...

uraian tugas stasiun geofisika

by user

on
Category: Documents
0

views

Report

Comments

Transcript

uraian tugas stasiun geofisika
2. Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2012 tentang
Penyelenggaraan Pengamatan dan Pengelolaan Data
Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (Lembaran
Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 139,
Tambahan
Lembaran
Negara
Republik
Indonesia
Nomor 5304);
3. Peraturan Presiden Nomor 61 Tahun 2008 tentang
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika;
4. Keputusan Kepala Badan Meteorologi dan Geofisika
Nomor KEP. 005 Tahun 2004 tentang Organisasi dan
tata Kerja Balai Besar Meteorologi dan Geofisika,
Stasiun Meteorologi, Stasiun Klimatologi, dan Stasiun
Geofisika sebagaimana telah diubah dengan Peraturan
Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika
Nomor 003 tahun 2013;
5. Peraturan Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan
Geofisika
Organisasi
Nomor
dan
KEP.03
Tata
Tahun
Kerja
2009
Badan
tentang
Meteorologi,
Klimatologi, dan Geofisika;
MEMUTUSKAN:
Menetapkan
: PERATURAN
KEPALA
BADAN
KLIMATOLOGI, DAN GEOFISIKA
METEOROLOGI,
TENTANG
URAIAN
TUGAS STASIUN GEOFISIKA .
BAB I
MAKSUD, TUJUAN DAN RUANG LINGKUP
Pasal 1
Peraturan Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan
Geofisika
tentang
dimaksudkan
Meteorologi,
Uraian
sebagai
Tugas
salah
Klimatologi,
Stasiun
satu
dan
Geofisika
landasan
Geofisika
Badan
dalam
menetapkan status dan kelas stasiun geofisika untuk
pelaksanaan tugas dan fungsi.
-2-
Pasal 2
Uraian tugas unit kerja stasiun geofisika bertujuan
sebagai acuan pelaksanaan tugas pada stasiun geofisika
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika sesuai
tingkat kelas stasiun.
Pasal 3
Ruang lingkup Peraturan Kepala Badan ini meliputi
ketentuan tugas stasiun geofisika, terdiri dari kegiatan:
a. pengamatan;
b. pengelolaan data;
c. pelayanan jasa;
d. pemeliharaan;
e. kerjasama/koordinasi;
f. administrasi; dan
g. tugas tambahan.
BAB II
KEDUDUKAN, TUGAS DAN KLASIFIKASI
Pasal 4
(1) Stasiun geofisika merupakan Unit Pelaksana Teknis di
lingkungan
Badan
Meteorologi,
Klimatologi,
dan
Geofisika yang berada dibawah dan bertanggung jawab
kepada Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan
Geofisika.
(2) Stasiun
geofisika
dipimpin
oleh
seorang
Kepala
Stasiun.
Pasal 5
Dalam pelaksanaan tugasnya sehari-hari stasiun geofisika
secara administratif dibina oleh Sekretaris Utama dan
secara teknis operasional dibina oleh Deputi Bidang
Geofisika.
-3-
Pasal 6
(1) Stasiun
geofisika
melaksanakan
mempunyai
pengamatan,
tugas
utama
pengelolaan
data,
pelayanan jasa.
(2) Dalam menunjang pelaksanaan tugas utama, stasiun
klimatologi
melaksanakan
kerjasama/koordinasi,
pemeliharaan
administrasi,
peralatan,
dan
tugas
tambahan.
(3) Uraian tugas utama dan tugas tambahan Stasiun
Geofisika sebagaimana tercantum dalam Lampiran
Peraturan ini.
Pasal 7
Stasiun geofisika diklasifikasikan dalam 4 (empat) kelas,
yaitu :
a. Kelas I;
b. Kelas II;
c. Kelas III; dan
d. Kelas IV.
Pasal 8
Pada saat Peraturan Kepala Badan ini berlaku, substansi
yang mengatur uraian tugas stasiun geofisika dalam
Peraturan Kepala Badan Meteorologi dan Geofisika Nomor
KEP.008 Tahun 2006 tentang Uraian Tugas Stasiun
Meteorologi, Stasiun Klimatologi, dan Stasiun Geofisika,
dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.
-4-
LAMPIRAN
PERATURAN KEPALA BADAN METEOROLOGI,
KLIMATOLOGI DAN GEOFISIKA
NOMOR 10 TAHUN 2014
TENTANG
URAIAN TUGAS STASIUN GEOFISIKA
URAIAN TUGAS STASIUN GEOFISIKA
I. STASIUN GEOFISIKA KELAS I
Uraian Tugas Stasiun Geofisika Kelas I sebagai berikut :
A. Pengamatan, meliputi :
1. melaksanakan pengamatan gempabumi 24 (dua puluh empat) jam/7 (tujuh)
hari di ruang operasional menggunakan jaringan gempabumi di wilayahnya
yang terdiri dari : seismograf, accelerograf, dan intensitimeter;
2. melaksanakan pengamatan status keberlangsungan operasional jaringan
gempabumi dan/atau tsunami di wilayahnya;
3. melaksanakan taklimat (briefing) pada saat pertukaran dinas sesuai dengan
prosedur;
4. melaksanakan pengamatan status jaringan pemantau tsunami dan peralatan
lain yang menjadi tanggung jawab Badan Meteorologi, Klimatologi dan
Geofisika di wilayahnya;
5. melaksanakan assesment (penilaian) terkait indikasi permasalahan teknis
pengamatan operasional harian gempabumi dan tsunami di wilayahnya;
6. melaksanakan pengamatan tingkat guncangan (makroseismik dan/atau
mikroseismik), gempa susulan untuk gempabumi signifikan/gempabumi
kuat;
7. melaksanakan pengamatan gempabumi mikro/insitu dengan peralatan
portable untuk gempabumi merusak;
8. melaksanakan pengamatan status keberlangsungan operasional jaringan
gempabumi sebagai bagian dari jaringan internasional
pada stasiun yang
ditetapkan;
9. melaksanakan pengamatan kelistrikan udara dengan menggunakan lightning
detector;
10. melaksanakan pengamatan magnet bumi harian dan absolut pada stasiun
yang ditetapkan untuk jaringan nasional dan/atau internasional;
11. melaksanakan pengamatan sistem waktu dengan menggunakan teropong
bintang/rukyat;
1
12. melaksanakan pengamatan terbit dan terbenam matahari setiap awal bulan
Qomariyah pada stasiun yang ditetapkan;
13. melaksanakan pengamatan gerhana bulan dan matahari;
14. melaksanakan
pendampingan
pengamatan
unsur
geofisika
untuk
kepentingan khusus;
15. melaksanakan koordinasi pengamatan dengan bidang-bidang terkait di
Badan
Meteorologi,
Klimatologi
dan
Geofisika
Pusat
tentang
status
operasional unsur-unsur geofisika yang menjadi tanggung jawabnya.
