...

Rabies and Bat Lyssavirus Infection (Indonesian)

by user

on
Category: Documents
0

views

Report

Comments

Transcript

Rabies and Bat Lyssavirus Infection (Indonesian)
D
Indonesian
[DOH-7180]
Lyssavirus Kelelawar dan Anjing Gila
Rabies and Bat Lyssavirus Infection
Lyssavirus itu apa?
Lyssavirus adalah gugus virus termasuk L yssavirus kelelawar dan anjing gila.
Rabies adalah infeksi binatang menyusui yang menggigit menc akar. Biarpun ini
terjadi di seluruh dunia, di Australia tidak. Binat ang menyusui yang t erkena
Rabies bisa sakit dan mati, sedangkan pada orang - biasanya meninggal.
Lyssavirus kelelawar adalah virus yang berkaitan dengan Rabies (penyakit anjing
gila) tapi berbeda. Di Au stralia virus ini dibawa k elelawar dan jarang mengenai
kita. Hanya ada 2 kejadian atas manusia yang dilaporkan di Aust ralia - terjadi d i
sekitar tahun 1995 di Queensland dan keduanya meninggal.
Gejalanya apa saja?
Lyssavirus kelelawar dan Rabies diperkirakan bergejala yang mirip, termasuk sakit
kepala, demam, tak enak badan, perubahan rasa di bagian tergigit dan tercakar,
mudah terangsang, membenci udara dan air segar, lemah, mengigau, sawan dan
koma. Beberapa hari sesudah gejalanya timbul, biasanya maut menyusul.
Tersebarnya bagaimana?
Lyssavirus kelelawar maupun Rabies ditularkan binatang kepada orang atau
binatang menyusui lainnya lewat gigitan atau cakaran. Dengan menggigit atau
mencakar itu virus yang ad a di dalam ludah binatang itu masuk ke dalam tubuh
manusia.
Binatang menyusui luar neger i yang bis a membawa Rabi es termasuk kelelawar,
anjing, kucing, raccoon, skunk, kera dan binatang menyusui lainnya yang dapat
menggigit mencakar. Binatang menyusui Australia tidak ada yang membawanya,
hanya kelelawar bes ar pemakan buah maupun yang kecil pemakan serangga
sudah pernah ditemukan membawa Lyssavirus kelelawar.
Siapa yang paling menghadapi bahaya?
Untuk Rabies, orang mancanegara yang berhubungan dengan
binatang buas
menyusui yang menggigit m encakar maupun binatang pel iharaan menyusui yang
belum diberi vaksinasi - menghadapi bahay a besar. Banyak oran g di luar negeri
terkena Rabies, begitu pula beberapa orang Australia yang ke luar negeri.
Pada tahun 2000 daerah bebas rabies adalah Aust ralia, Selandia Baru, Papua
Nugini, Jepang, Hawai, Taiwan, Oc eania, beberapa bagian Er opa dan Kepulauan
Bahama, dan pulau-pulau di Samudera Atlantik.
Di Australia orang yang menangani kelelawar menghadapi bahaya terkena infeksi.
1/2
Diagnosa dan pengobatannya bagaimana?
Memberi diagnosa bisa sulit dan peneguhannya memerlukan ujicoba laboratorium
apakah ada virus di kulit, dar ah, cairan tulang punggung, se l saraf atau lainnya.
Setelah sakitnya mulai, obat penyembuhnya tidak ada.
Cara pencegahannya?
Jangan mencoba menangani binatang buas menyusui kecuali hal itu merupakan
pekerjaan, Anda telah terlatih dan mema kai peralatan pelindung. Lyssavirus
kelelawar dan Rabies hanyalah 2 dari sekian banyak infeksi yang bisa ditularkan.
Dengan teliti cucilah luka yang diseba bkan oleh binat ang, dan pakailah larutan
penangkal infeksi misalnya povidone-iodine yang membantu mencegahnya.
Vaksin Rabies membantu mencegah infeksi Lyssavirus kelelawar maupun Rabies.
Orang yang menangani atau berhubungan dengan kelelawar di Australia mis alnya
penjaganya, pejabat kehutanan, dokter hewan atau orang k eluar negeri untuk
menangani binatang menyusui m enggigit mencakar yang tidak diberi vaksin,
seyogyanya mendapat sederet vaksin dari dokter, meskipun harus membayar.
Meskipun belum diberi vaksin lebih dulu, sederet vaksin Rabies pasca hubungan
beserta suatu suntikan lain yang disebut Rabies Immunoglobulin, dapat mencegah
infeksi kalau diberikan segera setelah gigitan atau cakarannya.
Jika Anda tergigit atau tercakar kelelawa r di Australia, atau di luar negeri oleh
binatang buas menyusui atau binatang apa pun yang tidak diberi vaksinasi:
• dengan teliti segera cucilah lukanya dengan sabun dan air,
• oleskan larutan penangkal infeksi,
• secepat mungkin per gilah ke dokter agar lukanya dirawat dan diper iksa
apakah Anda mungkin menghadapi bahaya.
Kalau benar dalam bahaya, Anda lalu perlu mendapat s ederet vaksin Rabies dan
Rabies Immunoglobulin. Di NSW vaksi n pasca hubungan diberikan tanpa biaya
oleh dokter lewat satuan dinas kesehatan.
Setelah tergigit atau t ercakar binatang menyusui yang terkena, Anda masih harus
diberi vaksin ulang k endati sudah diberi vaksin sebelumnya. Namun, vaksin in i
hanyalah suntikan perkuatan saj a. Kalau melihat kelelawa r luka atau menderita,
janganlah ditangani sendiri namun beritahulah dinas penyelamat satwa liar.
Informasi lebih lanjut – Unit Kesehatan Umum di NSW
1300 066 055
NSW Multicultural Health Communication Service
Website: http://www.mhcs.health.nsw.gov.au
Email: [email protected]
Tel: (02) 9816 0347
www.health.nsw.gov.au
Page 2 of 2
Rabies and Bat Lyssavirus Infection
Fly UP