...

01_format_artikel_ejournal_mulai_hlm_ganjil (02-27-13-12-50

by user

on
Category: Documents
0

views

Report

Comments

Transcript

01_format_artikel_ejournal_mulai_hlm_ganjil (02-27-13-12-50
eJournal Ilmu Komunikasi, Volume 1, Nomor 1, 2013: 46-61
eJournal lmu Komunikasi, 2013, 1 (1): 46-61
ISSN 0000-0000, ejournal.ilkom.fisip-unmul.org
© Copyright 2013
PERSEPSI MASYARAKAT TENTANG PROGRAM ACARA
REALITY SHOW “CATATAN SI OLGA” DI KELURAHAN
GUNUNG LINGAI KECAMATAN SUNGAI PINANG
SAMARINDA
Sri Yulianti
Abstrak
Artikel ini menyoroti persepsi Masyarakat tentang Program Acara
Reality Show “Catatan Si Olga” di Kelurahan Gunung Lingai Kecamatan
Sungai Pinang Samarinda, di bawah bimbingan Bapak Drs. Sugandi .M.Si,
dan Bapak Drs. M.Z Arifin .M.Si.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana persepsi
masyarakat tentang program acara reality show “Catatan Si Olga” yang
didalamnya mengandung nilai pesan sosial bagi masyarakat. fokus penelitian
dalam penelitian ini meliputi : persepsi yang didalamnya terdapat sensasi,
attention, ekspektasi, motivasi dan memori serta Model S-O-R. Penelitian ini
termasuk studi deskriptif kualitatif yaitu menggambarkan atau melukiskan
secara sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta-fakta, sifat-sifat serta
hubungan yang diselidiki. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui teknik
wawancara kepada masyarakat yang memenuhi kriteria-kriteria tujuan
penelitian untuk mengetahui persepsi mereka tentang program acara tersebut,
serta mencari data dari berbagai tulisan artikel, buku-buku dan internet.
Kesimpulan yang didapatkan dari penelitian ini adalah bahwa persepsi
masyarakat tentang program acara reality show “Catatan Si Olga” memiliki
nilai pesan moral yang ditujukkan dengan penayangan yang sifatnya
mengajarkan kepada masyarakat/audiens untuk dapat saling membantu antar
sesama manusia yang membutuhkan. Program acara ini telah mampu
membuat persepsi yang “Cukup Baik” di masyarakat Kelurahan Gunung
Lingai Kecamatan Sungai Pinang Samarinda.
Kata Kunci : Persepsi Masyarakat, Program Acara Reality Show "Catatan Si
Olga", Kelurahan Gunung Lingai Samarinda
46
Persepsi Masyarakat tentang program acara reality show ”Catatan Si Olga” (Sri)
Pendahuluan
Pada era teknologi informasi dan globalisasi seperti sekarang ini,
televisi sudah menjadi media penyimpanan berbagai informasi dan hiburan
yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Televisi adalah salah satu media
massa. Sifatnya yang audio visual serta program tayangan yang beragam
menjadi daya tarik tersendiri yang dimiliki oleh media ini. Keanekaragaman
sajian program acara di televisi memberikan kontribusi pada audiens, yang
pada dasarnya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan audiensnya. Televisi
merupakan alat media elektronik yang paling mudah dicerna oleh masyarakat
sehingga berbagai kalangan masyarakat dapat menikmati tayangan televisi
tersebut. Dari sekian banyak media komunikasi massa seperti surat kabar,
majalah, radio, televisi ,internet dan film, ternyata televisilah yang menduduki
tingkat teratas yang diminati banyak khalayak. Karena kelebihan televisi yang
menampilkan informasi secara menarik melalui audio visual hal inilah yang
memudahkan khalayak untuk menerima informasi secara cepat dan mudah.
Salah satu alat elektronik yang sekarang sudah seperti kebutuhan
primer bagi manusia. Tidak melihat televisi sehari saja kita mungkin sudah
ketinggalan banyak informasi. Televisi adalah sebuah alat penangkap siaran
bergambar. Kata televisi berasal dari kata tele dan vision; yang mempunyai
arti masing-masing jauh (tele) dan tampak (vision). Jadi televisi berarti tampak
atau dapat melihat dari jarak jauh. Dengan televisi kita bisa mendapatkan
banyak informasi baik politik, sosial, budaya, agama, ekonomi dan lain
sebagainya. Dengan begitu televisi setiap hari telah mengajak kita untuk
berkomunikasi secara searah. Kita mendapatkan informasi dari televisi, artinya
televisi bertindak sebagai komunikator, informasi sebagai pesanya, dan
pemirsanya adalah komunikan. Maka dengan demikian televisi ini telah
berfungsi sebagai media komunikasi. Karena ternyata komunikannya bukan
hanya terdiri dari sekelompok atau organisasi saja melainkan dilihat oleh
khalayak maka televisi digolongkan masuk kedalam media yang memerantai
antara nara sumber dengan massa yang disebut dengan media komunikasi
massa. Dari sekian banyak media komunikasi massa seperti surat kabar,
majalah, radio, televisi ,internet dan film, ternyata televisilah yang menduduki
tingkat teratas yang diminati banyak khalayak. Karena kelebihan televisi yang
menampilkan informasi secara menarik melalui audio visual hal inilah yang
memudahkan khalayak untuk menerima informasi secara cepat dan mudah.