B. Pengelolaan Data, meliputi :
1. Pengumpulan Data
a. melaksanakan pertukaran data gempabumi antar stasiun;
b. melaksanakan pengiriman jurnal harian ke Deputi Bidang Geofisika;
c. melaksanakan pengiriman data hasil pembacaan percepatan gempabumi
ke stasiun lain, kantor Balai Besar Meteorologi dan Geofisika Wilayah dan
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika pusat dalam kondisi penting
dan/atau atas permintaan;
d. melaksanakan pertukaran data dan informasi gempabumi dengan lembaga
internasional sesuai dengan kewenangannya;
e. melaksanakan
pengumpulan
dan
pengiriman
informasi
intensitas
gempabumi dan efek tsunami signifikan beserta gempabumi susulan ke
Deputi Bidang Geofisika;
f. melaksanakan pengumpulan data magnet bumi dan listrik udara secara
berkala untuk dikirim ke Deputi Bidang Geofisika;
g. melaksanakan pertukaran data dan informasi magnet bumi dengan
lembaga internasional sesuai dengan kewenangannya;
h. melaksanakan pengumpulan dan pengiriman data hasil pengamatan
rukyatul hilal ke Deputi Bidang Geofisika.
2. Pengolahan Data
a. melaksanakan pengolahan data gempabumi;
b. melaksanakan
pengolahan
data
accelerograf
untuk
mendapatkan
intensitimeter
untuk
mendapatkan
percepatan tanah gempabumi kuat;
c. melaksanakan
pengolahan
data
intensitas gempabumi kuat;
d. melaksanakan pengolahan data listrik udara di wilayahnya;
2
3. Analisis Data
a. melaksanakan analisis dan kendali mutu untuk gempabumi dengan
magnitudo <5 Skala Reichter di wilayahnya, berkoordinasi dengan Pusat
Gempabumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika;
b. melaksanakan analisis gempabumi signifikan berkoordinasi dengan Pusat
Gempabumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika ;
c. melaksanakan analisis gempabumi susulan terkait dengan kejadian
gempabumi signifikan di wilayahnya;
d. melaksanakan analisis percepatan tanah di wilayah yang menjadi
tanggung jawabnya;
e. melaksanakan updating/pemutahiran data hasil analisis gempabumi
dengan magnitudo <5 Skala Reichter di wilayahnya;
f. melaksanakan updating/pemutahiran data hasil analisis gempabumi
susulan di wilayahnya;
g. melaksanakan analisis kelistrikan udara di wilayahnya;
h. melaksanakan
pembuatan
dan
pengiriman
jurnal
harian,
bulletin
gempabumi bulanan dan tahunan ke Deputi Bidang Geofisika.
4. Penyimpanan Data
a. menyimpan dalam bentuk hardcopy dan softcopy data dan informasi :
1) gempabumi;
2) tsunami;
3) percepatan tanah;
4) intensitas getaran tanah;
5) magnet bumi (untuk stasiun yang ditetapkan);
6) kelistrikan udara;
7) rukyatul hilal.
b. mencatat dan mengarsipkan riwayat peralatan di stasiun yang menjadi
tanggung jawabnya;
c. mencatat dan melaporkan perubahan aset peralatan di stasiun yang
menjadi tanggung jawabnya.
5. Pengaksesan Data
a. melaksanakan akses data geofisika baik nasional maupun internasional
untuk keperluan analisis lanjutan di wilayah tanggung jawabnya sesuai
prosedur;
3
b. melaksanakan akses informasi geofisika dari lembaga internasional
dengan menggunakan teknologi yang tersedia untuk konfirmasi sebagai
referensi sesuai prosedur;
c. melaksanakan akses data dan informasi geofisika tingkat nasional
maupun
internasional
terkait
fenomena
geofisika
sebagai
bahan
konfirmasi dan referensi.
C. Pelayanan, meliputi :
1. memberikan informasi gempabumi dan peringatan dini tsunami dari Badan
Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika
Pusat kepada Pemerintah Daerah,
instansi/lembaga yang berkepentingan dan media;
2. melaksanakan konfirmasi sesegera mungkin tentang layanan informasi
gempabumi dan peringatan dini tsunami yang dikeluarkan oleh Badan
Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika
Pusat ke Pemerintah Daerah dan
instansi/lembaga yang berkepentingan;
3. memberikan sosialisasi dan edukasi terkait
informasi gempabumi dan
peringatan dini tsunami kepada pemerintah daerah, instansi/lembaga yang
berkepentingan dan media serta kelompok masyarakat;
4. memberikan informasi magnet bumi, listrik udara, serta waktu terbit dan
terbenam matahari untuk stasiun yang ditetapkan kepada instansi/lembaga
yang membutuhkan;
5. melaksanakan
pendampingan
kegiatan
penelitian
dan
pengembangan
geofisika di wilayah yang menjadi tanggung jawabnya;
6. melaksanakan pendampingan kegiatan bidang geofisika di wilayah yang
menjadi tanggung jawabnya.
D. Pemeliharaan, meliputi :
1. Peralatan Pengamatan
1.1. Non Jaringan (Peralatan Stand Alone)
a. melaksanakan pemeliharaan berkala peralatan stand alone (non
jaringan) di stasiun yang menjadi tanggung jawabnya;
b. melaksanakan perbaikan terbatas peralatan di stasiun yang menjadi
tanggung jawabnya;
c. melaksanakan pemeliharaan dan perbaikan fasilitas penunjang di
stasiun yang menjadi tanggung jawabnya;
4
d. mengusulkan kebutuhan suku cadang dan perbaikannya di stasiun
yang menjadi tanggung jawabnya secara berjenjang;
e. melaksanakan
monitoring
peralatan
dan
melaporkan
hasil
monitoring peralatan di stasiun yang menjadi tanggung jawabnya
secara berjenjang;
f. mengusulkan penghentian pengoperasian peralatan di stasiun yang
menjadi tanggung jawabnya secara berjenjang;
g. mengusulkan kalibrasi peralatan di stasiun yang menjadi tanggung
jawabnya secara berjenjang;
h. menjaga
kebersihan,
keamanan
dan
persyaratan
lingkungan
peralatan di stasiun yang menjadi tanggung jawabnya.
