...

Hasil Survei Indeks Kualitas Program Siaran Televisi Komisi

by user

on
Category: Documents
0

views

Report

Comments

Transcript

Hasil Survei Indeks Kualitas Program Siaran Televisi Komisi
Komisi Penyiaran Indonesia Pusat
Hasil Survei Indeks Kualitas Program Siaran Televisi
1
Komisi Penyiaran Indonesia Pusat
Hasil Survei Indeks Kualitas Program Siaran Televisi
2
Komisi Penyiaran Indonesia Pusat
Hasil Survei Indeks Kualitas Program Siaran Televisi
3
Komisi Penyiaran Indonesia Pusat
PENDAHULUAN:
MENGAPA KPI MEMBUAT INDEKS KUALITAS
PROGRAM ACARA TELEVISI?
• Salah satu tugas Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) adalah
melakukan pengawasan agar program televisi makin
berkualitas dan berkualitas. Oleh karenanya, KPI perlu data
mengenai kualitas program acara televisi. Data itu dipakai
sebagai bahan dalam membuat acara berkualitas. Data
kualitas program acara ini mencakup aspek sehingga bisa
menjadi bahan evaluasi bagi KPI dan stasiun televisi untuk
memperbaiki kualitas mutu dan kualitas siaran televisi.
• Data kualitas program acara ini tidak dimaksudkan untuk
mengukur kuantitas (berapa jumlah penonton) tetapi
bagaimana kualitas program siaran. Data ini diharapkan tidak
hanya berguna bagi KPI, tetapi juga bisa dimanfaatkan oleh
stasiun televisi, dan stakeholder lain (biro iklan, perusahaan,
LSM, perguruan tinggi dsb) untuk peningkatan kualitas
program acara televisi.
PELAKSANA PENELITIAN
Untuk melakukan penelitian ini, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI)
bekerjasama dengan Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI)
dan 9 perguruan tinggi di Indonesia, masing-masing:
1. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
2. Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta
3. Universitas Diponegoro Semarang
4. Universitas Airlangga Surabaya
5. Universitas Hasanuddin Makasar
6. Universitas Sumatera Utara Medan
7. IAIN Ambon
8. Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin
9. Universitas Udayana Bali
METODE PENELITIAN
• Metode penelitian adalah survei. Penelitian ini menggunakan
peer review assessment. Survei ini bukan sebuah survei
khalayak pemirsa televisi. Responden dari survei ini adalah
para pemirsa ahli yang dipandang mengetahui mengenai
program siaran televisi dan bisa menilai program siaran
televisi.
• Penelitian ini tidak berpretensi mengukur jumlah pemirsa
suatu program televisi (kuantitas) atau karakteristik pemirsa
Hasil Survei Indeks Kualitas Program Siaran Televisi
4
Komisi Penyiaran Indonesia Pusat
televisi, tetapi kualitas program siaran televisi. Para pemirsa
ahli menonton program acara sampel, dan kemudian
memberikan evaluasi terhadap kualitas program televisi.
Tidak semua program siaran televisi akan dinilai, hanya akan
diambil sampel program siaran. Agar hasil penilaian para ahli
tersebut valid, harus dipastikan bahwa program siaran yang
dinilai tersebut telah ditonton oleh pemirsa ahli tersebut.
Para ahli terlebih dahulu menonton program acara sebelum
melakukan penilaian.
• Penelitian ini dirancang secara panel (longitudinal),
menyertakan responden yang sama dari satu waktu ke waktu
lain.
SAMPEL PROGRAM ACARA
• Populasi dari penelitian ini adalah semua program siaran
yang ditayangkan di 15 stasiun televisi nasional (ANTV,
Global, Indosiar, MetroTV, MNCTV, RCTI, SCTV, TransTV,
Trans7, TVOne, TVRI, RTV, Sindo TV, Kompas TV dan Net.)
pada rentang waktu jam 05.00 – 24.00 selama dua bulan.
Asumsinya, setiap stasiun televisi rata-rata menayangkan
20-an program siaran setiap harinya dalam rentang waktu
jam 05.00 - 24.00. Jika ditotal untuk semua stasiun televisi
nasional, total ada sekitar 9.000-an program siaran tiap
bulan.
• Penelitian ini akan menggunakan sampel. Penarikan sampel
akan dilakukan secara ketat agar sampel bisa mewakili
(merepresentasikan) populasi. Aspek ini penting agar indeks
kualitas program siaran televisi benar-benar mewakili
keseluruhan program siaran di televisi yang tayang selama
dua bulan. Teknik penarikan sampel yang dipakai adalah
sampel acak bertahap (multistage random sampling). Ada
dua tahap penarikan sampel sebagai berikut.
