kalau saya
sudah sekitar 30 tahun melakukannya dan kalau 1 hari 2 kali maka
totalnya sudah sekitar 21.900 kali saya melakukannya.
Ini artinya saya sudah melakukan sekitar 21.900 hal yang sama
dalam pikiran saya dan akhirnya berakibat menjadi sebuah
kebiasaan. Saat ini ketika mau mandi otak saya secara refleks akan
menginstruksikan saya untuk membuka baju terlebih dahulu dan
ini saya lakukan tanpa saya sadari padahal sebenarnya terdapat
begitu banyak kemungkinan lain yang bisa saya lakukan selain
membuka baju terlebih dahulu.
Dari contoh di atas apa yang dapat kita simpulkan ? Ya anda benar
sekali yaitu otak manusia bisa diprogram. Semakin sering kita
melakukan hal yang sama semakin kuat programnya.
MULAI DARI PIKIRAN
Saat ini kita mulai menyadari
Anda akan menjadi
bahwa ternyata otak manusia
seperti apa yang
bisa diprogram dan yang lebih
sering anda pikirkan
dasyatnya lagi ternyata diri kita
akan menjadi seperti apa yang
ada dalam program pikiran tersebut. Sebuah pepatah mengatakan
bahwa anda akan menjadi seperti apa yang anda pikirkan atau yang
lebih tepatnya anda akan menjadi seperti apa yang sering anda
pikirkan. Hal ini oleh Stephen R. Covey dikatakan bahwa segala
sesuatu diciptakan 2 kali yaitu melalui pikiran kita kemudian baru
melalui tindakan.
Jadi ketika kita memprogram terus menerus untuk membuka baju
terlebih dahulu ketika mandi maka dalam seluruh kehidupan kita
kecenderungannya hal tersebut akan terjadi pada diri kita tanpa
7
kita sadari. Lantas apa yang terjadi kalau ada seseorang yang
berkata ‘sulit’ dalam keseharian hidupnya ? Kemudian apa yang
terjadi kalau seseorang yang lain berkata ‘bisa’ ?
Tentunya kita bisa membayangkan dan merasakan orang yang
sering berkata ‘sulit’ maka hidupnya akan sulit. Mengapa ? Karena
program di dalam pikirannya hanya ada kata ‘sulit’ dan orang
seperti ini diberikan tantangan apapun kecenderungannya akan
mengatakan hal tersebut sulit untuk dilakukan sehingga diapun
seolah tidak mempunyai energi untuk mencobanya. Orang seperti
inilah yang menjadikan hidupnya pesimis dan dari waktu ke waktu
dia akan merasakan hidupnya semakin sulit.
Lain dengan orang yang berkata ‘bisa’, hidupnya cenderung optimis
karena
tantangan
apapun
yang
diberikan padanya
dia
akan
coba
apakah bohlam
lakukan, dia akan
belajar dan
dia
lampu pijar bisa
berkata dimana ada
kemauan di sana
memecahkan
ada jalan.
sebuah keramik ?
Tetapi
sebagai
manusia rata-rata
kecenderungannya
kita lebih sering
berkata sulit atau kata-kata negatif lainnya dibandingkan dengan
kata-kata positif yang bersifat pemberdayaan (empowerment)
terhadap diri sendiri seperti yang sudah anda baca pada bagian
awal buku ini. Sehingga akibatnya kecenderungan hidup kita
semakin negatif atau pesimis dari waktu ke waktu.
Ketika 10 orang ditanya apakah bohlam lampu pijar bisa
memecahkan sebuah keramik ? Ternyata dari pengamatan saya
hampir semuanya akan mengatakan mana bisa, khan lampu itu
tipis, dari beling, mudah pecah dan berbagai alasan lainnya.
Kemudian ketika ditanya apakah anda sudah pernah membuktikan
atau mencobanya ? Ternyata sebagian besar orang tersebut
mengatakan ‘belum’. Lantas mengapa mereka mengatakan tidak
8
bisa ? Inilah yang disebut dengan salah satu ‘limiting belief’ atau
kepercayaan yang membatasi diri kita. Kita terlalu cepat
mengatakan sesuatu tidak bisa atau tidak mungkin padahal
mencobanya saja kita belum pernah.