Program acara tayangan televisi tentu terdapat proses transmisi pesan
dari komunikator kepada audiensnya. Pesan yang disampaikan melalui
program acara atau tayangan televisi mengandung value/nilai didalamnya,
nilai inilah yang stasiun televisi selaku komunikator berusaha untuk dapat
menyampaikan kepada audiens atau komunikannya. Pesan ini dapat bertujuan
47
eJournal Ilmu Komunikasi, Volume 1, Nomor 1, 2013: 46-61
atau berfungsi dalam memberikan informasi, pendidikan, mempersuasi serta
menyenangkan dan memuaskan kebutuhan khalayaknya (Dedy Nur Hidayat.
2007. P.65)
Stasiun televisi setiap hari menyajikan berbagai jenis program yang
jumlahnya sangat banyak dan jenisnya sangat beragam. Jenis program itu
dapat dikelompokkan dalam berbagai jenisnya yaitu: (1) program informasi
(news) (2) program hiburan (non news / entertainment). Program informasi
kemudian dibagi lagi kedalam jenis berita keras (hardnews) yang merupakan
laporan berita terkini dan harus segera disiarkan. Dan berita lunak (softnews)
yang merupakan kombinasi dari fakta, gosip dan opini. Sementara program
hiburan terbagi atas lima kelompok besar yaitu : (1) musik (2) drama (3)
permainan (gameshow/realityshow) (4) pertunjukan dan (5) olahraga (sport)
(Morrisan. M.A. 2005. P.100).
Berbagai jenis program acara disajikan oleh stasiun-stasiun televisi.
Mereka berlomba-lomba untuk dapat menyajikan program acara yang menarik
dan diminati oleh banyak orang. Salah satunya yang menjamur di Indonesia
ini adalah program tayangan bertema reality show. Pada hakekatnya secara
konstektual, reality show berarti pertunjukan atau realitas. Reality show secara
istilah berarti pertunjukan yang asli (real), tidak direkayasa, dan tidak dibuatbuat. Kejadiannya diambil dari keseharian, kehidupan masyarakat apa adanya,
yaitu realita dari masyarakat. Pada hakekatnya acara reality show “Catatan Si
Olga” di ANTV memiliki nilai yang sama dengan program acara reality show
lainnya, tapi dikemas dan disajikan dalam bentuk yang lebih berbeda dengan
penyampaian nilai pesan yang mendalam, sehingga menjadikan acara reality
show yang satu ini cukup berbeda dengan acara reality show yang bertema
sosial lainnya. Acara tersebut mengandung nilai sosial untuk dapat bersimpati,
berempati, dan membantu sesama yang membutuhkan. Reality show “Catatan
Si Olga” memiliki tujuan dalam penayangannya bagi khalayak di seluruh
lapisan masyarakat. Reality show “Catatan Si Olga” ini adalah untuk menjadi
program acara yang terkemuka dengan tayangan yang berisikan pesan dan
nilai sosial bagi masyarakat serta menumbuhkan rasa kepedulian sosial
terhadap sesama, mengurangi beban para kaum dhuafa dengan memberikan
pertolongan yang dibutuhkan,memelihara dan meningkatkan rasa solidaritas
dan kesetiakawanan sosial, memelihara tali silahturahim antar sesama manusia
dan memberi tayangan yang mendidik dengan memiliki nilai sosial.
Pada program acara ini, audiens yang menjadi populasi dalam
penelitian tersebut harus disesuaikan dengan objek suatu acara. Perspektif
kategori sosial berasumsi bahwa dalam masyarakat terdapat kelompokkelompok sosial, yang reaksinya stimulus tertentu cenderung sama. Golongan
sosial berdasarkan usia, jenis kelamin, tingkat pendapatan, pendidikan, tempat
48
Persepsi Masyarakat tentang program acara reality show ”Catatan Si Olga” (Sri)
tinggal dan keyakinan beragama menampilkan kategori respons. Anggotaanggota kategori respons tertentu akan cenderung memilih isi komunikasi
yang sama dan akan memberi respon kepadanya dengan cara yang hampir
sama pula (Rakhmat, 2007.p,204).
Oleh karena itu dengan adanya acara reality show “Catatan Si Olga” di
ANTV serta melihat kondisi masyarakat yang ada, tentu hal ini akan
menimbulkan suatu sikap tertentu pada masyarakat mengenai acara tersebut
baik suka maupun tidak suka. Hal ini menarik untuk diteliti karena dengan
adanya acara reality show “Catatan Si Olga” di ANTV diharapkan akan
membawa efek yaitu melihat persepsi masyarakat terhadap program acara ini.
Hal ini membuat saya selaku peneliti memilih objek penelitian ini untuk
mengetahui tanggapan berupa persepsi atau pendapat masyarakat terhadap
program acara ini.
Karena tayangan ini mengangkat tentang realitas sosial, yang
mengandung tentang nilai-nilai kehidupan dalam masyarakat dengan
pengemasan pesan yang berbeda dengan acara reality show lainnya yang
bertema sama, dengan melibatkan seorang publik figure/artis dalam acara ini
menjadikan acara ini memiliki poin tersendiri untuk dapat menggugah
perasaan khalayaknya sehingga hal ini menarik untuk diteliti. Dalam
penelitian ini yang akan menjadi subjek penelitian adalah masyarakat
Kelurahan Gunung Lingai Kecamatan Sungai Pinang Samarinda.
Kerangka Dasar Teori
Pengertian Persepsi
Persepsi adalah pengalaman tentang suatu objek, peristiwa, atau
hubungan-hubungan yang diperoleh dengan menyimpulkan informasi dan
menafsirkan pesan. Persepsi ialah memberikan makna pada stimulasi inderawi
(sensory stimuli).
