...

paus fransiskus: katekis sebagai “pilar” pendidikan iman

by user

on
Category: Documents
0

views

Report

Comments

Transcript

paus fransiskus: katekis sebagai “pilar” pendidikan iman
PAUS FRANSISKUS:
KATEKIS SEBAGAI “PILAR” PENDIDIKAN IMAN
Oleh: [email protected]
Bapa Suci menyebut para katekis
sebagai “pilar” untuk pendidikan iman,
dan mengingatkan mereka bahwa Paus
juga adalah seorang katekis dan bahwa
menjadi katekis harus “dimulai dengan
Kristus.”
Paus Fransiskus berbicara
dengan peserta Konferensi Katekese
Internasional bertema “Katekis: Saksi
Iman,” yang diselenggarakan untuk
94
Praedicamus Vol. XII, No. 44, Oktober-Desember 2013
Tahun Iman. Ketika berbicara dengan
2000 katekis di hari Jumat 27 September
2013, Paus berterima kepada mereka
untuk pelayanan mereka bagi Gereja.
Konferensi itu berlangsung di
Roma tanggal 26-29 September 2013.
Dua hari terakhir digunakan untuk ziarah
para katekis. Peserta yang hadir dalam
konferensi itu adalah ketua-ketua Komisi
Katekese dari konferensi waligereja,
ketua-ketua kantor kateketik nasional dan
keuskupan, satu delegasi katekis dari
setiap keuskupan dan wakil-wakil
lembaga akademik yang berkaitan
dengan studi katekese.
“Yang pertama harus dilakukan
seorang murid adalah berada bersama
Sang Guru: untuk mendengarkan dan
belajar dari-Nya,” kata Paus Fransiskus
seraya menyatakan bahwa momenmomen seperti itu bisa sulit ditemukan
apalagi bagi mereka yang sudah
menikah.
Meskipun demikian, Paus tetap
menegaskan bahwa katekis perlu
menemukan cara yang sesuai untuk
bersama dengan Tuhan, dan
meneladani Kristus dalam menjangkau
orang lain.
“Ini pengalaman indah, dan
sedikit paradoks,” kata Paus. “Kenapa?
Karena orang yang menempatkan
Kristus sebagai pusat hidupnya tidak
menjadi pusat perhatian. Semakin kalian
bersatu dengan Yesus dan menjadikan
Dia sebagai pusat kehidupan, semakin
Dia membuat kalian meninggalkan diri
sendiri, desentralisasi sendiri, dan
membuka diri bagi orang lain.” Itulah
kehidupan dalam Kristus, kata Paus.
“Di hati para katekis, selalu hidup
gerakan ‘sistolik-diastolik’ ini: persatuan
dengan Yesus; perjumpaan dengan
orang lain,” kata Paus seraya
menambahkan, “Jika salah satu dari dua
gerakan ini tidak lagi berdetak, maka
kalian tidak hidup.”
Paus Fransiskus juga mengatakan kepada katekis untuk tidak takut
“pergi bersama Kristus kepada orangorang pinggiran” dan menegaskan
bahwa “Yesus tidak mengatakan: pergi,
lakukanlah. Tidak! Yesus berkata
Pergilah, Aku menyertai kamu.”
“Inilah keindahan dan kekuatan
kita: Jika kita pergi, jika kita pergi
membawa Injil dengan cinta, dengan
semangat kerasulan sejati, dengan
kejujuran, Dia berjalan bersama kita,
selalu di depan kita (mendahului) kita.”
Paus juga meminta para katekis
untuk mengingat bahwa di saat mereka
agak kuatir ketika hendak pergi ke tempat
jauh, ke daerah yang sangat pelosok,
“sesungguhnya Dia sudah berada di
sana: Yesus menunggu kita di hati
saudara itu, dalam dagingnya yang
terluka, dalam hidupnya yang tertindas,
dalam jiwanya yang tanpa iman…
[Yesus] selalu pergi ke sana sebelum
kita.
Praedicamus Vol. XII, No. 44, Oktober-Desember 2013
95
PIMPINAN DAN SELURUH STAF
KOMISI KATEKETIK KONFERENSI WALIGEREJA INDONESIA
Mengucapkan
Proficiat
Atas Tahbisan Bapak Uskup Tanjung Karang
GR. YOHANES HARUN YUWONO, PR
10 Oktober 2013
di Tanjungkarang - Bandar Lampung
96
Praedicamus Vol. XII, No. 44, Oktober-Desember 2013
Fly UP