...

Mukjizat Luar Biasa dalam Sepotong Hosti Biasa

by user

on
Category: Documents
0

views

Report

Comments

Transcript

Mukjizat Luar Biasa dalam Sepotong Hosti Biasa
JADWAL MISA
Misa Harian:
Senin s/d Jumat 06.00 wib
Hari Sabtu :
17.00 wib
03 Agustus 2014
Tahun V – No.31
Mukjizat Luar Biasa dalam
Sepotong Hosti Biasa
Hari Minggu :
06.30 - 09.00 - 17.00 wib
Misa Jumat Pertama :
06.00 - 12.00 - 19.30 wib
Adorasi Ekaristi :
Setiap hari Senin
15.00 s/d 22.00 di Kapel
ditutup pukul 22.00 dengan
ibadat penutup (completorium)
PENYELIDIKAN KANONIK
(dengan perjanjian)
Hari Senin, 17.00 – 18.30 wib
Romo A.S. Gunawan, Pr.
Hari Kamis, 17.00 – 18.30 wib
Romo Anton Baur, Pr.
Website:
www.parokisanmare.or.id
Mailing-list:
[email protected]
Facebook Group: SanMaRe
Untuk kontribusi berita, artikel,
pengumuman atau iklan baris,
silakan email ke :
[email protected]
Injil hari ini mengulas tentang salah satu mukjizat Tuhan Yesus yang
terbesar. Yesus menggandakan lima roti dan dua ikan, untuk memberi
makan sedikitnya lima ribu orang laki-laki - belum termasuk
perempuan dan anak-anak. Setelah mereka semua makan sampai
kenyang, sisanya pun masih begitu banyak: dua belas keranjang! Kita
bisa membayangkan, betapa heboh-nya peristiwa itu. Tak
mengherankan, keempat Injil mencatatnya.
Maka kita tidak perlu terpengaruh dengan pandangan para skeptik
modern yang menganggap bahwa kemungkinan Yesus hanya
menyuruh orang banyak tersebut duduk berkelompok, lalu orangorang itu sendiri yang saling berbagi makanan yang sudah mereka
bawa. Bahwa orang-orang itu duduk memang disebutkan di sana, tapi
tidak disebut bahwa mereka saling berbagi sendiri. Sebaliknya, jelas
dikatakan bahwa Yesus mengambil lima roti dan dua ikan itu, lalu
menengadah ke langit, mengucap berkat, lalu memecah-mecahkan
roti itu dan memberikannya kepada murid-murid-Nya, lalu muridmurid-Nya membagi-bagikannya kepada orang banyak (lih. Mat
14:19). Fakta bahwa setelah kejadian itu orang-orang mendesak Yesus
-1-
agar menjadi raja bagi mereka, itu sendiri menunjukkan bahwa Yesus telah melakukan sesuatu yang luar
biasa di hadapan mereka. Sebab bukankah mereka telah memperoleh makanan, tanpa bekerja dan tanpa
membayar, dan mereka semua telah menjadi kenyang?
Seandainya saja mereka dapat menghubungkan mukjizat Yesus itu dengan nubuat Nabi Yesaya dalam
bacaan pertama di hari Minggu ini, tentunya mereka akan mengenali bahwa yang hadir di depan mereka
bukan saja pantas untuk menjadi raja bagi mereka, namun Ia sungguh adalah Tuhan Allah mereka. Sebab,
“Beginilah firman Tuhan, “… kamu yang tidak mempunyai uang, marilah! Terimalah gandum tanpa uang
pembeli dan makanlah….tanpa membayar… Mengapa upah jerih payahmu kau belanjakan untuk sesuatu
yang tidak mengenyangkan? Dengarkanlah Aku, maka kamu akan mendapat makanan yang paling baik.
Sendengkanlah telingamu, dan datanglah kepada-Ku, dengarkanlah, maka kamu akan hidup!” (Yes 55:2-3)
Namun sepertinya, orang banyak itu tidak dapat melihat kaitan antara tanda yang baru dibuat oleh Yesus
itu dengan nubuat Nabi Yesaya. Maka Yesus berkata, “… Sesungguhnya kamu mencari Aku, bukan karena
kamu telah melihat tanda-tanda, melainkan karena kamu telah makan roti dan kamu kenyang.”