Kalau pola pikir seperti itu terus menerus terdapat dalam pikiran
kita, dapat dibayangkan apa yang terjadi dalam diri seseorang.
Salah satunya mungkin dia akan berkata ‘saya ini dari keluarga
miskin mana mungkin bisa menjadi kaya’ atau ‘ saya ini hanya
lulusan D3 mana bisa menjadi seorang manager’ atau ‘saya ini
tidak pandai berbicara sehingga mana
mungkin saya bisa menjadi sales yang hebat’.
Apakah benar perkataan tersebut ? Apakah
seorang anak dari keluarga miskin tidak bisa
kaya atau seorang D3 tidak bisa menjadi
manager ? Orang-orang yang berpikir
terbatas
seperti
ini
mungkin
perlu
ditunjukkan dan dibuktikan dengan simulasi
bohlam dan keramik sehingga mampu
merubah paradigma negatifnya bahwa
sesuatu yang tidak mungkin dapat menjadi
mungkin
apabila
kita
benar-benar
menginginkan dan fokus pada hal tersebut.
Untuk anda yang ingin membuktikan kalau bohlam lampu pijar
bisa memecahkan keramik cobalah anda beli lampu pijar merek
‘philip’ yang bening ukuran 40 atau 60 watt, kemudian anda beli
keramik yang digunakan untuk dinding. Letakkan keramik di lantai
kemudian pegang bagian ulir metal bohlam dengan jari anda
sekitar 1,2 meter di atas keramik. Kemudian katakan ‘saya bisa’
sebanyak 5-7 kali, bayangkan ketika anda berkata bisa seolah-olah
ada kekuatan pada tangan anda dan kemudian lepaskan bohlamnya
dengan ikhlas. ‘Praang’ ternyata keramik tersebut pecah dengan
menggunakan bohlam.
9
KEKUATAN BERPIKIR POSITIF
Salah satu karunia terbesar manusia adalah dia mempunyai
kebebasan untuk memilih. Termasuk memilih untuk sukses atau
gagal. Pada penjelasan di bagian atas ternyata berpikir positif
kecenderungannya akan membuat diri kita semakin positif
terhadap masa depan untuk bisa sukses karena kita mempunyai
energi yang besar dalam diri kita untuk melakukan sesuatu hal
dengan lebih baik.
Mari kita coba simulasi lagi, saat ini anda memerlukan pasangan.
Minta pasangan untuk mengangkat tangan kanannya setinggi
bahu, minta dia kepalkan tangannya dan katakan buat tangan anda
sekencang-kencangnya sehingga ketika anda tekan tangannya dia
tidak bergerak. Sekarang coba perintahkan kepada dia untuk
berkata dalam hati ‘saya hebat’ terus menerus dan sekarang tekan
tangannya. Apa yang anda rasakan ? Sekarang coba perintahkan
dia untuk berkata dalam hati ‘saya bodoh’ terus menerus dan
sekarang tekan tangannya. Apa yang anda rasakan ? Bandingkan
kekuatan tangannya ketika dia berkata positif dengan ketika dia
berkata negatif. Kalau simulasi ini dilakukan dengan sungguhsungguh anda akan bisa merasakan bagaimana kekuatan dari
berpikir dan berkata positif ini.
Ketika kita berpikir dan berkata positif ternyata tubuh kita
dilingkupi dengan sebuah energi yang sangat kuat demikian juga
sebaliknya. Kenyataan inilah
yang digunakan dalam dunia
persilatan yaitu untuk bisa
menang anda tidak boleh emosi
karena emosi memiliki energi
negatif yang akan melemahkan
diri anda.