Tahap 1: Pemilihan Program siaran
• Dari 9000-an program siaran televisi selama dua bulan,
diambil sampel program sebanyak 45 program siaran televisi.
Dengan jumlah sampel sebesar ini, margin of error adalah
sekitar 13,8% pada tingkat kepercayaan 95%. Penarikan
sampel dilakukan dengan menggunakan teknik stratifikasi.
Program siaran diklasifikasikan terlebih dahulu berdasarkan
kategori 9 program siaran—masing-masing berita, sinetron/
FTV/film, variety show, talkshow, religi, budaya/wisata,
Hasil Survei Indeks Kualitas Program Siaran Televisi
5
Komisi Penyiaran Indonesia Pusat
infotainment, komedi dan anak-anak. Di masing-masing
kategori program acara, diambil sebagai sampel 5 program
acara.
Tahap 2: Pemilihan Segmen Program Siaran
• Untuk pengukuran indeks kualitas program siaran, setelah
diperoleh sampel program siaran, dilakukan penarikan
sampel segmen program siaran. Tidak seluruh segmen
program siaran akan dinilai, tetapi akan diambil sampel
segmen sebagai sampel. Untuk masing-masing program
siaran, akan diambil sebagai sampel yaitu 7-10 menit per
program siaran. Program-program siaran yang terpilih
sebagai sampel dipilah terlebih dahulu berdasarkan segmen
per 7 menit. Dengan menggunakan tabel angka acak, diambil
secara acak (random) sampel segmen acara.
RESPONDEN
• Sampel responden yang disertakan dalam survei ini adalah
seorang ahli - merujuk kepada orang yang mengikuti
(menonton) televisi dan bisa memberikan penilaian atas
program siaran televisi. Penelitian ini akan melibatkan 90
orang ahli di 9 kota di Indonesia, sehingga total ada 810
orang ahli.
• Responden yang disertakan dalam survei ini harus
mempunyai karakteristik atau persyaratan seperti berikut:
(a) Pendidikan minimal SMA; (b) Profesi: Ibu RT, Pendidik,
Aktivis/LSM, Mahasiswa, Tokoh Agama, Tokoh pemuda,
Tokoh adat, Tokoh masyarakat,
Birokrat, Wartawan,
KaryawanSwasta, TNI/Polri, Wakil Rakyat. Rasio responden:
Laki-laki dan perempuan 50% : 50%
BAGAIMANA INDEKS DISUSUN?
• Kualitas memperlihatkan tingkat berkualitas tidak
berkualitasnya atau taraf atau derajat sesuatu (KBBI, 2015).
Suatu standar yang harus dicapai oleh seseorang atau
kelompok atau lembaga atau organisasi mengenai cara kerja,
proses dan hasil kerja. Kualitas itu berkaitan erat dengan
pencapaian standar yang diharapkan.
• Secara umum, pengukuran dibagi ke dalam 2 bagian. Pertama,
tujuan, fungsi dan arah penyiaran. Seberapa berkualitas
televisi telah menjalankan tujuan dan fungsi tersebut. Fungsi
di sini adalah kualitas dalam arti sosial-kegunaan atau fungsi
Hasil Survei Indeks Kualitas Program Siaran Televisi
6
Komisi Penyiaran Indonesia Pusat
dari suatu program siaran dalam masyarakat. Kualitas di
sini dilihat dari sejauh mana suatu program telah memenuhi
fungsi dan kegunaannya pada pemirsa, terlepas dari apakah
suatu program siaran itu secara estetis berkualitas atau
bukan. Kedua, sejauh mana program tidak melanggar kode
etik dan aturan perundang-undangan yang ada. Pertanyaan
diturunkan dari kode etik, Undang-Undang dan Pedoman
Perilaku Penyiaran Standard Program Siaran (P3SPS).
Tujuan Penyiaran
• Penyiaran
diselenggarakan
dengan
tujuan
untuk
memperkukuh integrasi nasional, terbinanya watak dan
jati diri bangsa yang beriman dan bertakwa, mencerdaskan
kehidupan bangsa, memajukan kesejahteraan umum, dalam
rangka membangun masyarakat yang mandiri, demokratis,
adil dan sejahtera, serta menumbuhkan industri penyiaran
Indonesia.