1.2. Jaringan (Jaringan Peralatan dan Komunikasi)
a. melaksanakan pelaporan secara berjenjang atas dasar indikasi
kerusakan peralatan geofisika yang menjadi tanggung jawab stasiun
di wilayahnya;
b. melaksanakan pemeliharaan preventif terbatas untuk assesment dan
konfirmasi status peralatan jaringan gempabumi secara berkala
dan/atau atas dasar indikasi permasalahan;
c. melaksanakan pemeliharaan infrastruktur jaringan lokal stasiun
(LAN) sampai dengan switch/Hub;
d. melaksanakan Monitoring status operasional jaringan lokal stasiun
(LAN) sampai dengan switch/Hub;
e. melaksanakan
pemeliharaan
pendampingan
preventif
dalam
dan/atau
rangka
korektif
pelaksanaan
terhadap
sistem
operasional jaringan gempabumi dan tsunami;
f. menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan peralatan dan
infrastruktur
penunjang
di
stasiun
dan
lokasi
yang
menjadi
tanggung jawabnya;
2.
Peralatan Pengolahan dan Analisis
a. memonitor
dan
memastikan
status
operasional
peralatan
sistem
pengolahan dan analisis;
b. melaksanakan pemeliharan preventif terbatas sistem pengolahan dan
analisis;
5
c. melakukan
pemutahiran
sistem
pengolahan
dan
analisis
dengan
bimbingan dan/atau koordinasi dengan deputi bidang geofisika;
3.
Peralatan Desiminasi
a. memonitor dan memastikan status operasional peralatan diseminasi di
wilayah yang menjadi tangung jawabnya;
b. melaksanakan tes rutin komunikasi dan peralatan diseminasi serta
koordinasi dengan Pemerintah Daerah dan BPBD/Pusdalops;
c. melaksanakan pemeliharan preventif terbatas peralatan desiminasi
di
stasiun dan Pemangku kepentingan/Remote site.
E. Koordinasi/ Kerjasama
melakukan pelaksanaan perjanjian kerjasama di bidang geofisika sesuai dengan
perjanjian
kerjasama
yang
Klimatologi dan Geofisika
telah
disepakati
antara
Badan
Meteorologi,
dengan institusi Pemerintah, Pemerintah Daerah,
Badan Hukum, dan/atau masyarakat sesuai dengan peraturan perundangundangan;
Pelaksanaan perjanjian kerjasama terdiri dari :
1. sosialisasi dan edukasi tentang penanggulangan bencana gempabumi dan
tsunami;
2. sosialisasi dan edukasi tentang penentuan awal bulan Qomariyah untuk
hari-hari besar keagamaan;
3. sosialisasi dan edukasi tentang meteorologi, klimatologi dan kualitas udara
serta geofisika;
4. melaksanakan kerjasama dengan Pemerintah Daerah setempat dalam
pemanfaatan informasi meteorologi, klimatologi dan kualitas udara serta
geofisika;
5. melaksanakan
kerjasama
dengan
instansi
teknis
di
daerah
dalam
pemanfaatan informasi geofisika;
6. melaksanakan kerja sama dengan Pemerintah Daerah dan instansi lainya
dalam kegiatan pengamatan dan pengumpulan data gempabumi, tsunami,
dan percepatan tanah;
7. melaksanakan kerja sama dalam bimbingan teknis dengan instansi yang
melaksanakan kerja sama;
6
F. Tugas Administrasi
melaksanakan
tugas
administrasi
meliputi
ketatausahaan,
kepegawaian,
keuangan, rumah tangga, dan penyusunan program serta laporan stasiun.
G. Tugas Tambahan, meliputi :
1. melaksanakan tugas operasional dan pelayanan jasa meteorologi, klimatologi
dan kualitas udara;
2. melaksanakan tugas sebagai koordinator stasiun meteorologi, stasiun
klimatologi, dan stasiun geofisika di provinsi setempat;
3. melakukan kegiatan sesuai dengan kebijakan bagi petugas yang mempunyai
kompetensi meteorologi, klimatologi, dan kualitas udara di stasiun geofisika;
4. melakukan pembinaan teknis terkait kegiatan meteorologi, klimatologi, dan
kualitas udara di stasiun geofisika dilaksanakan oleh deputi terkait;
5. berperan aktif dalam latihan penanggulangan bencana yang dilakukan
Pemerintah Daerah.
II. STASIUN GEOFISIKA KELAS II
Uraian Tugas Stasiun Geofisika Kelas II sebagai berikut :
A. Pengamatan, meliputi :
1. melaksanakan pengamatan gempabumi 24 (dua puluh empat) jam/7 (tujuh)
hari di ruang operasional menggunakan jaringan gempabumi di wilayahnya
yang terdiri dari : seismograf, accelerograf, dan intensitimeter;
2. melaksanakan pengamatan status keberlangsungan operasional jaringan
gempabumi dan/atau tsunami di wilayahnya;
3. melaksanakan taklimat (briefing) pada saat pertukaran dinas sesuai dengan
prosedur;
4. melaksanakan pengamatan status jaringan pemantau tsunami dan peralatan
lain yang menjadi tanggung jawab Badan Meteorologi, Klimatologi dan
Geofisika di wilayahnya;
5. melaksanakan assesment (penilaian) terkait indikasi permasalahan teknis
pengamatan operasional harian gempabumi dan tsunami di wilayahnya;
6. melaksanakan pengamatan tingkat guncangan (makroseismik dan/atau
mikroseismik), gempa susulan untuk gempabumi signifikan/gempabumi
kuat;
7
7. melaksanakan pengamatan gempabumi mikro/insitu dengan peralatan
portable untuk gempabumi merusak;
8. melaksanakan pengamatan status keberlangsungan operasional jaringan
gempabumi sebagai bagian dari jaringan internasional
pada stasiun yang
ditetapkan;
9. melaksanakan pengamatan kelistrikan udara dengan menggunakan lightning
detector;
10. melaksanakan pengamatan sistem waktu dengan menggunakan teropong
bintang/rukyat;
11. melaksanakan pengamatan terbit dan terbenam matahari setiap awal bulan
Qomariyah pada stasiun yang ditetapkan;
12. melaksanakan pengamatan gerhana bulan dan matahari;
13. melaksanakan
pendampingan
pengamatan
unsur
geofisika
untuk
kepentingan khusus;
14. melaksanakan koordinasi pengamatan dengan bidang-bidang terkait di
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika
Pusat tentang status
operasional unsur-unsur geofisika yang menjadi tanggung jawabnya.
