...

Press Rilis Klarifikasi Pernyataan Kapolda

by user

on
Category: Documents
0

views

Report

Comments

Transcript

Press Rilis Klarifikasi Pernyataan Kapolda
Siaran Pers
ALIANSI MASYARAKAT ADAT NUSANTARA (AMAN) MALUKU UTARA
Klarifikasi Atas Pernyataan Kapolda Maluku Utara Terkait Penangkapan
Aktivis Relawan Mahasiswa Literasi di AMAN Maluku Utara
Ternate, 19 Mei 2016, Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Maluku Utara
menyesalkan pernyataan Kapolda Brigjen (Pol) Zulkarnain Adinegara yang
dikutip oleh Malut Post Edisi Kamis, 19 Mei 2016 yang menyudutkan AMAN
sebagai organisasi Masyarakat Adat Nusantara.
Pernyataan yang dikutip oleh Malut Post tersebut berbunyi, “Tapi sejauh ini
belum kami temukan ada Ormas atau LSM yang ideologinya berbeda dengan
Pancasila. Kami baru temukan kelompok Adlun yang mengatasnamakan AMAN
(Aliansi Masyarakat Adat Nusantara). Kami akan bersama dengan MUI untuk
melakukan pemantauan.”
Pernyataan tersebut secara tidak langsung menuduh AMAN sebagai salah satu
Ormas yang memiliki ideologi berbeda dengan pancasila. AMAN menganggap
pernyataan ini merupakan pernyataan ceroboh, yang dikeluarkan oleh seorang
Kapolda, yang dapat berimplikasi mengarahkan pemahaman publik terhadap
Aliansi Masyarakat Adat Nusantara. Pernyataan ceroboh yang tidak didasari
pemahaman yang benar terhadap AMAN secara organisasi ini dapat
menimbulkan berbagai prasangka yang seharusnya justru dicegah oleh pihak
kepolisian sebagai abdi rakyat, untuk menjaga ketertiban dan perdamaian.
Oleh karena itu, AMAN Maluku Utara menyampaikan beberapa hal berikut ini :
1. Sejak terbentuknya hingga saat ini, AMAN merupakan organisasi yang
berasaskan sistem adat yang beragam dan Pancasila. AMAN memperjuangkan
hak-hak Masyarakat Adat, sejalan dengan Konstitusi NKRI.
2. AMAN tidak memiliki atau menjalankan misi untuk menyebarluaskan faham
komunis atau faham yang bertentangan dengan ideologi Pancasila.
3. Bahwa benar, Adlun Fiqri dan Supriyadi Sudirman adalah mahasiswa dan
aktivis literasi jalanan yang beraktifitas sehari-hari di Rumah AMAN Malut.
4. Bahwa berdasarkan pada keyakinan kami, Adlun Fiqri dan Supriyadi
Sudriman tidak menyebarkan faham komunis seperti yang dituduhkan. Oleh
sebab itu, maka AMAN secara organisasi melakukan pembelaan litigasi
maupun non litigasi bersama pengacara pendamping.
5. Bahwa pernyataan Kapolda tersebut selain dapat berimplikasi negatif
terhadap aktifitas AMAN dalam memperjuangkan hak–hak Masyarakat Adat
di Maluku Utara khususnya dan Indonesia secara umum, juga telah melukai
hati Masyarakat Adat di Maluku Utara yang berhimpun di AMAN.
6. Oleh karena itu kami meminta Kapolda Maluku Utara untuk mengklarifikasi
pernyataan tersebut dan menyampaikan permohonan maaf kepada AMAN
dan Masyarakat Adat anggotanya di Maluku Utara.
7. Selain itu, AMAN Maluku Utara menyesalkan tindakan penangkapan dan
penggeledahan Rumah AMAN Maluku Utara oleh Unit Intel Kodim 1501
Ternate yang merupakan tindakan semena-mena serta tidak memiliki dasar
hukum.
Demikian pernyataan ini kami sampaikan. Kami selaku rakyat Indonesia,
mengharapkan para pemimpin negara dan abdi rakyat untuk lebih bijaksana
serta mengutamakan upaya-upaya dialog dalam menjalankan tugas-tugasnya.
Pengurus Wilayah AMAN Malut
Munadi Kilkoda
Ketua Badan Pengurus Harian
Joice Duan
Ketua Dewan AMAN Wilayah
Fly UP