...

Petunjuk Penulisan Jurnal Biogenesis 1. Naskah ditulis dalam dua

by user

on
Category: Documents
1

views

Report

Comments

Transcript

Petunjuk Penulisan Jurnal Biogenesis 1. Naskah ditulis dalam dua
ISSN 2302-1616
Petunjuk Penulisan Jurnal Biogenesis
1. Naskah ditulis dalam dua kolom (kecuali judul, nama, abstrak), huruf Times New Roman 12,
kertas A4, margin atas 3 cm, margin bawah 2 cm, margin kanan 2 cm dan margin kiri 2 cm.
2. Maksimal 10 halaman
3. Halaman ditulis di kanan atas
4. Bagian naskah terdiri atas:
a.
b.
c.
d.
e.
f.
g.
h.
i.
j.
k.
Judul
Afiliasi/Data Penulis
Abstract
Kata kunci
Pendahuluan
Metode
Hasil
Pembahasan
Kesimpulan
Ucapan terima kasih (jika ada)
Daftar pustaka
Penjelasan Detail Bagian Naskah
a. Judul: Judul tidak lebih dari 14 kata. Times New Roman, ukuran 14, bold, spasi 1, awal kata
adalah huruf kapital. Judul sebaiknya pendek dan informatif. Tidak mengandung singkatan
yang tidak baku.
b. Data Penulis: Data penulis terdiri dari nama lengkap (tanpa singkatan) dan alamat Instansi
(dilengkapi kode pos, untuk korespondensi data ditambahkan email). Nama penulis ditulis
dengan huruf kapital. Jika terdiri dari tim peneliti dengan afiliasi berbeda, maka ditulis seperti
berikut:
NAMA PENELITI PERTAMA1, NAMA PENELITI KEDUA2
1
Jurusan, Fakultas, Universitas
Alamat Instansi (lengkapi dengan kode pos)
email: [email protected]
2
Jurusan, Fakultas, Universitas
Alamat Instansi (lengkapi dengan kode pos)
email: [email protected]
c. Abstract: Abstrak ditulis dalam bahasa Inggris dan tidak lebih dari 400 kata. Abstrak
merupakan ringkasan latar belakang penelitian, penjelasan tentang kebaruan penelitian dan
hasil yang didapatkan sesingkat mungkin sehingga pembaca bisa mengetahui kemajuan dan
signifikansi dari penelitian sebelum membaca keseluruhan naskah.
d. Kata Kunci: Kata kunci maksimal 5 kata atau 5 frase, ditulis sesuai urutan abjad.
ISSN 2302-1616
e. Pendahuluan: Pendahuluan memuat informasi tentang latar belakang untuk memberi
perspektif awal terhadap penelitian yang dilakukan. Publikasi ilmiah terdahulu harus
dicantumkan. Organisme yang digunakan disebutkan nama lokal dan nama latinnya.
f. Metode: Metode penelitian yang dilakukan harus jelas sehingga bisa diketahui apakah
penelitian tersebut bersifat eksperimen atau eksplorasi. Metode dijelaskan secara detail
sehingga pembaca dapat melakukan prosedur yang sama. Metode yang menggunakan
pendekatan statistik harus dijelaskan. Jika metode yang digunakan menggunakan metode dari
peneliti sebelumnya, maka sumber referensi harus dicantumkan.
g. Hasil: Hasil disusun berdasarkan urutan metode penelitian. Tidak mencantumkan referensi di
dalam hasil. Gambar, grafik dan tabel ukuran 11, spasi 1, auto fit to window.
h. Pembahasan: Pembahasan tidak mengulang hasil tetapi merupakan implikasi dari hasil.
Memberikan informasi yang relevan untuk menjelaskan hasil dalam konteks yang lebih luas.
Data dibahas dengan membandingkan data yang diperoleh dengan data sebelumnya.
Menjelaskan kesamaan dan perbedaannya serta menunjukkan keunikan penemuan yang
diperoleh.
i. Kesimpulan
j. Ucapan Terima Kasih (Jika ada)
k. Daftar Pustaka: Semua referensi yang digunakan dalam naskah harus dirujuk ke dalam
daftar pustaka dengan mengikuti format berikut:
1. Nama penulis harus jelas. Jika nama penulis terdiri lebih dari 1 kata, maka yang
digunakan adalah nama belakang, nama depan dan nama tengah harus disingkat. Contoh:
Ahmad Taufik Wahyudi. Dalam daftar pustaka ditulis Wahyudi AT.
2. Jika terdapat lebih dari dua penulis maka semua nama penulis dicantumkan (tidak
disingkat dengan dkk atau et al). Format: (nama penulis. tahun terbit), (nama penulis 1
dan nama penulis 2. tahun terbit), (nama penulis 1, nama penulis 2, nama penulis 3. tahun
terbit) dan seterusnya.
3. Sumber referensi yang disadur minimal terbitan 10 tahun terakhir.
4. Berikut contoh format daftar pustaka
Jurnal Nasional/Internasional
Penulis 1, Penulis 2, Penulis 3. Tahun terbit. Judul. Nama Jurnal. Volume
(Nomor):halaman.
Contoh:
Wahyudi AT, Takeyama H, Okamura Y, Fukuda Y, Matsunaga T. 2003. Characterization
of Aldehyde Ferredoxin Oxidoreductase-Gene Defective Mutant in
Magnetospirillum magneticum AMB-1. Biochemical and Biophysical Research
Communications. vol 303(2):223-229.
ISSN 2302-1616
Prosiding Nasional/Internasional
Penulis 1, Penulis 2, Penulis 3. Tahun terbit. Judul. Nama Prosiding. Tanggal
Seminar/Simposium. Tempat terbit: Nama penerbit. ISSN/ISBN. Halaman.
Contoh:
Sudarmono dan Elly KA. 2011. Kearifan Lokal Masyarakat Kabupaten Katingan Provinsi
Kalimantan Tengah dalam Melestarikan Buah-Buahan Lokal Kalimantan di Kebun
Raya Katingan. Prosiding Seminar Nasional Hari Lingkungan Hidup. 23 Juli 2011.
Purwokerto: PPLH-LPPM UNSOED. ISBN 978-602-19161-0-0. hal 30-38.
Buku
Penulis 1, Penulis 2. Tahun terbit. Judul buku. Tempat terbit: Nama penerbit. Halaman
Contoh:
Delaplane KS and Mayer DF. 2000. Crop Pollination by Bees. New York: CABI
Publishing. pp 344.
Setiadi, Parimin, Haryadi L. 2006. Bertanam Melon. Jakarta: Penebar Swadaya. hal 96.
Bab Dalam Buku
Penulis 1, Penulis 2. Tahun terbit. Judul Bab: Sub Judul. Di dalam: Nama Editor (eds).
Judul Buku. Tempat terbit: Nama Penerbit. Halaman.
Contoh:
Weir BS. 1996. Intraspecific differentiation. In: Hillis DM, Moritz C, Mable BK
(eds). Molecular Systematics. 2nd ed. Massachusetts: Sinauer Assc. pp 385-405.
Tesis atau Disertasi
Nama Penulis. Tahun. Judul [Tesis/Disertasi]. Tempat Universitas: Nama Universitas.
Contoh:
Widayanti KA. 2006. Color Perception of L4M5 Gene Carrier Female Macaca
fascicularis [Thesis]. Bogor: Bogor Agricultural Univ.
Fly UP