B. Pengelolaan Data, meliputi :
1. Pengumpulan Data
a. melaksanakan pertukaran data gempabumi antar stasiun;
b. melaksanakan pengiriman jurnal harian ke Deputi Bidang Geofisika;
c. melaksanakan pengiriman data hasil pembacaan percepatan gempabumi
ke stasiun lain, kantor Balai Besar Meteorologi dan Geofisika Wilayah dan
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika pusat dalam kondisi penting
dan/atau atas permintaan;
d. melaksanakan pertukaran data dan informasi gempabumi dengan lembaga
internasional sesuai dengan kewenangannya;
e. melaksanakan
pengumpulan
dan
pengiriman
informasi
intensitas
gempabumi dan efek tsunami signifikan beserta gempabumi susulan ke
deputi bidang geofisika;
f. melaksanakan pengumpulan data listrik udara secara berkala untuk
dikirim ke deputi bidang geofisika;
g. melaksanakan pengumpulan dan pengiriman data hasil pengamatan
rukyatul hilal ke Deputi Bidang Geofisika;
8
h. melaksanakan pengumpulan data hasil pengamatan sistem waktu untuk
Stasiun Geofisika Kelas II Jakarta;
2. Pengolahan Data
a. melaksanakan pengolahan data gempabumi;
b. melaksanakan
pengolahan
data
accelerograf
untuk
mendapatkan
intensitimeter
untuk
mendapatkan
percepatan tanah gempabumi kuat;
c. melaksanakan
pengolahan
data
intensitas gempabumi kuat;
d. melaksanakan pengolahan data listrik udara di wilayahnya;
e. melaksanakan pengolahan data sistem waktu untuk Stasiun Geofisika
Kelas II Jakarta
3. Analisis Data
a. melaksanakan analisis dan kendali mutu untuk gempabumi dengan
magnitudo <5 Skala Reichter di wilayahnya, berkoordinasi dengan Pusat
Gempabumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika ;
b. melaksanakan analisis gempabumi signifikan, berkoordinasi dengan Pusat
Gempabumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika ;
c. melaksanakan analisis gempabumi susulan terkait dengan kejadian
gempabumi signifikan di wilayahnya;
d. melaksanakan analisis percepatan tanah di
wilayah
yang menjadi
tanggung jawabnya;
e. melaksanakan updating/pemutahiran data hasil analisis gempabumi
dengan magnitudo <5 Skala Reichter, di wilayahnya
f. melaksanakan updating/pemutahiran data hasil analisis gempabumi
susulan di wilayahnya;
g. melaksanakan analisis kelistrikan udara di wilayahnya;
h. melaksanakan
pembuatan
dan
pengiriman
jurnal
harian,
bulletin
gempabumi bulanan dan tahunan ke deputi bidang geofisika;
i. melaksanakan analisis sistem waktu terbatas di wilayahnya untuk Stasiun
Geofisika Kelas II Jakarta;
4. Penyimpanan Data
a. menyimpan dalam bentuk hardcopy dan softcopy data dan informasi:
1) gempabumi;
9
2) tsunami;
3) percepatan tanah;
4) intensitas getaran tanah;
5) kelistrikan udara;
6) rukyatul hilal;
7) sistem waktu untuk Stasiun Geofisika Kelas II Jakarta.
b. mencatat dan mengarsipkan riwayat peralatan di stasiun yang menjadi
tanggung jawabnya;
c.
mencatat dan melaporkan perubahan aset peralatan di stasiun yang
menjadi tanggung jawabnya secara berjenjang.
5. Pengaksesan Data
a. melaksanakan akses data geofisika baik nasional maupun internasional
untuk keperluan analisis lanjutan di wilayah tanggung jawabnya sesuai
prosedur;
b. melaksanakan akses informasi geofisika dari lembaga internasional
dengan menggunakan teknologi yang tersedia untuk konfirmasi sebagai
referensi sesuai prosedur;
c.
melaksanakan akses data dan informasi geofisika tingkat nasional
maupun
internasional
terkait
fenomena
geofisika
sebagai
bahan
konfirmasi dan referensi.
C. Pelayanan, meliputi :
1. memberikan informasi gempabumi dan peringatan dini tsunami dari Badan
Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika
Pusat kepada Pemerintah Daerah,
instansi/lembaga yang berkepentingan dan media;
2. melaksanakan konfirmasi sesegera mungkin tentang layanan informasi
gempabumi dan peringatan dini tsunami yang dikeluarkan oleh Badan
Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika
Pusat ke Pemerintah Daerah dan
instansi/lembaga yang berkepentingan;
3. memberikan sosialisasi dan edukasi terkait informasi gempabumi dan
peringatan dini tsunami kepada pemerintah daerah, instansi/lembaga yang
berkepentingan dan media, serta kelompok masyarakat;
4. memberikan informasi listrik udara serta waktu terbit dan terbenam
matahari untuk stasiun yang ditetapkan kepada
membutuhkan;
10
instansi/lembaga yang
5. melaksanakan
pendampingan
kegiatan
penelitian
dan
pengembangan
geofisika di wilayah yang menjadi tanggung jawabnya;
6. melaksanakan pendampingan kegiatan bidang geofisika di wilayah yang
menjadi tanggung jawabnya.
D. Pemeliharaan, meliputi :
1. Peralatan Pengamatan
1.1. Non Jaringan (Peralatan Stand Alone)
a. melaksanakan pemeliharaan berkala peralatan stand alone (non
jaringan) di stasiun yang menjadi tanggung jawabnya;
b. melaksanakan perbaikan terbatas peralatan di stasiun yang menjadi
tanggung jawabnya;
c. melaksanakan pemeliharaan dan perbaikan fasilitas penunjang di
stasiun yang menjadi tanggung jawabnya;
d. mengusulkan kebutuhan suku cadang dan perbaikannya di stasiun
yang menjadi tanggung jawabnya secara berjenjang;
e. melaksanakan monitoring peralatan dan melaporkan hasil monitoring
peralatan di stasiun yang menjadi tanggung jawabnya secara
berjenjang;
f.
mengusulkan penghentian pengoperasian peralatan di stasiun yang
menjadi tanggung jawabnya secara berjenjang;
g. mengusulkan kalibrasi peralatan di stasiun yang menjadi tanggung
jawabnya secara berjenjang;
h. menjaga
kebersihan,
keamanan
dan
persyaratan
lingkungan
peralatan di stasiun yang menjadi tanggung jawabnya.
1.2. Jaringan (Jaringan Peralatan dan Komunikasi)
a. melaksanakan pelaporan secara berjenjang atas dasar indikasi
kerusakan peralatan geofisika yang menjadi tanggung jawab stasiun
di wilayahnya;
b. melaksanakan pemeliharaan preventif terbatas untuk assesment dan
konfirmasi status peralatan jaringan gempabumi secara berkala
dan/atau atas dasar indikasi permasalahan;
c. melaksanakan pemeliharaan infrastruktur jaringan lokal stasiun
(LAN) sampai dengan switch/Hub;
11
d. melaksanakan monitoring status operasional jaringan lokal stasiun
(LAN) sampai dengan switch/Hub;
e. melaksanakan
pemeliharaan
pendampingan
preventif
dalam
dan/atau
rangka
korektif
pelaksanaan
terhadap
sistem
operasional jaringan gempabumi dan tsunami;
f. menjaga kebersihan, dan keamanan lingkungan peralatan dan
infrastruktur penunjang di stasiun dan lokasi yang menjadi tanggung
jawabnya.
