...

Standar-Standar Keselamatan Makanan

by user

on
Category: Documents
0

views

Report

Comments

Transcript

Standar-Standar Keselamatan Makanan
Indonesian
Bab 3 (hanya Australia) Peraturan-Peraturan Standar-Standar Makanan Australia Selandia Baru
CATATAN: Standar-Standar Keselamatan Makanan yang baru tidak berlaku di Selandia Baru. Ketetapan-ketetapan
mengenai perjanjian standar-standar makanan antara Australia dan Selandia Baru tidak termasuk standar-standar
kebersihan makanan.
Kata Pengantar
Standar 3.2.2 Praktek-Praktek Keselamatan Makanan dan Syarat-Syarat Umum mengemukakan syarat-syarat khusus
untuk menyimpan makanan yang berkemungkinan besar dapat membahayakan pada suhu-suhu tertentu dan untuk
mendinginkan dan memanaskan kembali. Perusahaan-perusahaan makanan harus menuruti peraturan-peraturan ini
kecuali jika mereka dapat memperlihatkan bahwa mereka mempunyai sistim alternatif yang tidak berbahaya sebagai
gantinya untuk memastikan bahwa makanan tetap tidak berbahaya untuk dimakan.
1.
Makanan-makanan mana yang harus disimpan menurut pengawasan suhu?
Makanan-makanan yang berkemungkinan besar dapat membahayakan harus disimpan menurut pengawasan suhu.
Makanan-makanan mana yang 'berkemungkinan besar dapat membahayakan'?
Makanan-makanan yang berkemungkinan besar dapat membahayakan adalah makanan-makanan yang mungkin
mengandung bakteri peracunan makanan dan yang dapat membantu pertumbuhan bakteri-bakteri ini atau membentuk
racun-racun hingga tingkat-tingkat yang membahayakan bagi konsumen, jika makanan-makanan itu tidak disimpan
pada suhu-suhu yang benar. Toksin-toksin adalah zat-zat kimia yang beracun dihasilkan oleh beberapa macam bakteri.
Di bawah ini ada contoh-contoh makanan yang berkemungkinan besar dapat membahayakan:
• daging mentah dan yang dimasak atau makanan yang mengandung daging, seperti casseroles, kari dan
lasagne;
• produk-produk susu, misalnya susu, poding dan kue-kue yang memakai susu;
• makanan hasil laut (tidak termasuk hasil laut yang hidup);
• buah-buahan dan sayur-sayuran yang diproses, misalnya selada-selada;
•
nasi dan pasta yang telah dimasak;
• makanan-makanan yang mengandung telur-telur, buncis-buncis, kacang-kacangan atau makanan-makanan lain
yang banyak campuran protein, seperti quiche dan produk- produk kacang kedele;
• makanan yang mengandung makanan-makanan yang disebut ini, seperti sandwiches dan rolls.
Makanan-makanan mana yang tidak berkemungkinan besar dapat membahayakan?
Banyak makanan awet tidak mengandung bakteri peracunan makanan. Juga, bakteri tidak bertumbuh di beberapa
macam makanan. Misalnya termasuk makanan kaleng atau di dalam botol, buah-buah kering, daging-daging kering
yang diasinkan, daging-daging kering yang beragi, yoghurt, keju-keju padat, pulasan, beberapa saus, pasta kering, roti
dan makanan-makanan kering.
Namun, beberapa makanan yang tidak berkemungkinan besar dapat membahayakan dapat berkemungkinan besar
membahayakan jika anda merubah makanan itu sedemikian rupa. Misalnya, bubuk poding kering tidak berkemungkinan
besar membahayakan tetapi sewaktu susu atau air dicampur dengan bubuk itu untuk menjadikan poding, maka poding
itu berkemungkinan besar membahayakan.
Beberapa makanan mungkin tidak berkemungkinan besar dapat membahayakan tetapi memerlukan pendinginan untuk
mencegah pembusukan. Adalah suatu pelanggaran untuk menjual makanan busuk.
2.
Kapankah makanan harus disimpan di bawah pengawasan suhu?
Anda harus pastikan bahwa suhu makanan yang berkemungkinan besar membahayakan tercatat di termometer
masing-masing pada 5°C atau lebih dingin atau pada 60°C atau lebih panas sewaktu menerimanya,
memamerkannya, mengangkutnya atau menyimpannya. Jika anda ingin menerima, memamerkan, mengangkut atau
menyimpan makanan yang berkemungkinan besar membahayakan pada suhu yang lain, anda harus dapat
memperlihatkan kepada petugas penyelenggara bahwa anda mempunyai sistim alternatif lain sebagai penggantinya
yang tidak membahayakan.
Anda tidak harus menyimpan makanan yang berkemungkinan besar dapat membahayakan pada suatu suhu tertentu
sewaktu anda memproses atau menyediakannya karena tidak praktis, tetapi anda harus mengambil waktu sesingkat
FS - JC - TF8a
Terjemahan yang dengan bangga disponsori oleh departemen kesehatan dan pemeliharaan jompo pemerintah commonwealth.
Food Safety Standards - Temperature control requirements
Standar-Standar Keselamatan Makanan - Syarat-syarat pengawasan suhu
3.
Pendinginan makanan yang berkemungkinan besar dapat membahayakan
Jika anda memasak makanan yang berkemungkinan besar dapat membahayakan dengan maksud untuk mendinginkan