Fungsi Penyiaran
• Informatif
• Edukatif
• Pengawasan
• Hiburan yang sehat
• Perekat sosial/Empati Sosial
• Kebudayaan
Arah Penyiaran
• Penghormatan terhadap nilai-nilai kesukuan, agama, ras dan
antar golongan
• Penghormatan terhadap nilai dan norma kesopanan dan
kesusilaan
• Kepentingan publik
• Penghormatan hak privasi
• Perlindungan kepada anak
• Pelindungan kepada orang atau kelompok masyarakat
tertentu
• Pembatasan muatan seksual
• Pembatasan muatan kekerasan
• Pembatasan muatan mistik, horor, dan supranatural
• Pembatasan muatan rokok, napza, dan minuman beralkohol
• Pembatasan Muatan Perjudian
• Aspek tersebut diturunkan ke dalam indikator-indikator
Hasil Survei Indeks Kualitas Program Siaran Televisi
7
Komisi Penyiaran Indonesia Pusat
untuk menilai kualitas program acara. Informan atau
responden penelitian diminta untuk memberikan skor
dari angka 1 (sangat tidak berkualitas) hingga 5 (sangat
berkualitas) untuk setiap indikator. Hasilnya dibuat rata-rata
yang memperlihatkan indeks kualitas program acara.
• Semua sampel program acara (45 program acara) direkam
dalam Compact Disc (CD). Responden ahli menonton program
acara terlebih dahulu sebelum memberikan penilaian.
PROFIL RESPONDEN
JENIS KELAMIN
FREKUENSI
PERSEN
Laki-laki
411
50,74
Perempuan
399
49,26
Total
810
100,0
UMUR
FREKUENSI
PERSEN
< 20 tahun
87
10,74
21-30 tahun
354
43,70
31-40 tahun
192
23,70
41-50 tahun
135
16,67
51-60 tahun
42
5,19
Total
810
100,0
HASIL PENELITIAN
Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) menetapkan standar
kualitas adalah 4,0 (berkualitas), dengan skala 1 hingga 5. Program
acara disebut berkualitas atau berkualitas, jika nilai skor indeksnya
minimal 4,0. Survei periode ini memperlihatkan, nilai indeks
kualitas program acara secara keseluruhan adalah 3,25. Angka ini
memperlihatkan, secara umum kualitas program acara televisi
masih di bawah standar kualitas dari KPI.
Angka indeks 3,25 tersebut adalah angka rata-rata dari
seluruh program acara televisi. Tidak semua program acara televisi
dinilai tidak berkualitas oleh pemirsa televisi. Program acara televisi
yang dinilai berkualitas ( indeks di atas 4) adalah religi dan wisata/
budaya. Sementara sisanya, di bawah 4. Program acara dengan
kualitas program tertidak berkualitas menurut responden pemirsa
televisi adalah variety show, infotainmet dan sinetron/film/FTV.
Hasil Survei Indeks Kualitas Program Siaran Televisi
8
Komisi Penyiaran Indonesia Pusat
Ketiga program acara ini mempunyai indeks kualitas di bawah 3.
1. Untuk program acara berita, indeks kualitas program
adalah sebesar 3,58. Angka ini sedikit di bawah standar 4
(berkualitas) yang ditetapkan oleh KPI.
2. Program acara sinetron pada survei periode ini mendapatkan
indeks kualitas sebesar 2,51. Angka ini masih di bawah 4
(berkualitas) yang ditetapkan oleh KPI.
3. Untuk program acara infotainment, survei menunjukkan
indeks kualitas program acara adalah 2,34. Jauh di bawah
standar 4 (berkualitas) yang ditetapkan oleh KPI.
4. Untuk program acara variety show, hasil survei
memperlihatkan angka indeks kualitas sebesar 2,68. Angka
ini jauh di bawah standar 4 (berkualitas) yang ditetapkan
oleh KPI.
5. Pada survei periode ini, program acara talk show memperoleh
angka indeks kualitas sebesar 3,78. Nilai ini di bawah standar
4 (berkualitas) yang ditetapkan oleh KPI.
6. Program acara religi dalam survei mendapatkan indeks
kualitas sebesar 4,1. Angka ini di atas standar 4 (berkualitas)
yang ditetapkan oleh KPI.
7. Bagaimana dengan program acara wisata/budaya. Hasil
survei memperlihatkan, indeks kualitas untuk program ini
adalah 4,09. Indeks ini di atas standar 4 (berkualitas) yang
ditetapkan oleh KPI.
8. Hasil survei memperlihatkan, indeks kualitas untuk program
acara komedi adalah 3,13. Angka ini masih di bawah 4
(berkualitas) yang ditetapkan oleh KPI.
9. Untuk program acara anak-anak, responden menilai kualitas
program acara anak-anak masih kurang berkualitas. Indeks
kualitas adalah 3,03, masih di bawah angka 4 (berkualitas)
yang ditetapkan oleh KPI.