2. Peralatan Pengolahan dan Analisis
a. memonitor
dan
memastikan
status
operasional
peralatan
sistem
pengolahan dan analisis;
b. melaksanakan pemeliharan preventif terbatas sistem pengolahan dan
analisis;
c. melakukan
pemutahiran
sistem
pengolahan
dan
analisis
dengan
bimbingan dan/atau koordinasi dengan deputi bidang geofisika.
3. Peralatan Desiminasi
a. memonitor dan memastikan status operasional peralatan diseminasi di
wilayah yang menjadi tangung jawabnya;
b. melaksanakan tes rutin komunikasi dan peralatan diseminasi serta
koordinasi dengan Pemerintah Daerah dan BPBD/Pusdalops;
c. melaksanakan pemeliharan preventif terbatas peralatan desiminasi di
stasiun dan Pemangku Kepentingan/Remote site.
E. Koordinasi/ Kerjasama
melakukan pelaksanaan
perjanjian kerjasama di bidang geofisika sesuai
dengan perjanjian kerjasama yang telah disepakati antara Badan Meteorologi,
Klimatologi dan Geofisika
dengan institusi Pemerintah, Pemerintah Daerah,
Badan Hukum, dan/atau masyarakat sesuai dengan peraturan perundangundangan;
Pelaksanaan perjanjian kerjasama terdiri dari:
1. sosialisasi dan edukasi tentang penanggulangan
bencana gempabumi dan
tsunami;
2. sosialisasi dan edukasi tentang penentuan awal bulan Qomariyah untuk harihari besar keagamaan;
12
3. sosialisasi dan edukasi tentang meteorologi, klimatologi dan kualitas udara
serta geofisika;
4. melaksanakan
kerjasama
dengan
Pemerintah
Daerah
setempat
dalam
pemanfaatan informasi meteorologi, klimatologi, dan kualitas udara serta
geofisika ;
5. melaksanakan
kerjasama
dengan
instansi
teknis
di
daerah
dalam
pemanfaatan informasi geofisika;
6. melaksanakan kerja sama dengan Pemerintah Daerah dan instansi lainya
dalam kegiatan pengamatan dan pengumpulan data gempabumi, tsunami,
dan percepatan tanah;
7. melaksanakan kerja sama dalam bimbingan teknis dengan instansi yang
melaksanakan kerja sama.
F. Tugas Administrasi
melaksanakan
tugas
administrasi
meliputi
ketatausahaan,
kepegawaian,
keuangan, rumah tangga, dan penyusunan program serta laporan stasiun
G. Tugas Tambahan, meliputi :
1. melaksanakan tugas operasional dan pelayanan jasa meteorologi, klimatologi,
dan kualitas udara;
2. melaksanakan
tugas
sebagai
koordinator
stasiun
meteorologi,
stasiun
klimatologi, dan stasiun geofisika di provinsi setempat;
3. melakukan kegiatan sesuai dengan kebijakan bagi petugas yang mempunyai
kompetensi meteorologi, klimatologi dan kualitas udara di stasiun geofisika;
4. melakukan pembinaan teknis terkait kegiatan meteorologi, klimatologi, dan
kualitas udara di stasiun geofisika dilaksanakan oleh deputi terkait;
5. berperan aktif dalam latihan penanggulangan bencana yang dilakukan
Pemerintah Daerah.
III. STASIUN GEOFISIKA KELAS III
Uraian Tugas Stasiun Geofisika Kelas III sebagai berikut :
A. Pengamatan, meliputi :
1. melaksanakan pengamatan gempabumi 24 (dua puluh empat) jam/7 (tujuh)
hari di ruang operasional menggunakan jaringan gempabumi di wilayahnya
yang terdiri dari : seismograf, accelerograf, dan intensitimeter;
13
2. melaksanakan pengamatan status keberlangsungan operasional jaringan
gempabumi dan/atau tsunami di wilayahnya;
3. melaksanakan taklimat (briefing) pada saat pertukaran dinas sesuai dengan
prosedur;
4. melaksanakan
pengamatan
status
jaringan
pemantau
tsunami
dan
peralatan lain yang menjadi tanggung jawab Badan Meteorologi, Klimatologi
dan Geofisika di wilayahnya;
5. melaksanakan assesment (penilaian) terkait indikasi permasalahan teknis
pengamatan operasional harian gempabumi dan tsunami di wilayahnya;
6. melaksanakan pengamatan tingkat guncangan (makroseismik dan/atau
mikroseismik), gempa susulan untuk gempabumi signifikan/gempabumi
kuat;
7. melaksanakan pengamatan gempabumi mikro/insitu dengan peralatan
portable untuk gempabumi merusak;
8. melaksanakan pengamatan status keberlangsungan operasional jaringan
gempabumi sebagai bagian dari jaringan internasional pada stasiun yang
ditetapkan;
9. melaksanakan
pengamatan
kelistrikan
udara
dengan
menggunakan
lightning detector;
10. melaksanakan pengamatan terbit dan terbenam matahari setiap awal bulan
Qomariyah pada stasiun yang ditetapkan;
11. melaksanakan pengamatan gerhana bulan dan matahari;
12. melaksanakan
pendampingan
pengamatan
unsur
geofisika
untuk
kepentingan khusus;
13. melaksanakan koordinasi pengamatan dengan bidang-bidang terkait di
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika
Pusat tentang status
operasional unsur-unsur geofisika yang menjadi tanggung jawabnya.
B. Pengelolaan Data, meliputi :
1. Pengumpulan Data
a. melaksanakan pertukaran data gempabumi antar stasiun;
b. melaksanakan pengiriman jurnal harian ke Deputi Bidang Geofisika;
c. melaksanakan pengiriman data hasil pembacaan percepatan gempabumi
ke stasiun lain, kantor Balai Besar Meteorologi dan Geofisika Wilayah dan
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika
penting dan/atau atas permintaan;
14
pusat dalam kondisi
d. melaksanakan
pertukaran
data
dan
informasi
gempabumi
dengan
lembaga internasional sesuai dengan kewenangannya;
e. melaksanakan
pengumpulan
dan
pengiriman
informasi
intensitas
gempabumi, dan efek tsunami signifikan beserta gempabumi susulan ke
deputi bidang geofisika;
f. melaksanakan pengumpulan data listrik udara
secara berkala untuk
dikirim ke deputi bidang geofisika;
g. melaksanakan pengumpulan dan pengiriman data hasil pengamatan
rukyatul hilal ke Deputi Bidang Geofisika.