(Yoh 6:26). Mata hati orang-orang itu tertuju kepada apa yang mengenyangkan secara jasmani. Padahal
Tuhan Yesus tidak bermaksud hanya memberi sampai di situ. Ia bermaksud memberi yang lebih besar lagi.
Ya, Tuhan Yesus mau memberikan kepada kita, makanan yang paling baik, agar kita memperoleh hidup
yang kekal. Santapan itu adalah Diri-Nya sendiri.
Yesus bersabda, “Akulah roti hidup; barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi, dan
barangsiapa percaya kepada-Ku, ia tidak akan haus lagi. Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darahKu, ia mempunyai hidup yang kekal dan Aku akan membangkitkan dia pada akhir zaman. Sebab daging-Ku
adalah benar-benar makanan dan darah-Ku adalah benar-benar minuman. Barangsiapa makan daging-Ku
dan minum darah-Ku, ia tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia. Sama seperti Bapa yang hidup
mengutus Aku dan Aku hidup oleh Bapa, demikian juga barangsiapa yang memakan Aku, akan hidup oleh
Aku.” (Yoh 6:35, 54-57).
Saat kita mendengarkan sabda Tuhan ini, mari kita mohon agar Roh Kudus membukakan mata dan telinga
hati kita, agar kita memahami dan meresapkan kembali kedalaman makna sabda-Nya ini. Tuhan Yesus
peduli dengan segala kebutuhan kita, namun terutama, Ia ingin memenuhi kebutuhan kita yang
terpenting, yaitu agar kita memperoleh hidup yang kekal. Hidup kekal ini hanya mungkin kita peroleh,
jika Allah sendiri yang memberikan hidup-Nya kepada kita. Karena maksud inilah, Kristus mau
mengambil rupa manusia, dan menyerahkan hidup-Nya di kayu salib untuk menebus dosa-dosa kita.
Kini hidup-Nya itulah yang kita terima setiap kali kita menerima Dia, Sang Roti Hidup, dalam Ekaristi kudus.
Melalui Ekaristi, kita menerima pemberian Diri-Nya yang sehabis-habis-Nya: Tubuh, Darah, Jiwa, dan keAllahan-Nya. Dalam Ekaristi, kita menerima keseluruhan Kristus. Dalam Ekaristi, kita menerima mukjizat
yang begitu besar dan luar biasa, dalam rupa sepotong hosti kecil dan begitu biasa. Ya, Tuhan, jangan
biarkan aku mata rohaniku gagal melihat Engkau! Betapa seharusnya aku bersyukur, dan melambungkan
pujian Mazmur, “Kecaplah betapa sedapnya Tuhan… betapa baiknya Tuhan itu…Engkau membuka
tangan-Mu ya Tuhan, dan mengenyangkan kami.” (Mzm 34:9; 145: 16).
“Biarlah aku mengenali Engkau, sebagaimana para murid-Mu, di saat pemecahan roti,
sehingga Komuni kudus ini menjadi terang yang menghalau kegelapan dalam jiwaku.
Tinggallah di dalamku, ya Tuhan Yesus, sebab hanya Engkaulah yang kurindukan, Kasih-Mu,
Rahmat-Mu, Kehendak-Mu, Hati-Mu, Roh-Mu, sebab aku mengasihi- Mu dan aku tidak meminta yang
lain, kecuali agar aku mengasihi Engkau, lebih dan lebih lagi. Amin.” (St. Padre Pio)
Sumber: http://katolisitas.org/13554/mukjizat-luar-biasa-dalam-sepotong-hosti-biasa
-2-
SERI BAPA GEREJA
Gereja tumbuh dan hidup dalam sejarah. Tentunya, Gereja sendiri berdiri dengan adanya tokoh-tokoh istimewa
dalam sejarah Gereja itu sendiri, selain Tuhan Yesus Kristus, pokok iman Gereja. Dan, baiklah kita mulai
permenungan kita dengan mengenali para rasul dan juga para Bapa-Bapa Gereja yang hidup di abad-abad awal
setelah Yesus diangkat ke surga. Tulisan ini akan menjadi sebuah Seri Bapa-Bapa Gereja yang disarikan dari apa
yang disampaikan oleh Bapa Suci Benediktus XVI dalam kesempatan audiensi tiap hari Rabu kepada umat beriman
di Vatikan. Seri Bapa-Bapa Gereja ini akan disertakan setiap minggu pertama.