Hasil Survei Indeks Kualitas Program Siaran Televisi
9
Komisi Penyiaran Indonesia Pusat
INDEKS KUALITAS PER KATEGORI PROGRAM
Berita
Untuk program
acara berita,
indeks kualitas
program adalah
sebesar 3,58.
Angka ini sedikit
di bawah standar
4 (baik) yang
ditetapkan oleh
KPI.
INDIKATOR
Memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa
Informatif
Edukatif
Pengawasan
Menghormati nilai-nilai kesukuan, agama, ras dan antar golongan
Menghormati nilai dan norma kesopanan dan kesusilaan
Menghormati kehidupan pribadi
Melindungi kepentingan anak-anak dan/atau remaja
Melindungi orang atau kelompok masyarakat tertentu
Tidak bermuatan seksual
Tidak bermuatan kekerasan
Tidak bermuatan mistik, horor, dan supranatural
Tidak bermuatan rokok, napza, dan minuman beralkohol
Tidak bermuatan praktek perjudian
Menyajikan berita yang akurat, berimbang, adil
Melindungi kepentingan publik
Menghormati narasumber
Faktual
Melakukan verifikasi, cek dan ricek
Independen
Skor
3,40
4,30
3,81
3,70
3,59
3,59
3,34
3,25
3,33
3,73
3,07
3,69
3,58
3,66
3,56
3,51
3,69
3,91
3,64
3,28
Hasil Survei Indeks Kualitas Program Siaran Televisi
10
Indeks = 3,58
Komisi Penyiaran Indonesia Pusat
Sinetron
Program acara
sinetron pada survei
periode ini
mendapatkan indeks
kualitas sebesar 2,51.
Angka ini masih di
bawah 4 (baik) yang
ditetapkan oleh KPI.
INDIKATOR
Memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa
Membentuk jatidiri bangsa Indonesia yang bertakwa dan beriman
Membangun mental mandiri
Informatif
Edukatif
Hiburan yang sehat
Perekat sosial/empati sosial
Transfer budaya, nilai-nilai bangsa dan kearifan lokal
Pengawasan
Menghormati nilai-nilai kesukuan, agama, ras dan antar golongan
Menghormati nilai dan norma kesopanan dan kesusilaan
Melindungi kepentingan publik
Menghormati kehidupan pribadi
Melindungi kepentingan anak-anak dan/atau remaja
Melindungi orang atau kelompok masyarakat tertentu
Tidak bermuatan seksual
Tidak bermuatan kekerasan
Tidak bermuatan mistik, horor, dan supranatural
Tidak bermuatan rokok, napza, dan minuman beralkohol
Tidak bermuatan praktek perjudian
Skor
2,12
2,09
2,55
2,60
2,32
2,64
2,35
2,46
2,33
2,54
2,36
2,43
2,50
2,17
2,59
2,90
2,13
2,85
3,02
3,19
Indeks = 2,51
Hasil Survei Indeks Kualitas Program Siaran Televisi
11
Komisi Penyiaran Indonesia Pusat
Infotainment
Untuk program acara
infotainment, survei
menunjukkan indeks
kualitas program
acara adalah 2,34.
Jauh di bawah standar
4 (baik) yang
ditetapkan oleh KPI.
INDIKATOR
Memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa
Membentuk jatidiri bangsa Indonesia yang bertakwa dan beriman
Membangun mental mandiri
Informatif
Edukatif
Hiburan yang sehat
Perekat sosial/empati sosial
Transfer budaya, nilai-nilai bangsa dan kearifan lokal
Pengawasan
Menghormati nilai-nilai kesukuan, agama, ras dan antar golongan
Menghormati nilai dan norma kesopanan dan kesusilaan
Melindungi kepentingan publik
Menghormati kehidupan pribadi
Melindungi kepentingan anak-anak dan/atau remaja
Melindungi orang atau kelompok masyarakat tertentu
Tidak bermuatan seksual
Tidak bermuatan kekerasan
Tidak bermuatan mistik, horor, dan supranatural
Tidak bermuatan rokok, napza, dan minuman beralkohol
Tidak bermuatan praktek perjudian
Skor
1,81
1,77
2,14
2,87
2,15
2,31
2,22
1,94
2,22
2,23
2,13
2,05
1,91
1,83
2,15
2,34
2,77
3,17
3,28
3,42
Hasil Survei Indeks Kualitas Program Siaran Televisi
12
Indeks = 2,34
Komisi Penyiaran Indonesia Pusat
Variety Show
Untuk program
acara variety show,
hasil survei
memperlihatkan
angka indeks
kualitas sebesar
2,68. Angka ini jauh
di bawah standar 4
(baik) yang
ditetapkan oleh KPI.