Sekarang ketika ditanya kembali
10
kalau kita mempunyai 2 pilihan untuk berpikir positif atau negatif
maka mana yang kita pilih ? Dan ketika ditanya apakah anda bisa
sukses ? Maka seorang high achiever mulai saat ini akan memilih
untuk berpikir dan berkata ‘Ya, saya pasti akan sukses dalam hidup
ini’.
MENENTUKAN TUJUAN HIDUP
Kalau segala sesuatu diciptakan pertama kali melalui pikiran kita
kemudian baru melalui tindakan maka jika demikian adanya
mengapa kita tidak menciptakan tujuan hidup dalam pikiran kita
terlebih dahulu. Termasuk ketika kita meninggal nanti apakah kita
sudah menciptakan dalam pikiran kita apakah kita mau bersenangsenang di surga yang damai atau masuk ke dalam neraka yang
penuh kesengsaraan.
Orang yang efektif di seluruh dunia ini ternyata mereka
menciptakan apa yang mereka inginkan tersebut dalam pikiran
mereka terlebih dahulu. Inilah hasil penelitian dari Stephen R.
Covey yang ditulis dalam bukunya berjudul 7 Habits of Highly
Effective People.
Dalam sebuah penelitian di Harvard University menunjukkan
orang yang mempunyai cita-cita hanya
sekitar 17% dan ternyata kualitas
kehidupan mereka 3-10 kali lebih baik
dibandingkan
dengan
yang
tidak
mempunyai cita-cita. Sebuah ilustrasi
sederhana saja mengapa rata-rata
mahasiswa kedokteran relatif lebih sukses
dibandingkan dengan fakultas lainnya ?
Coba tanyakan kepada mereka yang baru
masuk ‘apa yang anda inginkan dalam
hidup anda 5 tahun ke depan setelah
11
lulus?’ Hampir semuanya akan mengatakan saya mau jadi dokter,
saya mau buka praktek di rumah, saya mau ambil spesialis, saya
mau bekerja di rumah sakit, dll. Ternyata mereka sudah bisa
membayangkan dalam pikiran mereka 5 tahun ke depan mereka
ingin menjadi seperti apa. Coba bandingkan dengan fakultas
lainnya jika diajukan pertanyaan yang sama ? Apakah mereka
punya tujuan sejelas dengan mahasiswa kedokteran ? Jadi wajar
khan kalau mahasiswa kedokteran relatif lebih sukses ?
Nah sekarang waktunya bagi kita untuk mulai merenung apa yang
kita inginkan dalam hidup ini dan itulah yang menjadi tujuan
hidup kita. Sekali lagi dalam menentukan cita-cita ini kita jangan
dibatasi oleh keterbatasan kita (limiting belief). Biarlah seolah-olah
kita mempunyai kemampuan untuk melakukannya dan kita punya
kemampuan untuk mendapatkannya. Rasakan dan bayangkan
seolah-olah kesuksesan tersebut sudah anda dapatkan dan kalau
anda bisa melakukannya maka anda sudah menciptakannya dalam
pikiran anda dan kalau anda terus menerus memikirkannya maka
semakin cepatlah terwujud apa yang anda inginkan.
KEHEBATAN BERSYUKUR
Ternyata kalau
kita mau melihat,
mendengar dan
merasakan lebih
dalam ternyata
begitu banyak hal
yang dapat kita
syukuri
Banyak orang yang bertanya kalau kita
cenderungnya berpikir dan berkata
negatif
lalu
bagaimana
cara
menangkalnya ? Salah satu terapi
sederhana yang dapat dilakukan adalah
bersyukur. Saat ini cobalah anda ambil
kertas kosong dan ballpoint kemudian
tuliskan sebanyak-banyaknya apa saja
yang dapat anda syukuri selama hidup
anda sampai dengan hari ini.
Dalam waktu 3 menit apakah anda bisa
12
mendapatkan lebih dari 30 hal yang bisa anda syukuri ?
Pengalaman saya tidak banyak yang mampu melakukannya bahkan
cenderung tidak lebih dari 10 hal yang dapat disyukuri. Artinya apa
? Kita ternyata dalam hidup ini masih kurang bersyukur dan
artinya pula kita kurang mengakses hal-hal yang positif dalam
kehidupan kita.
