...

Presiden Jokowi Tutup Kongres Umat Islam Indonesia VI

by user

on
Category: Documents
0

views

Report

Comments

Transcript

Presiden Jokowi Tutup Kongres Umat Islam Indonesia VI
Sekretariat Negara Republik Indonesia
Presiden Jokowi Tutup Kongres Umat Islam Indonesia VI
Rabu, 11 Pebruari 2015
Presiden Joko Widodo (Jokowi), Rabu, (11/2) pagi didampingi oleh Mensesneg, Pratikno menutup Kongres Umat Islam
Indonesia VI, di Hotel Inna Garuda, Yogyakarta.
Â
Dalam sambutan
penutupan Kongres yang kali ini mengusung tema "Penguatan Peran Politik,
Ekonomi, dan Sosial Budaya Umat Islam untuk Indonesia yang Berkeadilan
dan Berperadaban", Presiden Jokowi mengungkapkan kebanggaanya atas sikap
toleransi umat Islam Indonesia.
Bahkan, para Kepala Negara
Sahabat menyebut bahwa Umat Islam Indonesia dapat menjadi role model
toleransi antarumat beragama. Hal itu, tambah Presiden Jokowi, tidak
lain karena umat Islam di Indonesia selalu mengambil jalan tengah
sehingga dapat meminimalisasi ekstremisme.
Meskipun demikian, di
tengah apresiasi yang Indonesia dapatkan, Presiden Jokowi mengingatkan
bahwa pekerjaan rumah bangsa Indonesia masih banyak. Masyarakat kita
masih banyak yang masuk dalam kategori miskin dan bodoh.
Untuk
itu, Presiden Jokowi mengajak agar umat Islam, bersama dengan
Pemerintah, ikut berkontribusi untuk mengatasi permasalahan tersebut.
“Jadi
tidak hanya dengan pertumbuhan ekonomi, tetapi pertumbuhan ekonomi dan
pemerataannya―, Presiden Jokowi menjelaskan bahwa hal itu bisa diatasi
dengan pertumbuhan ekonomi yang disertai dengan pemerataan.
Dalam
kesempatan tersebut, Presiden Jokowi juga kembali menegaskan
keteguhannya dalam hal perang terhadap penyalahgunaan narkoba dan
menyampaikan keprihatinannya atas fakta bahwa setiap hari tidak kurang
50 orang meninggal karena narkoba, 4,5 juta harus direhabilitasi, 1,2
juta yang tidak bisa direhabilitasi.
"Meskipun banyak desakan
untuk memberikan ampunan bagi terpidana mati, Presiden tidak akan
memberi ampunan" tegas Presiden Jokowi, bahkan saat ini pemerintah telah
melarang penjualan miras di supermarket.
http://www.setneg.go.id
www.setneg.go.id
DiHasilkan: 5 July, 2016, 23:44
Sekretariat Negara Republik Indonesia
Presiden Jokowi juga
menyinggung situasi yang saat ini tengah hangat, yakni permasalahan
antara KPK dan Polri dengan mengatakan bahwa belum diputuskannya
permasalahan tersebut mengingat bertumpuknya permasalahan antara masalah
politik, dan hukum, dan APBN-P yang belum selesai di DPR. Presiden
Jokowi uga menyebutkan bahwa sebelum mengambil seuatu keputusan, dirinya
perlu mempertimbangkan yang matang. (Verbatim-Humas)
http://www.setneg.go.id
www.setneg.go.id
DiHasilkan: 5 July, 2016, 23:44
Fly UP