INDIKATOR
Memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa
Membentuk jatidiri bangsa Indonesia yang bertakwa dan beriman
Membangun mental mandiri
Informatif
Edukatif
Hiburan yang sehat
Perekat sosial/empati sosial
Transfer budaya, nilai-nilai bangsa dan kearifan lokal
Pengawasan
Menghormati nilai-nilai kesukuan, agama, ras dan antar golongan
Menghormati nilai dan norma kesopanan dan kesusilaan
Melindungi kepentingan publik
Menghormati kehidupan pribadi
Melindungi kepentingan anak-anak dan/atau remaja
Melindungi orang atau kelompok masyarakat tertentu
Tidak bermuatan seksual
Tidak bermuatan kekerasan
Tidak bermuatan mistik, horor, dan supranatural
Tidak bermuatan rokok, napza, dan minuman beralkohol
Tidak bermuatan praktek perjudian
Skor
2,43
2,13
2,44
2,61
2,60
3,05
2,76
2,34
2,33
2,58
2,44
2,49
2,47
2,42
2,52
2,90
2,78
3,21
3,58
3,55
Indeks = 2,68
Hasil Survei Indeks Kualitas Program Siaran Televisi
13
Komisi Penyiaran Indonesia Pusat
Talkshow
Pada survei periode
ini, program acara
talk show
memperoleh angka
indeks kualitas
sebesar 3,78. Nilai
ini di bawah standar
4 (baik) yang
ditetapkan oleh KPI.
INDIKATOR
Memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa
Membentuk jatidiri bangsa Indonesia yang bertakwa dan beriman
Membangun mental mandiri
Informatif
Edukatif
Hiburan yang sehat
Perekat sosial/empati sosial
Transfer budaya, nilai-nilai bangsa dan kearifan lokal
Pengawasan
Menghormati nilai-nilai kesukuan, agama, ras dan antar golongan
Menghormati nilai dan norma kesopanan dan kesusilaan
Melindungi kepentingan publik
Menghormati kehidupan pribadi
Melindungi kepentingan anak-anak dan/atau remaja
Melindungi orang atau kelompok masyarakat tertentu
Tidak bermuatan seksual
Tidak bermuatan kekerasan
Tidak bermuatan mistik, horor, dan supranatural
Tidak bermuatan rokok, napza, dan minuman beralkohol
Tidak bermuatan praktek perjudian
Skor
3,73
3,56
3,68
4,14
4,03
3,60
3,68
3,59
3,64
3,68
3,74
3,67
3,53
3,44
3,54
4,11
3,92
4,05
4,10
4,12
Hasil Survei Indeks Kualitas Program Siaran Televisi
14
Indeks = 3,78
Komisi Penyiaran Indonesia Pusat
Religi
Program acara religi
dalam survei
mendapatkan indeks
kualitas sebesar 4,1.
Angka ini di atas
standar 4 (baik) yang
ditetapkan oleh KPI.
INDIKATOR
Memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa
Membentuk jatidiri bangsa Indonesia yang bertakwa dan beriman
Membangun mental mandiri
Informatif
Edukatif
Hiburan yang sehat
Perekat sosial/empati sosial
Transfer budaya, nilai-nilai bangsa dan kearifan lokal
Pengawasan
Menghormati nilai-nilai kesukuan, agama, ras dan antar golongan
Menghormati nilai dan norma kesopanan dan kesusilaan
Melindungi kepentingan publik
Menghormati kehidupan pribadi
Melindungi kepentingan anak-anak dan/atau remaja
Melindungi orang atau kelompok masyarakat tertentu
Tidak bermuatan seksual
Tidak bermuatan kekerasan
Tidak bermuatan mistik, horor, dan supranatural
Tidak bermuatan rokok, napza, dan minuman beralkohol
Tidak bermuatan praktek perjudian
Skor
3,92
4,33
4,00
4,10
4,18
3,89
4,01
3,75
3,78
4,13
4,29
3,90
3,95
4,01
3,94
4,41
4,42
4,17
4,38
4,43
Indeks = 4,10
Hasil Survei Indeks Kualitas Program Siaran Televisi
15
Komisi Penyiaran Indonesia Pusat
Wisata / Budaya
Bagaimana dengan
program acara
wisata / budaya.
Hasil survei
memperlihatkan,
indeks kualitas
untuk program ini
adalah 4,09. Indeks
ini di atas standar
4 (baik) yang
ditetapkan oleh
KPI.