Mengapa kita kurang bersyukur ? Mungkin kita terlalu sering
membandingkan diri kita dengan orang lain yang lebih hebat dan
akhirnya kita merasa diri kita selalu berkekurangan. Tapi coba lihat
ke bawah ternyata kita masih jauh lebih baik dari mereka dan
bersyukurkah anda terhadap hal itu ? Bersyukurkah anda
mempunyai mata, telinga, hidung, lidah, tangan, kaki, rambut,
orang tua, suami-istri, anak, rumah, mobil, motor, sepeda, listrik,
pekerjaan, pendidikan, komputer, tv, radio, dll.
Ternyata kalau kita mau melihat, mendengar dan merasakan lebih
dalam ternyata begitu banyak hal yang dapat kita syukuri. Sekarang
tuliskan lagi sampai anda merasakan seolah-olah ada sebuah energi
dan getaran positif yang memancar dari diri anda.
Ketika anda terus bersyukur maka percayalah bahwa sesuatu yang
besar (cita-cita) akan semakin cepat anda dapatkan karena anda
selalu mengakses energi positif dalam kehidupan ini.
DITANGISI atau DITERTAWAKAN
Mahatma Gandhi pernah berkata biarlah ketika kita
lahir semua orang tertawa menyambut kehadiran
kita di dunia dan biarlah semua orang menangis
ketika kita meninggalkan dunia ini.
Kelahiran sudah kita lewati dan saat ini kita sedang
menunggu kematian kita dan pada saat kita mati
maka kita mempunyai 2 pilihan yaitu ditertawakan
13
atau ditangisi oleh banyak orang ? Seorang high achiever pasti akan
memilih ditangisi oleh banyak orang sehingga dia memilih untuk terus
menebarkan jala kebaikan kepada siapapun orang yang ada di muka
bumi ini.
Termasuk halnya dalam dunia pekerjaan, suatu saat kita pasti
meninggalkan pekerjaan kita mungkin karena mendapatkan pekerjaan
baru ataupun pensiun. Pertanyaan yang sama ketika kita keluar dari
perusahaan apakah kita memilih untuk ditertawakan atau ditangisi ?
Mulai saat ini mari kita berpikir-berkata-bertindak yang positif dan
terus menebarkan jala kebaikan kepada siapapun termasuk di
dalamnya keluarga kita, perusahaan kita dan masyarakat di sekitar kita
sehingga kita dikenang oleh mereka sebagai seorang high achiever yang
luar biasa.
Tentang Buku Ini
Buku ini merupakan intisari dari Achievement Motivation Workshop –
Creating Unlimited Achievement yang dibawakan oleh Andreas
Hartono
Gambar ini diambil dari internet
dengan alamat website
http://spacecollective.org/bpwnes
Sekali lagi saya ingin mengatakan
bahwa dalam gambar ini tidak ada
maksud untuk menonjolkan
pornografi. Apabila ada pihak yang
kurang berkenan maka dari hati yang
terdalam saya menyampaikan
permohonan maaf.
Berikut adalah 10 lumba-lumba yang
terdapat pada gambar tersebut.