PETRUS, SI NELAYAN
(1 dari 2)
Petrus adalah tokoh paling sering muncul dalam tulisan Perjanjian Baru setelah
Yesus diangkat ke Surga. Namanya muncul sebanyak 154 kali. Nama Petrus yang
kerap kali disebut juga Kefas itu berarti “Batu Karang”. Kata Kefas ini muncul
sembilan (9) kali, terutama di Surat Paulus. Seringkali pula, nama Petrus itu
ditambahkan kata Simon (sebanyak 75 kali). Ini adalah sebuah Helenisasi dari
nama Ibrani, "Simeon" (yang muncul dua kali dalam Kis 15: 14; 2 Pet 1: 1).
Simon Petrus adalah Anak John (Yoh 1: 42) atau, dalam bentuk bahasa Aram,
istilahnya adalah “Bar-Jona, anak Jona" (Mat 16: 17). Simon berasal dari Betsaida
(bdk. Yoh 1: 44), sebuah kota kecil di sebelah timur Laut Galilea. Dia berbicara
dengan aksen Galilea. Seperti saudaranya, Filipus dan Andreas, ia juga adalah
seorang nelayan (Luk 5: 10). Petrus adalah seorang Yahudi yang saleh dan percaya akan kehadiran Allah
dalam sejarah hidup manusia. Petrus adalah seorang pria yang beristeri dan ibu mertuanya tinggal di
Kapernaum. Ibu mertuanya mengalami penyembuhan dari Yesus sendiri (Mat 8:14; Mrk 1:29; Luk 4:38).
Dalam Injil, Simon Petrus tampil dengan karakter yang keras dan impulsif. Ia siap mempertahankan
argumentasinya, bahkan dengan kekuatan yang dimilikinya, seperti ketika ia menghunuskan pedang di
Taman Getsemani (Yoh 18:10). Pada saat yang sama, ia juga merupakan seorang yang terus terang dan
takut, namun dia jujur, sampai titik pertobatan yang paling tulus (Mat 26: 75).
Dalam Injil, kita bisa mengikuti perjalanan spiritual Petrus yang diawali dengan panggilan dari Yesus.
Panggilan dari Yesus itu terjadi pada hari biasa ketika Petrus sedang sibuk dengan tugasnya sebagai
seorang nelayan. Yesus berada di Danau Genesaret dan orang banyak berkumpul di sekeliling-Nya untuk
mendengarkan-Nya. Yesus melihat dua perahu tertambat di tepi pantai; nelayan turun dan sedang
membasuh jala mereka. Dia kemudian meminta izin untuk naik perahu Simon, dan meminta Petrus untuk
mendorong perahunya sedikit jauh dari pantai. Dan, Yesus mulai mengajar orang banyak dari perahu
(bdk. Luk 5: 1-3).
Ketika selesai mengajar, Yesus berkata kepada Simon: "Bertolaklah ke tempat yang dalam dan tebarkanlah
jalamu untuk menangkap ikan". Dan Simon menjawab: "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras
dan kami tidak menangkap apa-apa, tetapi karena perkataan-Mu itu, aku akan menebarkan jala juga" (Luk
5: 4-5). Di sini, Simon Petrus diminta untuk percaya pada Yesus yang notabene seorang tukang kayu,
bukan nelayan terampil.
Namun, ia begitu takjub dengan hasil tangkapan yang berjumlah besar. Tanggapan langsung dari Petrus
adalah meminta Yesus pergi meninggalkan dirinya yang berdosa (Luk 5:8); tetapi Yesus malah memintanya
untuk mengambil bagian dalam misi penyelamatan dunia dengan menjadi penjala manusia (Luk 5:10).
Petrus menerima panggilan Yesus itu dengan meninggalkan segala sesuatunya dan mengikut Yesus
(Luk 5:11).