dan memakainya kemudian, anda perlu mendinginkan makanan itu hingga 5°C atau lebih dingin secepat mungkin. Ada
kemungkinan dalam makanan itu terdapat bakteri peracunan makanan meskipun telah dimasak. Pendinginan yang cepat
mengurangi waktu untuk bakteri-bakteri ini dapat bertumbuh atau membentuk racun-racun toksin.
Standar-standar menghendaki agar makanan didinginkan dari 60°C hingga 21°C dalam maksimum dua jam dan dari
21°C hingga 5°C selanjutnya dalam maksimum empat jam. Alternatifnya, jika anda hendak mendinginkan makanan
untuk waktu yang lebih lama anda harus dapat memperlihatkan bahwa anda mempunyai sistim alternatif yang tidak
berbahaya sebagai gantinya.
Jika anda tidak mengetahui cepatnya makanan anda mendingin, gunakan ujung termometer untuk mengukur bagian
terpanas makanan - biasanya di bagian tengah. Untuk informasi pemakaian termometer, lihat selebaran fakta berjudul
'Termometer-termometer dan pemakaiannya pada makanan yang berkemungkinan besar dapat membahayakan'.
Untuk mendinginkan makanan secara cepat, pecahkan hingga bagian-bagian kecil di wadah-wadah yang dangkal. Jaga
baik-baik agar makanan itu tidak kotor sewaktu melakukannya.
4.
Memanaskan kembali dan mendinginkan makanan yang berkemungkinan besar
dapat membahayakan
Jika anda memanaskan kembali makanan yang berkemungkinan besar dapat membahayakan dan yang telah dimasak
dan didinginkan, anda harus dengan cepat memanaskannya kembali hingga 60°C atau lebih panas. Baiknya, anda
bertujuan untuk memanaskan kembali makanan hingga 60°C dalam maksimum dua jam untuk mengurangi jumlah waktu
di mana makanan ada pada suhu yang menguntungkan pertumbuhan bakteri atau pembentukan racun-racun toksin.
Syarat ini hanya berlaku pada makanan yang berkemungkinan besar dapat membahayakan yang anda ingin untuk tetap
panas, misalnya, pada kompor anda atau di unit pameran makanan. Hal itu tidak berlaku pada makanan yang anda
memanaskan kembali untuk melayani para langganan untuk konsumsi segera, misalnya di rumah makan atau di warung
'take away'.
5.
Bagaimana suatu perusahaan memenuhi syarat-syarat pengawasan suhu?
Jalan termudah untuk menemui syarat-syarat adalah menjamin bahwa makanan yang berkemungkinan besar dapat
membahayakan diterima, disimpan, dipamerkan atau diangkut dengan dua cara, yaitu dengan suhu dingin sekali (5°C
atau lebih dingin) atau panas sekali (60°C atau lebih panas). Makanan yang berkemungkinan besar dapat
membahayakan harus juga didinginkan dan dipanaskan kembali secara cepat dan disediakan seboleh-bolehnya dalam
waktu singkat.
Jika karena beberapa alasan anda tidak ingin atau tidak mampu menyimpan, memamerkan atau mengangkut makanan
pada 5°C atau lebih dingin, atau 60°C atau lebih panas, atau mencapai syarat-syarat suhu, waktu pendinginan dan
pemanasan kembali, anda harus dapat memperlihatkan bahwa anda mempunyai sistim alternatif keselamatan makanan
sebagai gantinya.
Standar itu menetapkan langkah-langkah di mana suatu perusahaan makanan dapat memperlihatkan kepada pejabat
penyelenggara hukum bahwa mereka memakai suatu sistim alternatif yang aman. Anda dapat menggunakan program
keselamatan makanan, atau mengikuti pedoman-pedoman industri makanan yang diakui, atau memakai suatu sistim
yang berdasarkan atas bukti ilmiah yang dapat dipercaya. ANZFA sedang menyediakan pedoman lebih terperinci
mengenai syarat-syarat pengawasan suhu, termasuk pendinginan, pemanasan kembali dan penggunaan sistimsistim alternatif yang aman.
Perlu keterangan lebih lanjut?
Salinan standar-standar, pedoman-pedoman dan selebaran-selebaran fakta lainnya dapat ditemukan pada ANZFA
website. Ketika standar-standar mulai berlaku di setiap Negara bagian dan Territory, perusahaan-perusahaan makanan
dapat mencari nasehat dari para pejabat Kesehatan Lingkungan (Emvironmental Health Officers) di kotapraja mereka,
atau dari departemen pelayanan kesehatan dan Unit-Unit Kesehatan Umum di Negara bagian atau Territory mereka.
Australia New Zealand Food Authority
P O Box 7186
Canberra MC ACT 2610
Tel: 02 6271 2222
Fax: 02 6271 2278
Australia New Zealand Food Authority
P O Box 10559
Wellington NZ 6036
Tel: 04 473 9942
Fax: 04 473 9855
Website: www.anzfa.gov.au
Email: [email protected]
Advice Line: 1300 652 166
Website: www.anzfa.govt.nz
Email: [email protected]
Advice Line: 0800 441 571
FS - JC - TF8a Indonesian
May 2001
Food Safety Standards - Temperature control requirements
mungkin untuk memproses atau mempersiapkannya agar bakteri tidak mendapat kesempatan untuk berkembang biak
hingga tingkat yang berbahaya atau membentuk racun-racun toksin.
Fly UP