14
Hari ini …
Aku memilih untuk menentukan masa depanku…
Hari ini aku memilih untuk menjadi pribadi baru yang bertumbuh yang
terus belajar dengan mengisi pengetahuan dan ketrampilan sehingga aku
terus menjadi pribadi yang bersinar…
Hari ini aku memilih untuk berpikir-berkata-bertindak yang positif
terhadap diriku karena aku adalah seorang juara semenjak aku
diciptakan di dunia ini…
Hari ini aku memilih untuk berpikir-berkata-bertindak yang positif untuk
keluargaku, perusahaanku, rekan kerjaku dan masyarakat di sekitarku
karena aku diciptakan untuk hidup bersama mereka…
Hari ini aku memilih untuk terus bermimpi mendapatkan apapun yang
aku inginkan karena mimpi inilah yang akan menghantarkan keindahan
dalam hidupku…
Hari ini aku memilih untuk terus beryukur atas segala hal yang telah aku
dapatkan karena aku sadar itulah jalan sebelum aku mendapatkan tujuan
hidupku yang besar…
Hari ini aku menyadari aku punya keterbatasan tetapi aku memilih untuk
hidup tidak dibatasi oleh keterbatasanku tersebut dan aku akan terus
fokus pada apa yang menjadi kekuatanku…
Hari ini aku memilih untuk berkata ‘bisa’ dalam setiap tantangan ataupun
cobaan yang aku hadapi karena dengan demikian aku berani
mencobanya dan belajar di balik itu semua…
Hari ini aku memilih ketika aku mati nanti aku akan ditangisi oleh banyak
orang karena itu aku memilih untuk terus menebarkan jala kebaikan
kepada setiap orang yang ada di muka bumi ini…
Hari ini aku memilih untuk terus berdoa karena ini semua tidak akan
pernah terjadi dalam hidupku tanpa bimbingan dan restu dari Sang Maha
Pencipta…
15
Andreas
Hartono
adalah
seorang
Achievement Motivator dan Pendiri dari
Indonesian Human Excellence Institute,
sejak tahun 1998 bekerja di Sharp Yasonta
Indonesia sebelum bergabung sebagai
Management Consultant di Business
Excellence Consulting pada tahun 2000.
Pada saat menjadi konsultan pernah
menangani sekitar 20 perusahaan dari
berbagai jenis industri baik nasional
maupun
multinasional.
Terakhir
bergabung dengan PT Garudafood sebagai salah satu perusahaan makanan
dan minuman terbaik di Indonesia sebagai Training Manager.
Sejak tahun 2004 mengenal dunia Neuro Linguisctic Programming (NLP),
Psycho Cybernetics dan Hypnosis dari para pakar dan guru di Indonesia
kemudian mendalami secara otodidak dari berbagai sumber. Mendapatkan
sertifikasi Certified Hypnotist (CH), Certified Hypnotherapy (CHt) dan
Certified Hypnosis Instructure (CI) dari Indonesian Board of
Hypnotherapy.
Selama karir sebagai Achievement Motivator telah memberikan pelatihan
Achievement Motivation Workshop (Creating Unlimited Achievement)
kepada berbagai perusahaan di Indonesia baik lokal maupun multinasional
seperti :
Nitto Alam Indonesia Sapta Pusaka Nusantara Sumber Kalimantan Abadi Sukses
Makmur Abadi Sarana Multigriya Finansial (Persero) Epson Toyocom Indonesia Minda Asean Automotive Majalah Training Indonesia Multiplus Kelapa Gading Garudafood Sinar Niaga Sejahtera Erela Topjaya Sarana Utama (Toshiba) Erlimpex Berca Hardayaperkasa Guntur’s Club Semarang Indobara Bahana Garant Mobel (Olympic Group) Rumah Zakat Indonesia Bina Insan Sejahtera
Mandiri Jasa Teknologi Informasi IBM Bank BTPN Bandung Sharp Electronic
Indonesia Palm Hill Semarang Departemen Perhubungan RI Y CH Indonesia Sari Ater Panasia Filament Inti Tudung Group Sari Roti Delamibrands Y ummy Food Utama Buana Finance Panasia Indosyntec Centranusa
Insanpurnama (CNI) Badan Pemeriksa Keuangan & Pembangunan (BPKP) BPR
Karyajatnika Sadaya Fiberindo Inti Prima Bhakti Finance Asuransi Buana
Independent Y omart BPR LPK Serang Triusaha Mitraraharja (Super O2)
16
Untuk kebutuhan Training Creating Unlimited Achievement
Motivation dapat menghubungi :
Andreas Hartono
Phone: (021) 99 780 789
Mobile : 089 99 780 789
Email : [email protected]
Website : http://human-excellence.org
Be Positive – Be Possible
To The Max
2008
17
Fly UP