[...berlanjut di minggu depan…]
-3-
Perayaan HUT Sanmare ke-4
NO
JENIS KEGIATAN
WAKTU
20 Juli
1
Donor Darah
2
CineWeek (Nonton Film Bareng)
a. The Mission (Panggilan)  Romo Gun sebagai Narasumber
b. Soegija (Cinta Tanah Air)
3
Penampilan Orkes Keroncong setelah Misa ke-2 hari Minggu di
Lobby Aula
Penampilan Musik OMK menjelang Festival Band di Lobby Aula
4
Launching & Sosialisasi Gerakan Lingkungan Hidup
a. Penanaman Pot Tanaman khas persembahan dari tiap Wilayah
b. Penanaman Sawo Kecik ,Tanjung, Cermai, Buni atau tanaman
perindang lainnya di Lahan Parkir SanMaRe.
c. Sosialisasi dan pemilahan Sampah Plastik dan Organik di tiap
Wilayah sebagai gerakan bersama.
d. Pembuatan Sumur Biopori secara m anual di rumah Umat
5
Lomba Olah Raga:
a. Tenis Meja
b. Bulu Tangkis (Sistem gugur, Peserta 7 Wilayah, 6x game hingga
final) di lapangan HAZ Jombang Ciputat Tangerang
c. Futsal – OMK
9-10 & 16-17 Agustus
6
Bazaar & Pasar Murah
Ditentukan kemudian
7
Festival Band OMK antar Paroki se-Dekenat Tangsel & Jakarta
Selatan : ‘Marvelous Sound 4 God’
8
Bazar Makanan & Produk Kerajinan – WKRI
9
Festival Fotografi “Kehidupan sehari-hari umat dan Peribadatan di
SanMaRe”
10 Cerdas Cermat Kitab Suci, Liturgi dan Pengetahuan Gereja (Anak,
Remaja dan Dewasa) antar Wilayah (Wilayah Boleh Mengirimkan 2
Kelompok)
11 PUNCAK ACARA HUT SANMARE
a. Misa Konselebrasi
b. Pemotongan Tumpeng oleh para Romo Paroki, Romo Alumni
dan DPH.
c. Launching Perpustakaan Anak
d. Pelayanan Kesehatan SanMaRe Gratis
e. Festival Nasi Nusantara & Masakan Daerah antar Wilayah
f. Makan bersama umat SanMaRe
g. Lomba Mewarnai dan Menggambar BIA
h. Sepanjang acara diisi iringan music Keroncong
-4-
28 Juni
16 Agustus
13 Juli & 24 Agustus
setelah Misa
Juli – Agustus
17 Agustus
28 Juni, 5 & 12 Juli
10 Agustus
Ditentukan kemudian
19-20 Juli &
16-17 Agustus
10 Agustus (tentatif)
24 Agustus
 JADWAL LITURGI 
SP MARIA DIANGKAT KE SURGA 09 & 10 Agst
Bacaan: Why. 11:19a; 12:1-6a,10ab; Mzm. 45:10c-12,16;
Ul:10d; 1Kor. 15:20-26; Luk. 1:39-56
Saran Lagu: PS 625, 633, 634, 637, 641, 674, 675, 861, 953
MINGGU BIASA XX – 16 & 17 Agst
Bacaan: Sir. 10:1-8; Mzm. 101:1a,2ac,3a,6-7; Ul:Gal.