INDIKATOR
Memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa
Membentuk jatidiri bangsa Indonesia yang bertakwa dan beriman
Membangun mental mandiri
Informatif
Edukatif
Hiburan yang sehat
Perekat sosial/empati sosial
Transfer budaya, nilai-nilai bangsa dan kearifan lokal
Pengawasan
Menghormati nilai-nilai kesukuan, agama, ras dan antar golongan
Menghormati nilai dan norma kesopanan dan kesusilaan
Melindungi kepentingan publik
Menghormati kehidupan pribadi
Melindungi kepentingan anak-anak dan/atau remaja
Melindungi orang atau kelompok masyarakat tertentu
Tidak bermuatan seksual
Tidak bermuatan kekerasan
Tidak bermuatan mistik, horor, dan supranatural
Tidak bermuatan rokok, napza, dan minuman beralkohol
Tidak bermuatan praktek perjudian
Skor
4,14
3,83
4,10
4,35
4,27
4,18
4,23
4,34
3,75
4,16
4,06
3,90
3,83
3,82
3,85
4,24
4,21
4,12
4,18
4,26
Hasil Survei Indeks Kualitas Program Siaran Televisi
16
Indeks = 4,09
Komisi Penyiaran Indonesia Pusat
Komedi
Hasil survei
memperlihatkan,
indeks kualitas
untuk program
acara komedi
adalah 3,13. Angka
ini masih di bawah
4 (baik) yang
ditetapkan oleh
KPI.
INDIKATOR
Memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa
Membentuk jatidiri bangsa Indonesia yang bertakwa dan beriman
Membangun mental mandiri
Informatif
Edukatif
Hiburan yang sehat
Perekat sosial/empati sosial
Transfer budaya, nilai-nilai bangsa dan kearifan lokal
Pengawasan
Menghormati nilai-nilai kesukuan, agama, ras dan antar golongan
Menghormati nilai dan norma kesopanan dan kesusilaan
Melindungi kepentingan publik
Menghormati kehidupan pribadi
Melindungi kepentingan anak-anak dan/atau remaja
Melindungi orang atau kelompok masyarakat tertentu
Tidak bermuatan seksual
Tidak bermuatan kekerasan
Tidak bermuatan mistik, horor, dan supranatural
Tidak bermuatan rokok, napza, dan minuman beralkohol
Tidak bermuatan praktek perjudian
Skor
2,60
2,50
2,80
2,82
2,98
3,38
2,80
2,73
2,81
2,89
3,06
2,97
3,05
3,36
3,03
3,65
3,53
3,76
3,89
3,96
Indeks = 3,13
Hasil Survei Indeks Kualitas Program Siaran Televisi
17
Komisi Penyiaran Indonesia Pusat
Untuk program
acara anak-anak,
responden menilai
kualitas program
acara anak-anak
masih kurang baik.
Indeks kualitas
adalah 3,03, masih
di bawah angka 4
(baik) yang
ditetapkan oleh KPI.
Anak-anak
INDIKATOR
Memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa
Membentuk jatidiri bangsa Indonesia yang bertakwa dan beriman
Membangun mental mandiri
Informatif
Edukatif
Hiburan yang sehat
Perekat sosial/empati sosial
Transfer budaya, nilai-nilai bangsa dan kearifan lokal
Pengawasan
Menghormati nilai-nilai kesukuan, agama, ras dan antar golongan
Menghormati nilai dan norma kesopanan dan kesusilaan
Melindungi kepentingan publik
Menghormati kehidupan pribadi
Melindungi kepentingan anak-anak dan/atau remaja
Melindungi orang atau kelompok masyarakat tertentu
Tidak bermuatan seksual
Tidak bermuatan kekerasan
Tidak bermuatan mistik, horor, dan supranatural
Tidak bermuatan rokok, napza, dan minuman beralkohol
Tidak bermuatan praktek perjudian
Skor
2,75
2,51
2,76
2,85
2,78
3,51
2,91
2,82
2,67
2,83
2,83
2,85
2,77
2,82
2,88
3,43
3,39
3,67
3,74
3,81
Hasil Survei Indeks Kualitas Program Siaran Televisi
18
Indeks = 3,03
Komisi Penyiaran Indonesia Pusat
Hasil Survei Indeks Kualitas Program Siaran Televisi
19
Komisi Penyiaran Indonesia Pusat
Hasil Survei Indeks Kualitas Program Siaran Televisi
20
Komisi Penyiaran Indonesia Pusat
Hasil Survei Indeks Kualitas Program Siaran Televisi
21
Komisi Penyiaran Indonesia Pusat
Hasil Survei Indeks Kualitas Program Siaran Televisi
22
Komisi Penyiaran Indonesia Pusat
Hasil Survei Indeks Kualitas Program Siaran Televisi
23
Komisi Penyiaran Indonesia Pusat
INDEKS KUALITAS PROGRAM ACARA
• Salah satu tugas Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) adalah
melakukan pengawasan agar program televisi makin baik
dan berkualitas. Oleh karenanya, KPI perlu data mengenai
kualitas program acara televisi. Data itu dipakai sebagai
bahan dalam memperbaiki mutu program siaran TV. Data
kuaitas program acara ini mencakup banyak aspek sehingga
bisa menjadi bahan evaluasi bagi KPI dan stasiun televisi
untuk memperbaiki kualitas siaran televisi.