2. Pengolahan Data
a. melaksanakan pengolahan data gempabumi;
b. melaksanakan
pengolahan
data
accelerograf
untuk
mendapatkan
percepatan tanah gempabumi kuat;
c. melaksanakan pengolahan data intensitimeter untuk mendapatkan
intensitas gempabumi kuat;
d. melaksanakan pengolahan data listrik udara di wilayahnya.
3. Analisis Data
a. melaksanakan analisis dan kendali mutu untuk gempabumi dengan
magnitudo <5 Skala Reichter di wilayahnya, berkoordinasi dengan Pusat
Gempabumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika;
b. melaksanakan analisis gempabumi signifikan, berkoordinasi dengan
Pusat Gempabumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi dan
Geofisika ;
c. melaksanakan analisis gempabumi susulan terkait dengan kejadian
gempabumi signifikan di wilayahnya;
d. melaksanakan analisis percepatan tanah di wilayah yang menjadi
tanggung jawabnya;
e. melaksanakan updating/pemutahiran data hasil analisis gempabumi
dengan magnitudo <5 Skala Reichter di wilayahnya;
f. melaksanakan updating/pemutahiran data hasil analisis gempabumi
susulan di wilayahnya;
g. melaksanakan analisis kelistrikan udara di wilayahnya;
h. melaksanakan pembuatan dan pengiriman jurnal harian, bulletin
gempabumi bulanan dan tahunan ke Deputi Bidang Geofisika.
15
4. Penyimpanan Data
a. menyimpan dalam bentuk hardcopy dan softcopy data dan informasi:
1) gempabumi;
2) tsunami;
3) percepatan tanah;
4) intensitas getaran tanah;
5) kelistrikan udara;
6) rukyatul hilal.
b; mencatat dan mengarsipkan riwayat peralatan di stasiun yang menjadi
tanggung jawabnya;
c; mencatat dan melaporkan perubahan aset peralatan di stasiun yang
menjadi tanggung jawabnya secara berjenjang.
5. Pengaksesan Data
a. melaksanakan akses data geofisika baik nasional maupun internasional
untuk keperluan analisis lanjutan di wilayah tanggung jawabnya sesuai
prosedur;
b. melaksanakan akses informasi geofisika dari lembaga internasional
dengan menggunakan teknologi yang tersedia untuk konfirmasi sebagai
referensi sesuai prosedur;
c. melaksanakan akses data dan informasi geofisika tingkat nasional
maupun
internasional
terkait
fenomena
geofisika
sebagai
bahan
konfirmasi dan referensi.
C. Pelayanan, meliputi :
1. memberikan informasi gempabumi dan peringatan dini tsunami dari Badan
Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Pusat kepada Pemerintah Daerah,
instansi/lembaga yang berkepentingan dan media;
2. melaksanakan konfirmasi sesegera mungkin tentang layanan informasi
gempabumi dan peringatan dini tsunami yang dikeluarkan oleh Badan
Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika
Pusat ke Pemerintah Daerah dan
instansi/lembaga yang berkepentingan;
3. memberikan sosialisasi dan edukasi terkait
informasi gempabumi dan
peringatan dini tsunami kepada Pemerintah Daerah, instansi/lembaga yang
berkepentingan dan media serta kelompok masyarakat;
16
4. memberikan informasi listrik udara serta waktu terbit dan terbenam
matahari untuk stasiun yang ditetapkan kepada
instansi/lembaga yang
membutuhkan;
5. melaksanakan
pendampingan
kegiatan
penelitian
dan
pengembangan
geofisika di wilayah yang menjadi tanggung jawabnya;
6. melaksanakan pendampingan kegiatan bidang geofisika di wilayah yang
menjadi tanggung jawabnya;
D. Pemeliharaan, meliputi :
1. Peralatan Pengamatan
1.1. Non Jaringan (Peralatan Stand Alone)
a. melaksanakan pemeliharaan berkala peralatan stand alone (non
jaringan) di stasiun yang menjadi tanggung jawabnya;
b. melaksanakan perbaikan terbatas peralatan di stasiun
yang
menjadi tanggung jawabnya;
c. melaksanakan pemeliharaan dan perbaikan fasilitas penunjang di
stasiun yang menjadi tanggung jawabnya;
d. mengusulkan kebutuhan suku cadang dan perbaikannya di stasiun
yang menjadi tanggung jawabnya secara berjenjang;
e. melaksanakan
monitoring
peralatan
dan
melaporkan
hasil
monitoring peralatan di stasiun yang menjadi tanggung jawabnya
secara berjenjang;
f. mengusulkan penghentian pengoperasian peralatan di stasiun yang
menjadi tanggung jawabnya secara berjenjang;
g. mengusulkan kalibrasi peralatan di stasiun yang menjadi tanggung
jawabnya secara berjenjang;
h. menjaga
kebersihan,
keamanan
dan
persyaratan
lingkungan
peralatan di stasiun yang menjadi tanggung jawabnya.
1.2. Jaringan (Jaringan Peralatan dan Komunikasi)
a. melaksanakan pelaporan secara berjenjang atas dasar indikasi
kerusakan peralatan geofisika yang menjadi tanggung jawab stasiun
di wilayahnya;
b. melaksanakan pemeliharaan preventif terbatas untuk assesment dan
konfirmasi status peralatan jaringan gempabumi secara berkala
dan/atau atas dasar indikasi permasalahan;
17
c. melaksanakan pemeliharaan infrastruktur jaringan lokal stasiun
(LAN) sampai dengan switch/Hub;
d. melaksanakan Monitoring status operasional jaringan lokal stasiun
(LAN) sampai dengan switch/Hub;
e. melaksanakan
pemeliharaan
pendampingan
preventif
dalam
dan/atau
rangka
korektif
pelaksanaan
terhadap
sistem
operasional jaringan gempabumi dan tsunami;
f. menjaga kebersihan, dan keamanan lingkungan peralatan dan
infrastruktur penunjang di stasiun dan lokasi yang menjadi
tanggung jawabnya.
2. Peralatan Pengolahan dan analisis
a. memonitor
dan
memastikan
status
operasional
peralatan
sistem
pengolahan dan analisis;
b. melaksanakan pemeliharan preventif terbatas sistem pengolahan dan
analisis;
c. melakukan
pemutahiran
sistem
pengolahan
dan
analisis
dengan
bimbingan dan/atau koordinasi dengan deputi bidang geofisika.