Persepsi adalah proses internal yang kita lakukan untuk memilih,
mengevaluasi dan mengorganisasikan rangsangan dari lingkungan eksternal.
Persepsi meliputi : Penginderaan (sensasi) melalui alat-alat indera kita (indera
perasa, indera peraba, indera pencium, indera pengecap dan indera
pendengar), Semua indera itu mempunyai andil bagi berlangsungnya
komunikasi manusia. Atensi atau perhatian adalah pemprosesan secara sadar
sejumlah kecil informasi dari sejumlah kecil informasi yang tersedia.
Informasi yang didapatkan dari penginderaan, ingatan dan proses kognitif
lainnya. Interpretasi adalah proses komunikasi melalui lisan atau gerakan
antara dua atau lebih pembicara yang tak dapat menggunakan symbol-simbol
yang sama, baik secara stimulant (dikenal sebagai interpretasi simultan) atau
berurutan (dikenal sebagai interpretasi berurutan), (Joyce Marcella Laurens,
49
eJournal Ilmu Komunikasi, Volume 1, Nomor 1, 2013: 46-61
2004 : 58).
Proses terjadinya persepsi dapat dijelaskan sebagai berikut :
objek menimbulkan stimulus dan stimulus mengenai alat indera (reseptor).
Proses ini merupajan proses fisik. Stimulus yang diterima oleh alat indera
diteruskan oleh saraf sensorik ke otak. Proses ini merupakan proses psikologis.
Kemudian terjadilah proses di otak sebagai pusat kesadaran sehingga individu
menyadari apa yang dilihat, apa yang didengar atau apa yang diraba. Proses ini
adalah proses terakhir dari persepsi dan merupakan persepsi yang sebenarnya.
Respon sebagai akibat dari persepsi dapat diambil oleh individu dengan
berbagai macam bentuk. Stimulus mana yang akan mendapatkan respon dari
individu tergantung pada perhatian individu yang bersangkutan. Dapat ditarik
kesimpulan bahwa persepsi merupakan hasil sebuah proses seleksi, organisasi
dan interpretasi (gambaran) yang terstimuli oleh objek melalui indera-indera
manusia.
Masyarakat
Ahli sosiologi mengatakan, suatu masyarakat dapat dikatakan apabila
anggota-anggota suatu kelompok, dapat hidup bersama sedemikian rupa
sehingga merasakan bahwa kelompok tersebut dapat memenuhi kepentingankepentingan hidup yang utama pada suatu daerah yang tertentu (Soekanto,
1990 : 162).
Adapun ciri-ciri masyarakat adalah sebagai berikut : terdiri dari
beberapa individu dan kelompok, memiliki tempat tinggal dan memenuhi
kebutuhan hidup lainnya, hidup berkelompok dan saling berhubungan,
memiliki mata pencaharian untuk kelangsungan hidupnya, dan terdapat
sebuah pembagian kerja dan memiliki kepercayaan didalamnya.
Komunikasi Massa
Komunikasi massa diadopsi dari istilah bahasa Inggris, mass
communication, sebagai kependekan dari mass media communication
(komunikasi media massa). Artinya, komunikasi yang menggunakan media
massa atau komunikasi yang mass mediated. Istilah mass communications atau
communications diartikan sebagai salurannya, yaitu media massa (mass
media) sebagai kependekan dari media of communication (Susanto, 1974).
Menurut Nurudin (2003:1) komunikasi massa adalah studi ilmiah tentang
media massa beserta pesan yang dihasilkan pembaca atau pendengar atau
penonton yang akan coba diraihnya dan efeknya terhadap mereka.
Kata massa dalam komunikasi massa dapat diartikan lebih dari sekedar
“orang banyak” sebagaimana orang-orang yang sedang mengerumuni penjual
obat ditrotoar atau sedang bersama-sama berhenti menanti pintu lintasan
kereta api dibuka. Massa disini bukan sekedar orang banyak disuatu lokasi
50
Persepsi Masyarakat tentang program acara reality show ”Catatan Si Olga” (Sri)
yang sama. Massa disini kita artikan sebagai “Meliputi semua orang yang
menjadi sasaran alat-alat komunikasi massa atau orang pada ujung lain dari
saluran” (Berlo, 1960). Massa mengandung pengertian orang banyak. Mereka
tidak harus berada dilokasi tertentu yang sama. Mereka dapat tersebar atau
terpencar di berbagai lokasi, yang dalam waktu yang sama atau hampir
bersamaan dapat memperoleh pesan-pesan komunikasi yang sama.
Pengertian komunikasi massa menurut Mulyana adalah ‘komunikasi
yang menggunakan media massa, baik cetak (surat kabar, majalah) atau
elektronik (radio, televise) yang dikelola oleh suatu lembaga atau orang yang
tersebar dibanyak tempat, anonim dan heterogen”. Pesan-pesannya bersifat
umum, disampaikan secara serempak dan selintas (khususnya media
elektronik). (Mulyana, 2001 : 75).
Nurudin dalam bukunya yang berjudul pengantar komunikasi massa
menyebutkan fungsi-fungsi komunikasi massa yaitu : informasi, persuasif,
transmisi budaya, komunikasi massa mempunyai fungsi pengawasan, dan
korelasi.
Dapat disimpulkan bahwa komunikasi massa adalah komunikasi yang
menggunakan media massa baik cetak atau elektronik dan berisi pesan-pesan
yang disampaikan secara serempak dan selintas.