• Data kualitas program acara ini tidak dimaksudkan untuk
mengukur kuantitas (berapa jumlah penonton) tetapi
bagaimana kualitas program siaran. Data ini diharapkan tidak
hanya berguna bagi KPI, tetapi juga bisa dimanfaatkan oleh
stasiun televisi, dan stakeholder lain (biro iklan, perusahaan,
LSM, perguruan tinggi dsb) untuk peningkatan kualitas
program acara televisi.
• KPI menerima pengaduan dari masyarakat mengenai
program-program acara TV yang dianggap tidak sesuai
dengan norma, tidak mendidik, merendahkan orang, mistis,
dsb.
• Oleh karena itu, KPI perlu melakukan survei terkait dengan
isu-isu tertentu atau pelanggaran yang terjadi. Beberapa
program acara yang pada bulan Januari-Maret yang
melanggar
SAMPEL PROGRAM SIARAN DAN INDIKATOR
PENELITIAN
KPI memilih 3 kategori program acara yaitu Berita, Sinetron dan
Variety Show. Pertimbangan memilih 3 kategori program acara
adalah :
1. Kategori Berita dipilih dengan pertimbangan pada bulan
Februari-Maret isu mengenai kenaikan harga BBM dan
sembako menjadi bahan pemberitaan. Untuk itu, survei
ini lebih menitikberatkan pada aspek pemberitaan seperti
meningkatkan daya kritis, akurasi, independen, dsb.
Secara purposive dipilih program pemberitaan:
a. Kompas Petang (Kompas TV)
b. Metro Hari Ini (Metro TV)
c. Kabar Petang (TV One)
2. Kategori Sinetron dipilih dengan pertimbangan banyaknya
aduan dari masyarakat. Data pengaduan yang masuk ke
KPI menunjukkan Sinetron 7 Manusia Harimau dan Mak
Ijah Pengen ke Mekah paling banyak mendapat pengaduan
Hasil Survei Indeks Kualitas Program Siaran Televisi
24
Komisi Penyiaran Indonesia Pusat
yaitu 121 dan 73 pengaduan. Untuk itu, aspek-aspek
yang dititikberatkan dalam survei ini adalah mengenai
relevansi cerita, pembentukan watak dan jati diri bangsa,
penghormatan keberagaman, norma sosial, non kekerasan,
non seksual.
Secara purposive dipilih program sinetron sbb:
a. Mak Ijah Pengen Ke Mekah (SCTV)
b. 7 Manusia Harimau (RCTI)
c. Sinema Pintu Tobat (Indosiar)
3. Kategori Variety Show dipilih dengan pertimbangan beberapa
program variety show mendapat pengaduan dari khalayak
diantaranya dianggap tidak mendidik, merendahkan orang
atau kelompok, perilaku yang tidak sesuai dengan norma
dan jatidiri bangsa, dsb. Untuk itu, dalam survei ini program
variety show akan dinilai berdasarkan 8 indikator.
Secara purposive program variety show yang dipilih sbb:
a. Late Night Show
b. Duo Pedang
c. Pesbukers
HASIL PENELITIAN
1. Program Berita Isu Kenaikan BBM dan Sembako
Survei untuk penilaian 3 program berita Kompas Petang,
Metro Hari Ini dan Kabar Petang sbb:
Kompas Petang
Metro Hari Ini
Kabar Petang
Pengawasan
3,81
3,75
3,76
Meningkatkan daya kritis
3,88
3,86
3,90
Kepentingan publik.
4,01
3,86
3,83
Faktualitas
4,12
3,97
3,96
Akurasi
3,90
3,79
3,81
Independen
3,82
3,39
3,38
Keberimbangan Berita
3,82
3,52
3,51
Tidak membuat opini yang
menghakimi
3,67
3,45
3,37
3,88
3,70
3,69
Indeks
Hasil Survei Indeks Kualitas Program Siaran Televisi
25
Komisi Penyiaran Indonesia Pusat
Hasil penelitian memperlihatkan, nilai indeks kualitas
program acara Kompas Petang, Metro Hari Ini dan Kabar Petang
mengenai isu-isu kenaikan BBM dan sembako tidak jauh berbeda.