3. Peralatan Desiminasi
a. memonitor dan memastikan status operasional peralatan diseminasi di
wilayah yang menjadi tangung jawabnya;
b. melaksanakan tes rutin komunikasi dan peralatan diseminasi serta
koordinasi dengan Pemerintah Daerah dan BPBD/Pusdalops;
c. melaksanakan pemeliharan preventif terbatas peralatan desiminasi di
stasiun dan Pemangku Kepentingan/Remote site.
E. Koordinasi/ Kerjasama
melakukan pelaksanaan perjanjian kerjasama di bidang geofisika sesuai dengan
perjanjian
kerjasama
yang
Klimatologi dan Geofisika
telah
disepakati
antara
Badan
Meteorologi,
dengan institusi Pemerintah, Pemerintah Daerah,
Badan Hukum, dan/atau masyarakat sesuai dengan peraturan perundangundangan;
Pelaksanaan perjanjian kerjasama terdiri dari:
1. sosialisasi dan edukasi tentang penanggulangan
bencana gempabumi dan
tsunami;
2. sosialisasi dan edukasi tentang penentuan awal bulan Qomariyah untuk harihari besar keagamaan;
18
3. sosialisasi dan edukasi tentang meteorologi, klimatologi, kualitas udara dan
geofisika;
4. melaksanakan
kerjasama
dengan
Pemerintah
Daerah
setempat
dalam
pemanfaatan informasi meteorologi, klimatologi dan kualitas udara serta
geofisika;
5. melaksanakan
kerjasama
dengan
instansi
teknis
di
Daerah
dalam
pemanfaatan informasi geofisika;
6. melaksanakan kerja sama dengan Pemerintah Daerah dan instansi lainya
dalam kegiatan pengamatan dan pengumpulan data gempabumi, tsunami, dan
percepatan tanah;
7. melaksanakan kerja sama dalam bimbingan teknis dengan instansi yang
melaksanakan kerja sama.
F. Tugas Administrasi
melaksanakan
tugas
administrasi
meliputi
ketatausahaan,
kepegawaian,
keuangan, rumah tangga, dan penyusunan program serta laporan stasiun
G. Tugas Tambahan, meliputi :
1. melaksanakan tugas operasional dan pelayanan jasa meteorologi, klimatologi,
dan kualitas udara;
2. melaksanakan
tugas
sebagai
koordinator
stasiun
meteorologi,
stasiun
klimatologi, dan stasiun geofisika di provinsi setempat;
3. melakukan kegiatan sesuai dengan kebijakan bagi petugas yang mempunyai
kompetensi meteorologi, klimatologi, dan kualitas udara di stasiun geofisika;
4. melakukan pembinaan teknis terkait kegiatan meteorologi, klimatologi, dan
kualitas udara di stasiun geofisika dilaksanakan oleh deputi terkait;
5. berperan aktif dalam latihan penanggulangan bencana yang dilakukan
Pemerintah Daerah;
IV. STASIUN GEOFISIKA KELAS IV
Uraian Tugas Stasiun Geofisika Kelas IV sebagai berikut :
A. Pengamatan, meliputi :
1. melaksanakan pengamatan gempabumi 24 (dua puluh empat) jam/7 (tujuh)
hari di ruang operasional menggunakan jaringan gempabumi di wilayahnya
yang terdiri dari : seismograf, accelerograf, dan intensitimeter;
19
2. melaksanakan pengamatan status keberlangsungan operasional jaringan
gempabumi dan/atau tsunami di wilayahnya;
3. melaksanakan taklimat (briefing) pada saat pertukaran dinas sesuai dengan
prosedur;
4. melaksanakan pengamatan status jaringan pemantau tsunami dan peralatan
lain yang menjadi tanggung jawab Badan Meteorologi, Klimatologi dan
Geofisika di wilayahnya;
5. melaksanakan assesment (penilaian) terkait indikasi permasalahan teknis
pengamatan operasional harian gempabumi dan tsunami di wilayahnya;
6. melaksanakan pengamatan tingkat guncangan (makroseismik dan/atau
mikroseismik), gempa susulan untuk gempabumi signifikan/gempabumi
kuat;
7. melaksanakan pengamatan gempabumi mikro/insitu dengan peralatan
portable untuk gempabumi merusak;
8. melaksanakan pengamatan status keberlangsungan operasional jaringan
gempabumi sebagai bagian dari jaringan internasional
pada stasiun yang
ditetapkan;
9. melaksanakan pengamatan kelistrikan udara dengan menggunakan lightning
detector;
10. melaksanakan
pendampingan
pengamatan
unsur
geofisika
untuk
kepentingan khusus;
11. melaksanakan koordinasi pengamatan dengan bidang-bidang terkait di
Badan
Meteorologi,
Klimatologi
dan
Geofisika
Pusat
tentang
status
operasional unsur-unsur geofisika yang menjadi tanggung jawabnya.
B. Pengelolaan Data, meliputi :
1. Pengumpulan Data
a. melaksanakan pertukaran data gempabumi antar stasiun;;
b. melaksanakan pengiriman jurnal harian ke Deputi Bidang Geofisika;
c. melaksanakan pengiriman data hasil pembacaan percepatan gempabumi ke
stasiun lain, kantor Balai Besar Meteorologi dan Geofisika Wilayah dan
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika pusat dalam kondisi penting
dan/atau atas permintaan;
d. melaksanakan pertukaran data dan informasi gempabumi dengan lembaga
internasional sesuai dengan kewenangannya;
20
e. melaksanakan
pengumpulan
dan
pengiriman
informasi
intensitas
gempabumi, dan efek tsunami signifikan beserta gempabumi susulan ke
Deputi Bidang Geofisika.
4. Pengolahan Data
a. melaksanakan pengolahan data gempabumi;
b. melaksanakan
pengolahan
data
accelerograf
untuk
mendapatkan
intensitimeter
untuk
mendapatkan
percepatan tanah gempabumi kuat;
c. melaksanakan
pengolahan
data
intensitas gempabumi kuat;
d. melaksanakan pengolahan data listrik udara di wilayahnya.
5. Analisis Data
a. melaksanakan analisis dan kendali mutu untuk gempabumi dengan
magnitudo <5 Skala Reichter di wilayahnya, berkoordinasi dengan
Pusat
Gempabumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika;
b. melaksanakan analisis gempabumi signifikan berkoordinasi dengan Pusat
Gempabumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika ;
c. melaksanakan
analisis
gempabumi
susulan
terkait
dengan
kejadian
gempabumi signifikan di wilayahnya;
d. melaksanakan analisis percepatan tanah di wilayah yang menjadi tanggung
jawabnya;
e. melaksanakan updating/ pemutahiran data hasil analisis gempabumi
dengan magnitudo <5 Skala Reichter di wilayahnya;
f. melaksanakan updating/ pemutahiran data hasil analisis gempabumi
susulan di wilayahnya;
g. melaksanakan
pembuatan
dan
pengiriman
jurnal
harian,
bulletin
gempabumi bulanan dan tahunan ke deputi bidang geofisika.