Media Massa
Media massa sendiri merupakan “kependekan” dari media komunikasi
massa. Media massa lahir untuk menjembatani komunikasi antar massa.
Massa adalah masyarakat luas yang heterogen, tetapi saling bergantung satu
sama lain. Ketergantungan antar massa menjadi penyebab lahirnya media yang
mampu menyalurkan hasrat, gagasan dan kepentingan masing-masing agar
diketahui dan dipahami oleh orang lain (Pareno, 2005 : 7)
Media yang dimaksud dalam proses komunikasi massa, yaitu media
massa yang memiliki ciri khas, mempunyai kemampuan untuk memikat
perhatian khalayak secara serempak (simultaneous) dan serentak
(instantaneous).
Menurut Hafied Cangara (2006 : 122) dalam Pengantar Ilmu
Komunikasi, media massa adalah alat yang digunakan dalam penyampaian
pesan dari sumber kepada khalayak (penerima) dengan menggunakan alat-alat
komunikasi mekanis seperti surat kabar, film, radio, dan televisi.
Sebagai alat untuk menyebarkan informasi dan sebagai alat kontrol
sosial media mempunyai fungsinya. (Efendy, 2005 : 149) idealisme yang
melekat kepada media dijabarkan dalam pelaksanaan fungsinya, selain
menyiarkan informasi juga mendidik, menghibur dan mempengaruhi.
51
eJournal Ilmu Komunikasi, Volume 1, Nomor 1, 2013: 46-61
Dapat disimpulkan bahwa media massa merupakan pesan-pesan dari
sumber kepada khalayak (menerima) komunikasi mekanis seperti televisi,
radio, surat kabar, majalah, tabloid, buku,
film, internet, dan lain-lain.
Proses Komunikasi
Proses komunikasi merupakan aktivitas yang mendasar bagi manusia
sebagai makhluk sosial. Setiap proses komunikasi diawali dengan adanya
stimulus yang masuk pada diri individu yang ditangkap melalui panca indera.
Stimulus diolah di otak dengan pengetahuan, pengalaman, selera, dan iman
yang dimiliki individu. Stimulus tersebut mengalami proses intelektual
menjadi informasi. Adapun informasi yang telah dikomunikasikan disebut
sebagai pesan.
Schramm mengatakan bahwa untuk berlangsungnya suatu kegiatan
komunikasi, minimal diperlukan tiga komponen yaitu source, message, dan
destination atau komunikator, pesan, komunikan.
Dapat disimpulkan bahwa proses komunikasi merupakan proses
pemberian atau penyampaian pesan dari komunikator (program acara reality
show “Catatan Si Olga”) kepada komunikan (masyarakat yang menonton
program acara reality show “Catatan Si Olga”) serta effect yang akan
ditimbulkan setelah menyaksikan tayangan tersebut.
Televisi
Televisi berasal dari dua kata yang berbeda asalnya, yaitu tele (bahasa
yunani) yang berarti jauh, dan visi (videre berasal dari bahasa latin) yang
berarti penglihatan. Dengan demikian televisi yang dalam bahasa inggrisnya
television diartikan sebagai melihat jauh. Melihat jauh disini diartikan dengan
gambar dan suara yang diproduksi di suatu tempat (studio televisi) dapat
dilihat dari tempat lain melalui sebuah penerima.
Pengertian televisi menurut Effendy dalam buku kamus komunikasi,
(2003 : 361) adalah media komunikasi jarak jauh dengan penayangan gambar
dan pendengaran suara, baik melalui kawat maupun secara elektromagnetik
tanpa kawat.
Televisi mempunyai tiga fungsi, yakni fungsi penerangan, pendidikan
dan hiburan (Effendy 1993, 93).
Dapat disimpulkan bahwa televisi merupakan media yang dapat
melihat dari jauh. Melihat dari jauh disini diartikan dengan gambar dan suara
yang diproduksi disuatu tempat (studio televisi) dan dapat dilihat dari tempat
lain melalui sebuah penerima (televisi set).
Format Acara Televisi
52
Persepsi Masyarakat tentang program acara reality show ”Catatan Si Olga” (Sri)
Televisi sebagai salah satu media komunikasi memiliki berbagai ragam
bentuk tayangan dengan format yang berlainan. Kajian tentang format acara
televisi disertai dengan penelitian agar ada dasar yang kuat digunakan peneliti
dalam mengkategorikan tayangan “Catatan Si Olga” dalam salah satu format
atau program acara televisi.
Menurut Alvin Toffler, berbagai jenis format atau program acara
televisi jumlahnya sangat banyak dan jenisnya, antara lain : program informasi
(news), program hiburan (non news), music, pertunjukkan, dan sport.
Program acara yang dijadikan dalam objek penelitian ini adalah
“Catatan Si Olga”. Melihat dari format dan isi tayangan berdasarkan pendapat
Alvin Toffler, maka format ini dapat dikategorikan menjadi format dalam
gameshow khususnya termasuk dalam reality show. Dikatakan sebagai format
reality show karena berdasarkan dari isi tayangan, mengisahkan realitas sosial
kehidupan masyarakat yaitu mengisahkan tentang kalangan menengah
kebawah (penghasilan).
Program Reality Show
Reality show adalah salah satu gendre dalam acara televisi. Dalam
Nirmala (2007), dijelaskan bahwa reality show berasal dari kata televisi
realitas, yaitu program televisi yang menyajikan situasi yang dramatis atau
lucu namun tidak menggunakan naskah, merupakan kejadian yang sebenarnya
(walau terkadang direncanakan), dan mengutamakan orang biasa dari pada
aktor profesional.