5:13; 1Ptr. 2:13-17; Mat. 22:15-21
Saran Lagu: PS 377, 550, 672, 673, 704, 705, 706, 862, 956
Sabtu, 09 Agustus, pukul 17.00
Koor dan Tatib: Wilayah 6
Sabtu, 16 Agustus, pukul 17.00
Koor dan Tatib: Sta. Khatarina – II
Minggu, 10 Agutus, pukul 06.30
Koor dan Tatib: Wilayah I
Minggu, 17 Agutus, pukul 06.30
Koor dan Tatib: Beata Teresa – III
Minggu, 10 Agustus, pukul 09.00
Koor: Tamu dan Tatib: Wilayah II
Minggu, 17 Agustus, pukul 09.00
Koor dan Tatib: OMK
Minggu, 10 Agustus, pukul 17.00
Koor dan Tatib: Wilayah III
Minggu, 17 Agustus, pukul 17.00
Koor dan Tatib: St. Bartolomeus - VII
Petugas Lektor : Rere & F. Heru Setiawan
Putra/i Altar: Gregorius Rio Alfrian, Nicolas Yabes Condi,
Benedict Matthew Sukieche, Helena Keren Imanuela, Christina
Simamora, Brigieth Rungo Rata, Hieronimus Raturangga, Maria
Carmelita Ome Leba, Maria Carolina Itu Leba, Thomas Ginta
Tarigan
Prodiakon: Ignatius Soeprapto, Johanes Sumardi, Prima Widii ,
Temmy Royani, Agung Wahju, Dwi Respati, GD Noegroho TR,
Hendrawan Thiodorus
Petugas Lektor : Mariska Vergina & Benedicta Gita A
Putra/i Altar: Alleandra Luwina Nugroho, Fransciscus Xaverio
Anggara Nugroho, Andreas Widiatmoko Prabowo, Ignatius
Prayogo, Fransisca Mariana Rasendrya Z, Benedicta Gita
Adinda Satyaningtyas, Josephine Marie Yohana, Maria Kiara
Anindita, Patricia Dias Riandari, Jonathan Mark
Prodiakon: Ignatius Sudarmadi, Johanna Kindangen, Maria Yoke
Edna, Probel Gultom, Tjhong Vincentius, Agustinus Darmawan
Petugas Lektor : Lidya K. Marlyan & Cicilia Nina
Putra/i Altar : Catherine Inez Maharani P., Gabriel Randall W,
Fransiska Yuka Yulia, Irenne Yudia Hagaina Tariga, Yohanes
Purba Sangga Becik, Issabella Titta Iswadi, Shannon Wijaya,
Felicitas Tania Elvina, Caroline Susan Mahadewi Gadis Amara,
Maria Fransiska Chelsea Novelia Prodigma, Agata Anjani Cita
Permata Kusuma, Seraphine Archangela Giriani Oktafandi
Prodiakon: Bayu Rajasa, Eko Prihadi, Georgino Godong,
Heribertus Darno, Indri Prijatmodjo, Johannes Pudjiastoto,
Martha Maria Elfian, Rinto Setiono, Tri Darmawati, Albertus
Bambang K.R., Benni Saptiyanto, Engelbertha Dumatubun,
Gregorius Utomo, Heru Santosa, Ingewati Kusuma, Joko
Galungan, Mudjihardjo, RM. Soedjono Respati
Petugas Lektor : Maria.A Witjaksono & Anggia Kandhi
Putra/i Altar: Michael David Christopher, Santos Ferdinand
Tambunan, Renaldo Antonius Putra, Graciella Antonius Putri,
Timotius Gerwyn Jovian, Joety Johannes Aaron Bongku, Maria
Ajeng Cipta Wening, Theresia Prabandari Ayu, Davianna Inez
Halim, Robertus Darren Radyan
Prodiakon: Veronika Kani, Aloysius Bambang, Deddy
Kurniawan, F.A. Soedjarno, Gunawan Gunarso, Irwan Wijaya,
Josz Juswanto, Okky Sentana
Petugas Lektor : Angelina Wardhani E & Kineta
Putra/i Altar: Laurentius Melvin Pratama, Maria Lilian
Dharmahutama, Theresia Aurora Rosarian Adliana, Fransiska
Patricia Kristina , Gabriela Liviana, Priskila Nathania Edrea
Haryanto, Adrian Alfa Sebastian kullit, Christover Aldy S.U.,
Mikael Josafat, Timothy Luke Lumy
Prodiakon: Romualdus Ponidjan, Heru Yuniriyanto, Victor
Sudytio, Anna Retno H., Djoko Soetarno, F.X. Margiono,
Gunawan Wibowo, Hexana Tri Sasongko
Petugas Lektor : Anastasia Raras & Marcellina Kullit
Putra/i Altar: Stevanus Winata, Giacinta Maretha Prita