6. Penyimpanan Data
a. menyimpan dalam bentuk hardcopy dan softcopy data dan informasi:
1) gempabumi;
2) tsunami;
3) intensitas getaran tanah.
b. mencatat dan mengarsipkan riwayat peralatan di stasiun yang menjadi
tanggung jawabnya;
21
c. mencatat dan melaporkan perubahan aset peralatan di stasiun yang
menjadi tanggung jawabnya secara berjenjang.
7. Pengaksesan Data
a. melaksanakan akses data geofisika baik nasional maupun internasional
untuk keperluan analisis lanjutan di wilayah tanggung jawabnya sesuai
prosedur;
b. melaksanakan akses informasi geofisika dari lembaga internasional
dengan menggunakan teknologi yang tersedia untuk konfirmasi sebagai
referensi sesuai prosedur;
c. melaksanakan akses data dan informasi geofisika tingkat nasional
maupun
internasional
terkait
fenomena
geofisika
sebagai
bahan
konfirmasi dan referensi.
C. Pelayanan meliputi :
1. memberikan informasi gempabumi dan peringatan dini tsunami dari Badan
Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika
Pusat kepada Pemerintah Daerah,
instansi/lembaga yang berkepentingan dan media;
2. melaksanakan konfirmasi sesegera mungkin tentang layanan informasi
gempabumi dan peringatan dini tsunami yang dikeluarkan oleh Badan
Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika
Pusat ke Pemerintah Daerah dan
instansi/lembaga yang berkepentingan;
3. memberikan sosialisasi dan edukasi terkait
informasi gempabumi dan
peringatan dini tsunami kepada Pemerintah Daerah, instansi/lembaga yang
berkepentingan dan media, serta kelompok masyarakat
4. melaksanakan pendampingan kegiatan penelitian dan pengembangan geofisika
di wilayah yang menjadi tanggung jawabnya;
5. melaksanakan pendampingan kegiatan bidang geofisika di wilayah yang
menjadi tanggung jawabnya;
D. Pemeliharaan, meliputi :
1. Peralatan Pengamatan
1.1. Non Jaringan (Peralatan Stand Alone)
a. melaksanakan pemeliharaan berkala peralatan stand alone (non
jaringan) di stasiun yang menjadi tanggung jawabnya;
22
b. melaksanakan perbaikan terbatas peralatan di stasiun
yang menjadi
tanggung jawabnya;
c. melaksanakan pemeliharaan dan perbaikan fasilitas penunjang di
stasiun yang menjadi tanggung jawabnya;
d. mengusulkan kebutuhan suku cadang dan perbaikannya di stasiun
yang menjadi tanggung jawabnya secara berjenjang;
e. melaksanakan monitoring peralatan dan melaporkan hasil monitoring
peralatan
di
stasiun
yang
menjadi
tanggung
jawabnya
secara
berjenjang;
f. mengusulkan penghentian pengoperasian peralatan di stasiun yang
menjadi tanggung jawabnya secara berjenjang;
g. mengusulkan kalibrasi peralatan di stasiun yang menjadi tanggung
jawabnya secara berjenjang;
h. menjaga kebersihan, keamanan dan persyaratan lingkungan peralatan
di stasiun yang menjadi tanggung jawabnya.
1.2. Jaringan ( jaringan Peralatan dan komunikasi )
a. melaksanakan
pelaporan
secara
berjenjang
atas
dasar
indikasi
kerusakan peralatan geofisika yang menjadi tanggung jawab stasiun di
wilayahnya;
b. melaksanakan pemeliharaan preventif terbatas untuk assesment dan
konfirmasi
status
peralatan
jaringan
gempabumi
secara
berkala
dan/atau atas dasar indikasi permasalahan;
c. melaksanakan pemeliharaan infrastruktur jaringan lokal stasiun (LAN)
sampai dengan switch/Hub;
d. melaksanakan Monitoring status operasional
jaringan lokal stasiun
(LAN) sampai dengan switch/Hub;
e. melaksanakan pendampingan dalam rangka pelaksanaan pemeliharaan
preventif dan/atau korektif terhadap sistem operasional jaringan
gempabumi dan tsunami;
f. menjaga
kebersihan,
dan
keamanan
lingkungan
peralatan
dan
infrastruktur penunjang di stasiun dan lokasi yang menjadi tanggung
jawabnya.
2. Peralatan Pengolahan dan analisis
a. memonitor dan memastikan status operasional peralatan sistem pengolahan
dan analisis;
23
b. melaksanakan pemeliharan preventif terbatas sistem pengolahan dan
analisis;
c. melakukan pemutahiran sistem pengolahan dan analisis dengan bimbingan
dan/atau koordinasi dengan deputi bidang geofisika.
3. Peralatan Desiminasi
a. memonitor dan memastikan status operasional peralatan diseminasi di
wilayah yang menjadi tangung jawabnya;
b. melaksanakan tes rutin komunikasi dan peralatan diseminasi serta
koordinasi dengan Pemerintah Daerah dan BPBD/Pusdalops;
c. melaksanakan pemeliharan preventif terbatas peralatan desiminasi di
stasiun dan Pemangku Kepentingan/Remote site.
E. Koordinasi/ Kerjasama, meliputi :
melakukan pelaksanaan perjanjian kerjasama di bidang geofisika sesuai dengan
perjanjian
kerjasama
yang
telah
disepakati
antara
Badan
Meteorologi,
Klimatologi dan Geofisika dengan institusi Pemerintah, Pemerintah Daerah,
Badan Hukum, dan atau masyarakat sesuai dengan peraturan perundangundangan;
Pelaksanaan perjanjian kerjasama terdiri dari:
1. sosialisasi dan edukasi tentang penanggulangan
bencana gempabumi dan
tsunami;
2. sosialisasi dan edukasi tentang penentuan awal bulan Qomariyah untuk harihari besar keagamaan
3. sosialisasi dan edukasi tentang meteorologi, klimatologi dan kualitas udara
serta geofisika;
4. melaksanakan
kerjasama
pemanfaatan informasi
dengan
Pemerintah
Daerah
setempat
dalam
meteorologi, klimatologi dan kualitas udara serta
geofisika;
5. melaksanakan
kerjasama
dengan
instansi
teknis
di
Daerah
dalam
pemanfaatan informasi geofisika;
6. melaksanakan kerja sama dengan Pemerintah Daerah dan instansi lainya
dalam kegiatan pengamatan dan pengumpulan data gempabumi, tsunami dan
percepatan tanah;
24
Fly UP