Dengan kata lain, reality show adalah suatu jenis program televisi yang
menayangkan kehidupan seseorang dalam dunia nyata, bukan menampilkan
tokoh ‘buatan’ yang diperankan oleh seorang aktor atau aktris. Hal ini sesuai
dengan yang dikemukakan Reiss dan Wiltz (2004) bahwa karakteristik reality
television/reality show adalah orang biasa (bukan aktor) sebagai karakter
utama dalam program tersebut.
Dapat disimpulkan bahwa reality show ialah program yang
menayangkan suatu realita kehidupan sosial tanpa dibuat-buat dan berdasarkan
kisah nyata yang mana dalam kehidupan sosial masyarakat memiliki
perbedaan dari status sosialnya.
S-O-R Theory (Teori S-O-R)
Teori S-O-R sebagai singkatan dari Stimulus – Organism – Response
ini semula berasal dari psikologi. Kalau kemudian menjadi juga teori
komunikasi, tidak mengherankan, karena objek material dari psikologi dan
ilmu komunikasi adalah sama, yaitu manusia yang jiwanya meliputi
komponen-komponen : sikap, opini, perilaku, kognisi, afeksi dan konasi.
53
eJournal Ilmu Komunikasi, Volume 1, Nomor 1, 2013: 46-61
Menurut stimulus response ini, efek yang ditimbulkan adalah reaksi
khusus terhadap stimulus khusus, sehingga seseorang dapat mengharapkan
dan memperkirakan kesesuaian antara pesan dan reaksi komunikan.
Jadi unsur-unsur dalam model ini adalah :
a. Pesan (Stimulus, S)
b. Komunikasi (Organism, O)
c. Efek (Response, R)
Individual Differences Theory (Teori Perbedaan Individual)
Nama teori yang diketengahkan oleh Melvin D. Defleur (Uchjana 2003
: 275) ini lengkapnya adalah “Individual Differences Theory of Mass
Communication Effect”. Jadi teori ini menelaah perbedaan-perbedaan di
antara individu-individu sebagai sasaran media massa ketika mereka diterpa
sehingga menimbulkan efek-efek tertentu.
Menurut teori ini individu-individu sebagai anggota khalayak sasaran
media massa secara selektif, menaruh perhatian kepada pesan-pesan, terutama
jika berkaitan dengan kepentingannya, konsisten dengan sikap-sikapnya,
sesuai dengan kepercayaannya yang didukung oleh nilai-nilainya.
Tanggapannya terhadap pesan-pesan tersebut diubah oleh tatanan
psikologisnya. Jadi, efek media massa pada khalayak massa itu tidak seragam,
melainkan beragam disebabkan secara individual berbeda satu sama lain
dalam struktur kejiwaannya.
Oleh karena terdapat perbedaan individual pada setiap pribadi anggota
khalayak, maka secara alamiah dapat diduga akan muncul efek yang bervariasi
sesuai dengan perbedaan individual itu.
Metode Penelitian
Metode dalam artikel ini adalah deskriptif kualitatif
Hasil Penelitian
Seperti yang telah dikemukakan sebelumnya, bahwa yang menjadi
fokus penelitian ini adalah Persepsi Msyarakat tentang Program Acara Reality
Show “Catatan Si Olga” di Kelurahan Gunung Lingai Kecamatan Sungai
Pinang Samarinda dengan beberapa indikator dari penelitian yang telah
dikemukakan oleh penulis pada bab sebelumnya. Maka berikut dibawah ini
dapat dilihat mengenai penyajian data yang telah diperoleh di lapangan dari
hasil penelitian yang telah dilakukan oleh penulis, Persepsi Masyarakat
meliputi :
Persepsi
Dalam mempersepsikan sesuatu, perlu diperhatikan hal-hal yang melibatkan
54
Persepsi Masyarakat tentang program acara reality show ”Catatan Si Olga” (Sri)
persepsi yakni sensai (penginderan), attention (perhatian). ekspektasi, motivasi
dan memori.
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan pada warga Kelurahan
Gunung Lingai Kecamatan Sungai Pinang Samarinda dapat disimpulkan
bahwa acara “Catatan Si Olga” memiliki nilai yang bermanfaat bagi
penonton/audiens yang melihatnya, karena acara tersebut real artinya hal
tersebut nyata terjadi disekeliling kita. Dari persepsi masyarakat bahwa
tayangan ini dapat membuat orang lain tersentuh hatinya dengan melihat
keadaan masyarakat yang tidak mampu yang serba kekurangan untuk bertahan
hidup.
Sensasi
Berdasarkan penelitian, sensasi disini ditunjukkan kepada audiens yang pernah
menonton acara reality show “Catatan Si Olga”, sehingga audiens dapat
mengetahui alur cerita yang terdapat dalam acara tersebut sesuai dengan apa
yang mereka ketahui. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan
menunjukkan bahwa audiens dapat mendeskripsikan acara reality show
“Catatan Si Olga” sesuai dengan apa yang mereka lihat dalam tayangan
tersebut.
Attention
Berdasarkan penelitian, perhatian disini merupakan proses pemusatan atau
konsentrasi pada audiens terhadap suatu objek yang mereka lihat dalam hal ini
adalah tayangan program acara reality show “Catatan Si Olga”. Dari hasil
wawancara yang telah dilakukan menunjukkan bahwa Olga sebagai pembawa
acara dalam tayangan tersebut dengan pembawaannya yang dapat membuat
orang lain terharu melihatnya, membuat acara ini menarik untuk ditayangkan.