Pradita, Gabriel Kineta, Dylan Alexander Christanto, Emilio
Yudhatama, Jessica Nadia Agustin, Jonathan Stevandhy,
Kevin Stevandhy, Gabriel Nathaniel Orion, Paulus Winton
Fernandes Tambunan
Prodiakon: Joachim Sulistyo, Kamilus Arifin , Paul August
Liqui, Rudy Trisnanta, Antonius Indarahardjo, Djonowardjoko
Petugas Lektor : Satrio Widodo & L M Verena Wibowo
Putra/i Altar : Gregorius Septaviel Kenzie, Benedicta Aurelia
Virenze, Gregorius Bryan Yasadiputra, Christoper Samuel
Yasadiputra, Maria Cathelia elisabeth Yasadipura, Michael
Ryan de Fretes, Elisabeth Lovisia Eva Karensa, Ignas Deo
Dedit, Thomas Aldi Adi Saputro, Yohanes Delbert Suryaatmaja,
Catarina Jennifer Juwana, Efrem Kriste Prana Pangasta Mukti
Prodiakon: F.X. Soehartono, Hadi Susanto, Joannes Suharno,
Kristian Ong, PGL Sarwanawadya, Susman Riyadi, Adrianus
Nggala, Antonius Nelwan, Donanta Octaviardi, Frans Narendra,
Haryono Widarta, Ignatius Soeprapto, Johanes Sumardi, Prima
Widii H., Temmy Royani, Agung Wahju, Dwi Respati, GD
Noegroho TR
Petugas Lektor : Sofie & Anastasia Tri Wulansari
Putra/i Altar: - Brigitta Grace Simon, Elisabeth Anggitasari
Hartawan, Benedicto Siswoko, Benigno Areli Siswoko, Albertus
Alexander Goenawan, Christopher Satrio Binatoro, Patrechia
Maureen Chika, Patricia Quina Gita Naviri, Theodorus Albert
Winata, Eugenia Puspa Pitaloka
Prodiakon: Hendrawan Thiodorus, Ignatius Sudarmadi,
Johanna Kindangen, Probel Gultom, Tjhong Vincentius,
Agustinus Darmawan, Bayu Rajasa, Eko Prihadi
-5-
 PENGUMUMAN 
1. Persekutuan Doa Karismatik Katolik – PDKK SanMaRe
Mengundang untuk berdoa dan mendengarkan firman Tuhan pada hari Kamis tanggal
07 Agustus 2014 pukul 19:30 di Aula SanMaRe. Yang dibawakan oleh Rm. Herry Sailan, OSC.
Ditunggu kehadirannya.
2. Pendaftaran Pertandingan Tenis Meja
Dalam rangka memeriahkan Ulang Tahun SanMaRe yang ke 4 diadakan pertandingan Tenis
Meja, yang diadakan pada tanggal 17 Agustus 2014 pukul 09:00 sampai dengan selesai.
Peserta dewasa putra/I, remaja putra/i, anak – anak. Untuk pendaftaran di Sekretariat Paroki
pada jam kerja 08:00 sd 16:00 atau via telpon 745 9715.
Lomba Mewarnai
Dalam rangka HUT Paroki ke-4, Bina Iman Anak (BIA) bekerjasama
dengan Toko Buku Gramedia dan Crayon Mapped,
mengadakan Lomba Mewarnai utk kategori:
Kelompok A : Playgroup, pra-TK s/d TK
Kelompok B : Kelas 1 s/d 4 SD
Pendaftaran dapat dilakukan di meja pendaftaran di depan Aula
setiap selesai Misa dan pada saat Bina Iman.
Biaya pendaftaran Rp60.000,- (pola gambar, crayon dan snack)
Lomba Mewarnai diadakan pada hari Minggu
24 Agustus 2014 jam 9-11 di ruang kelas Bina Iman.
Dapatkan Hadiah Menarik dari TB Gramedia
untuk Para Pemenang!!
LOWONGAN PEKERJAAN: Gereja SanMaRe
membutuhkan tenaga lulusan STM Listrik untuk
pengelolaan gedung, laki-laki, pengalaman minimal
1 tahun, bisa mandiri, ulet berkepribadian baik.
Diutamakan beragama Katolik, sehat jasmani dan
rohani, loyal terhadap lembaga dan pekerjaan. CV
& lamaran diserahkan langsung ke Sekretariat
Paroki SanMaRe, bpk. Mardi.
-6-
IKLAN BARIS – Wahana bagi umat yang ingin
mengiklankan informasi lowongan pekerjaan, mencari
pekerjaan atau jasa usaha pribadi. Materi iklan diserahkan
ke sekretariat paroki setiap hari kerja atau email ke:
[email protected]
Fly UP