Angka-angka ini memperlihatkan bahwa kualitas program
pemberitaan isu BBM dan sembako hampir mencapai standar
kualitas dari KPI yaitu 4.00
2. Program Sinetron
Mak Ijah
Pengen ke
Mekah
7 Manusia
Sinema
Harimau Pintu Tobat
Relevansi cerita
2,65
2,02
2,89
Membentuk watak, identitas dan jatidiri
bangsa Indonesia yang bertakwa dan
beriman
2,71
1,85
2,62
Menghormati keberagaman
3,06
2,33
2,82
Mengormati nilai dan norma sosial di
masyarakat
3,04
2,35
2,79
Tidak bermuatan kekerasan
2,97
1,92
2,85
Tidak bermuatan seksual
3,62
2,97
3,22
2,79
1,82
3,16
2,91
2,36
2,85
2,97
2,20
2,90
Tidak bermuatan mistik, horor, dan
supranatural
Menghormati orang dan kelompok
tertentu
Indeks
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 3 program sinetron
yang dipilih dalam survei ini, dinilai tidak berkualitas. Indeks 3
program sinetron jauh di bawah standar yang ditetapkan KPI,
terutama untuk sinetron “7 Manusia Harimau” yang indeksnya 2,20.
Bila dicermati dari indikator-indikator penilaian, terlihat
sinetron “7 Manusia Harimau” dinilai rendah karena sinetron
tersebut tidak membentuk jatidiri dan watak bangsa yang beriman,
bermuatan mistik, horor dan kekerasan.
Hasil Survei Indeks Kualitas Program Siaran Televisi
26
Komisi Penyiaran Indonesia Pusat
3. Program Variety Show
Late Night
Show
Duo Pedang
Pesbuker
Relevansi cerita
2,26
2,09
2,29
Membentuk watak, identitas dan
jatidiri bangsa Indonesia yang
bertakwa dan beriman
1,75
1,77
1,92
Menghormati Keberagaman
2,35
2,34
2,41
Mengormati nilai dan norma sosial
di masyarakat
2,05
2,19
2,33
Tidak bermuatan Kekerasan
3,04
3,00
2,61
Tidak bermuatan Seksual
1,85
2,19
2,73
Tidak bermuatan mistik, horor,
dan supranatural
2,85
3,14
3,05
Menghormati
orang
kelompok tertentu
2,48
2,51
2,40
2,33
2,40
2,47
Indeks
dan
Hasil survei memperlihatkan 3 program variety show yang
dipilih pada periode Maret-April ini, menurut penilaian responden
tidak berkualitas yaitu 2,33 untuk late night show; 2,40 untuk Duo
Pedang dan 2,47 untuk Pesbukers. Angka-angka ini masih di bawah
standar kualitas yang ditetapkan KPI.
Bila dicermati berdasarkan 8 indikator penilaian, nilai paling
rendah yang diberikan responden untuk tiga program variety show
tersebut adalah dalam hal ‘membentuk watak, identitas dan jatidiri
bangsa Indonesia yang bertakwa dan beriman’. Nilai yang diberikan
responden dibawah 2 yaitu 1,75 untuk Late Night Show; 1,77 untuk
DUO Pedang dan 1,92 untuk Pesbukers. Penilaian yang rendah juga
diberikan pada Late Nigt Show untuk indicator non seksual.
Hasil Survei Indeks Kualitas Program Siaran Televisi
27
Komisi Penyiaran Indonesia Pusat
PROGRAM ACARA BERKUALITAS
Pada survei ini, responden diminta untuk menilai program
acara yang berkualitas dari program yang pernah ditonton dalam 1
bulan terakhir.
1. Kick Andy
389
2. Mata Najwa
3. Indonesia Lawyer Club
358
232
4. My Trip My Adventure
178
5. On the Spot
170
6. Hitam Putih
165
7. Laptop Si Unyil
160
8. Mario Teguh
145
9. Liputan 6
136
10. Ini Talkshow
120
Penilaian responden terhadap program acara yang ditayangkan
menempatkan program acara Kick Andy sebagai program TV yang
paling berkualitas.
Hasil Survei Indeks Kualitas Program Siaran Televisi
28
Komisi Penyiaran Indonesia Pusat
Hasil Survei Indeks Kualitas Program Siaran Televisi
29
Komisi Penyiaran Indonesia Pusat
Hasil Survei Indeks Kualitas Program Siaran Televisi
30
Fly UP