Ekspektasi
Berdasarkan penelitian, ekspektasi dalam program acara reality show ”Catatan
Si Olga” bertujuan untuk memberikan makna kehidupan yang bermanfaat bagi
audiens agar penonton bisa merasakan kesusahan hidup orang lain. Dari hasil
penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa acara reality show
“Catatan Si Olga” ini selain memberikan makna yang positif dengan
memberikan sejumlah informasi tentang kehidupan masyarakat yang tidak
mampu, juga berfungsi sebagai wadah untuk beramal melalui sedekah yang
diberikan kepada masyarakat yang menonton acara tersebut seperti dana,
sembako, pakaian dan lain-lain melalui media telekomunikasi dengan harapan
dapat meringankan beban mereka.
Motivasi
55
eJournal Ilmu Komunikasi, Volume 1, Nomor 1, 2013: 46-61
Berdasarkan penelitian, motivasi dalam program acara reality show “Catatan
Si Olga” bertujuan untuk memotivasi para penonton agar dalam memenuhi
kebutuhan hidupnya perlu memiliki sikap pekerja keras sehingga
kebutuhannya dapat terpenuhi serta tidak bergantung kepada orang lain seperti
meminta-minta (pengemis) diberbagai tempat. Dari hasil penelitian yang telah
dilakukan menunjukkan bahwa acara ini memberikan pesan-pesan moral
dimana dalam tayangan tersebut mengajarkan kita untuk melihat bagaimana
kehidupan orang lain yang tetap bisa bertahan hidup dalam keterbatasan
mereka. Acara ini memberikan efek yang positif bagi siapapun yang melihat
sehingga acara ini menarik untuk ditayangkan.
Memori
Berdasarkan penelitian, memori dalam program acara reality show “Catatan Si
Olga” bertujuan agar audiens dapat mengingat-ingat kembali apa saja yang
disajikan dari acara itu sehingga mereka dapat mempersepsikan bagaimana isi
tayangan tersebut. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukan
bahwa dalam mempersepsikan sesuatu atau menanggapi sesuatu, kita harus
melihat acara ini bukan hanya sekali perlu tetapi perlu adanya perulangan
sehingga kita dapat memahami alur cerita acara tersebut.
Model S-O-R
Stimulus
Dalam reality show “Catatan Si Olga” di Antv, setelah menerima stimulus
atau pesan yang berupa informasi atau pesan tersebut maka dengan perhatian,
pengertian dan penerimaan dari berlangsungnya proses komunikasi,
komunikan memberikan efek yang terakhir dari informasi yang disampaikan.
Kemampuan komunikan dalam memahami informasi dalam reality show
“Catatan Si Olga” akan dapat membawa perubahan kepada diri komunikan.
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan menunjukan bahwa isi atau pesan
dalam acara tersebut dapat memberikan rangsangan bagi penonton sehingga
dapat mempersepsikan isi acara secara keselurahan.
Organism
Komunikan dalam reality show “Catatan Si Olga” di Antv ini yakni penonton
atau audiens yang menonton acara tersebut (warga Kelurahan Gunung Lingai
yang dijumpai dan pernah menonton acara tersebut). Berdasarkan penelitian
yang telah dilakukan menunjukan bahwa setiap komunikan dalam
memberikan persepsinya masing-masing berbeda tergantung dari pemaknaan
mereka melihat isi acara tersebut.
Respons
56
Persepsi Masyarakat tentang program acara reality show ”Catatan Si Olga” (Sri)
Respons penonton atau audiens yang menonton acara reality show “Catatan Si
Olga” akan menimbulkan reaksi tergantung dari stimulus yang mereka terima.
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan menunjukan bahwa isi acara
tersebut dapat memberikan efek positif bagi auidens yang menonton acara
tersebut dan memiliki rasa ingin membantu serta peduli terhadap sesama.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat tentang
Program Acara Reality Show “Catatan Si Olga” di Kelurahan Gunung Lingai
Kecamatan Sungai Pinang Samarinda. Jumlah sampel yang digunakan pada
penelitian ini berjumlah 6 orang yang sesuai dengan kriteria-kriteria penelitian
di daerah Kelurahan Gunung Lingai Kecamatan Sungai Pinang Samarinda.
Jumlah pertanyaan yang digunakan pada wawancara penelitian ini
berjumlah 11 pertanyaan. Pada penelitian ini masalah yang akan dibahas
adalah persepsi masyarakat tentang Program Acara Reality Show “Catatan Si
Olga” di Kelurahan Gunung Lingai Kecamatan Sungai Pinang Samarinda.
Dari hasil penelitian yang telah disajikan sebelumnya, dapat diketahui
bahwa dalam hubungannya dengan media dan persepsi, pengamatan,
tanggapan dan penilaian terhadap apa yang didengar, dilihat dan dirasakan
oleh panca indra, kemudian memberikan makna tentang apa yang telah
menjadi kesimpulan dari pesan yang diterima. Penilaian atau tanggapan itu,
bisa bersifat baik atau buruk sesuai dengan pesan yang diterima. Hal tersebut
sesuai dengan pernyataan yang dinyatakan Jalaluddin Rakhmat dalam buku
psikologi komunikasi (2009) persepsi adalah pengalaman tentang objek,
peristiwa atau hubungan-hubungan yang diperoleh dengan menyimpulkan
informasi dan menafsirkan pesan (Rakhmat, 2009).
Berdasarkan teori perbedaan individual (individual differences theory),
menunjukkan bahwa pada dasarnya setiap individu dalam menerima stimuli
atau informasi, mereka memiliki penilaian yang berbeda-beda dalam
menanggapi rangsangan tersebut. Hal ini disebabkan karena setiap individu
memiliki karakter yang berbeda satu dengan yang lain. Pada program acara
reality show “Catatan Si Olga” ini, warga Gunung Lingai yang menjadi
sampel dalam penelitian ini mengungkapkan tanggapannya yang masingmasing memiliki penilaian yang tidak sama pada stimuli yang sama yakni
informasi serta hiburan yang diberikan oleh acara tersebut. Banyak warga
yang menganggap bahwa acara tersebut baik untuk ditayangkan dan
dikonsumsi oleh penonton namun ada pula yang menganggap bahwa acara itu
biasa saja karena sudah menjadi hal yang biasa dan sering dijumpai oleh
masyarakat dilingkungan sekitar tempat mereka tinggal.
Menurut teori Gestalt, bila kita mempersepsikan sesuatu, kita
mempersepsinya sebagai suatu keseluruhan, kita tidak hanya melihat bagianbagiannya kemudian menghimpunnya. Begitu juga persepsi masyarakat
57
eJournal Ilmu Komunikasi, Volume 1, Nomor 1, 2013: 46-61
tentang program acara reality show “Catatan Si Olga”, masyarakat Kelurahan
Gunung Lingai Kecamatan Sungai Pinang Samarinda tidak bisa hanya
mempersepsikan sebagian dari yang mereka ketahui saja, tidak hanya isi acara
tetapi persepsi yang bersifat keseluruhan, barulah didapat persepsi yang
sesungguhnya tentang program acara reality show “Catatan Si Olga di Antv.
Dari hasil penelitian dan pengamatan yang peneliti lakukan pada 6 responden
yang telah menonton program acara reality show “Catatan Si Olga” di Antv
secara keseluruhan menunjukkan bahwa persepsi di masyarakat Kelurahan
Gunung Lingai Kecamatan Sungai Pinang Samarinda Cukup Baik terhadap
acara tersebut sebagai media informasi dan hiburan.
Analisis Kritis
Segi Acara
Berdasarkan hasil penelitian secara keseluruhan, dapat diperoleh gambaran
yakni ditinjau dari segi program acara, acara reality show “Catatan Si Olga” di
Antv memiliki konsep yang memadukan antara reality dan komedi.
Berdasarkan
data
yang
diperoleh
dari
media
internet
(www.ratting_catatansiolga.htm), menunjukkan bahwa program acara reality
show “Catatan Si Olga” merupakan program acara dengan rating ke-2 urutan
tertinggi di antara program acara yang dimiliki Antv. Hal ini berarti program
acara tersebut dapat dikatakan menarik sesuai ratting yang disandang oleh
program tersebut. Acara reality show ”Catatan Si Olga” yang diproduserin
oleh Suwandi beserta tim kreatif yakni tim PIDI Project memberikan efek
yang bermanfaat, baik dari segi masyarakat yang dibantu Olga dalam acara
tersebut dan masyarakat yang menonton tayangan itu. Banyak acara reality
show yang pernah hadir sebelum reality show “Catatan Si Olga ini” yang
mengemas sebuah pesan yang sama, tetapi perpaduan antara komedi dan
reality show baru tayangan ini yang memiliki variasi penayangan yang
berbeda dari reality show yang lainnya.
Segi Persepsi Masyarakat
Setelah penulis melakukan penelitian pada warga di daerah Kelurahan
Gunung Lingai Kecamatan Sungai Pinang Samarinda, dapat disimpulkan
bahwa tanggapan mereka setelah mereka menonton acara tersebut sudah
cukup baik. Acara reality show “Catatan Si Olga” menjadi salah satu
kebutuhan masyarakat yakni dalam hal informasi dan hiburan kepada
penonton. Selain itu, acara ini memberikan stimuli atau pesan yang diterima
oleh penonton kemudian diproses sehingga menghasilkan interpretasi yang
berbeda-beda. Seseorang memiliki rasa ingin tahu, dari proses tersebut
seseorang dapat mempersepsikan stimuli yang dia tangkap, oleh karenanya
58
Persepsi Masyarakat tentang program acara reality show ”Catatan Si Olga” (Sri)
dalam hal ini masyarakat mengerti, menata dan menduga serta memahami
stimuli yang diterima dari acara tersebut. Dalam pemilihan acara, seseorang
mampu menilai dan menyeleksi acara-acara yang baik serta memberikan
pesan yang bermanfaat bagi penikmat acara televisi. Acara tersebut dapat
diterima oleh masyarakat sebagai kebutuhan akan informasi dan hiburan
mereka karena mengandung nilai kemanusiaan yang baik bagi kelangsungan
hidup mereka dan dari acara tersebut dapat memberikan gambaran hidup
orang lain yang mengalami kesusahan dan biasanya hal tersebut terjadi
disekeliling kita. Acara tersebut sangat memotivasi serta banyak pesan-pesan
moral yang berisikan nilai-nilai kemanusiaan yang mana setiap kehidupan
masyarakat perlu adanya saling bantu dan saling berbagi terhadap mereka
yang kesusahan. Sebagian yang telah menonton acara tersebut merasakan
bahwa hati dapat tersentuh bila melihat acara itu bukan saja orang yang tidak
mampu yang dibantu pada acara tersebut tetapi masyarakat yang memiliki
penyakit yang membutuhkan biaya yang cukup banyak, sedangkan adapun
yang mengatakan bahwa setelah melihat acara itu, tidak ada perubahan yang
begitu berarti atau bisa dikatakan hal tersebut biasa-biasa saja dan hal tersebut
tergantung siapa saja yang melihat, menilai dan memaknai isi tayangan
tersebut.
Kesimpulan
Dilihat dari hasil penelitian mengenai persepsi masyarakat tentang
program acara reality show “Catatan Si Olga” di Kelurahan Gunung Lingai
Kecamatan Sungai Pinang Samarinda dapat disimpulkan bahwa pada
masyarakat Kelurahan Gunung Lingai Kecamatan Sungai Pinang juga tak bisa
lepas dari kegiatan media massa terutama media televisi. Masyarakat daerah
Kelurahan Gunung Lingai yang mayoritas penduduknya adalah pegawai
swasta sangat membutuhkan media informasi dan hiburan dilingkungan hidup
mereka. Program acara reality show “Catatan Si Olga” telah mampu menjadi
obat penawar kebutuhan masyarakat khususnya dalam hiburan. Sebagai
program acara yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat daerah
Kelurahan Gunung Lingai, tentu hal ini menimbulkan persepsi di masyarakat
akan program acara tersebut. Melalui suatu hal yang bisa dilihat seperti isi
acara keseluruhan, pesan apa yang disajikan serta pembawa acaranya, semua
tidak terlepas dari penilaian dan tanggapan masyarakat. Program acara ini
telah mampu membuat persepsi yang “Cukup Baik” di masyarakat Kelurahan
Gunung Lingai Kecamatan Sungai Pinang Samarinda.
Daftar Pustaka
Sumber buku
59
eJournal Ilmu Komunikasi, Volume 1, Nomor 1, 2013: 46-61
Azwar, Saifuddin. 2002. Penyusunan Skala Psikologi . Yogyakarta: Pustaka
Pelajar Offset.
Bungin, Burhan. 2009. Sosiologi komunikasi. Jakarta : Kencana Prenada
Media Group.
Effendy, Onong Uchjana. 1998. Ilmu Teori dan Filsafat Komunikasi.
Bandung : PT. Citra Aditya Bakti.
Effendy, Onong Uchjana. 2003. Teori dan Filsafat Komunikasi. Bandung :
PT. Citra Aditya Bakti.
Kriyantono, Rachmat. 2006. Teknik Praktis Riset Komunikasi. Jakarta :
Kencana.
Moleong, L. J,2004. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung : PT.
Remaja Rosdakarya.
Morrisan. M.A. 2005. Media Penyiaran Strategi Mengelola Radio dan
Televisi. Jakarta: Ramdina Prakarsa.
Rakhmat, Jalaluddin. 2005. Psikologi Komunikasi. Bandung : PT. Remaja
Rosdakarya.
Rakhmat, Jalaluddin. 2007. Metode Penelitian Komunikasi. Bandung: PT.
Remaja Rosdakarya.
Rakhmat, Jalaluddin. 2008. Psikologi Komunikasi. Bandung: PT. Remaja
Rosdakarya.
Ruslan, Rosady. 2006. Metode Penelitian : Public Relations & Komunikasi.
Jakarta : Pt. Raja Grafindo Persada
Soekanto, Soejono, 1990 . Sosiologi. Raja Grafindo Persada, Jakarta.
Sugiyono, 2007. Metode Penelitian Kuantitatif R & D. Bandung : Alfabeta
Wiryanto. Pengantar Ilmu Komunikasi. Jakarta : PT Gramedia Widiasarana
Indonesia, 2004.
Sumber lain
http://tvguide.co.id/program_acara_rutin/catatan-si-olga-antv (diakses
17/10/2012)
http://semangat-cari-ilmu.blogspot.com/2009/10/peran-dan-fungsi-televisisebagai-media.html(diakses 25/10/2012)
http://liladisini.wordpress.com/2011/05/22/komunikasi-dalammediamassa/(diakses 30/10/2012)
http://www.library.upnvj.ac.id/pdf/2s1komunikasi/205612060/bab2.pdf(diak
ses 30/10/2012)
http://www.library.upnvj.ac.id/pdf/2s1komunikasi/205612024/bab2.pdf(diak
ses 30/10/2012)
http://www.library.upnvj.ac.id/pdf/s1fisip09/204612029/bab2.pdf(diakses
1/11/2012)
http://id.shvoong.com/socialsciences/communicationmediastudies/2205903fungsi-televisi/ (diakses 1/11/2012)
60
Persepsi Masyarakat tentang program acara reality show ”Catatan Si Olga” (Sri)
http://digilib.sunanampel.ac.id/files/disk1/148/hubptain-gdl-halimatuss7381-4-bab3.pdf( diakses 5/11/2012)
http://www.scribd.com/doc/91193381/Tugaspersentasi1(diakses5/11/2012)
http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/14814/1/10E00125.pdf
( diakses 7/11/2012).
http://zumrohhasanah.wordpress.com/2010/07/06/makalah-perubahanperilaku-sebagai-dampak-adanyapromosikesehatan/(diakses7/11/2012).
http://blog.okkypedia.com/2011/01/beberapa-hal-yangmempengaruhi.html
( diakses 23/01/2013).
http://www.duniapsikologi.com/pengertian-motivasi/( diakses 23/01/2013).
http://id.shvoong.com/socialsciences/communicationmediastudies/2186960t
eoristimulusorganismresponse/#ixzz2JSL98DDw(diakses30/01/2013)
Dokumen-dokumen
Monografi Kelurahan Gunung Lingai Kecamatan Sungai Pinang Samarinda.
61
Fly UP